mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
HKM dan Etnis Tionghoa Tutup Pentas Bhineka Kebangsaan, Anwar Sadat: Persatuan Harus Dijaga, Bukan Sekadar Slogan TPT Turun, Produktivitas Tenaga Kerja Tertinggi di Jambi, Tanjabbar Bidik SDM Berdaya Saing Nasional Wabup Katamso Jemput Dukungan Kemenaker, Dorong Modernisasi BLK hingga Perluasan Magang Jepang untuk Tenaga Kerja Tanjabbar Anwar Sadat Tegaskan Pelantikan IPNU-IPPNU Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Momentum Cetak Pemimpin Masa Depan Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Lomba Domino Berpasangan, Pererat Silaturahmi di HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjabbar ke-61

Home / Uncategorized

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:38 WIB

HKM dan Etnis Tionghoa Tutup Pentas Bhineka Kebangsaan, Anwar Sadat: Persatuan Harus Dijaga, Bukan Sekadar Slogan

TANJABBAR, TJ – Pergelaran Seni Budaya Bhineka Kebangsaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi ditutup dengan kolaborasi Himpunan Keluarga Melayu (HKM) dan Keluarga Besar Etnis Tionghoa, Rabu (5/8)/26 malam. Penampilan lintas budaya itu bukan hanya menjadi hiburan penutup rangkaian Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa keberagaman hanya akan menjadi kekuatan jika terus dirawat melalui ruang-ruang kebersamaan.

 

Selama lima malam penyelenggaraan, panggung budaya di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal menampilkan berbagai kesenian dari beragam etnis yang hidup berdampingan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Malam penutupan menghadirkan perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa melalui atraksi silat, tari tradisional, musik daerah, hingga pertunjukan Barongsai yang disambut antusias ribuan warga.

 

Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. yang hadir menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa budaya masih memiliki daya rekat sosial yang kuat di tengah keberagaman.

 

“Melalui pergelaran ini kita tidak hanya menyaksikan seni dan budaya dari berbagai suku, tetapi juga melihat bagaimana masyarakat bersatu tanpa memandang latar belakang. Budaya adalah perekat yang menjaga persaudaraan,” kata Anwar Sadat.

BACA JUGA  Menko Polhukam dan Menkumham Buka Peluang Repatriasi Korban Pelanggaran HAM Berat

 

Ia menegaskan, keberagaman yang selama ini tumbuh di Tanjung Jabung Barat tidak boleh berhenti sebagai simbol atau slogan semata. Menurutnya, nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, dan memperkuat gotong royong.

 

“Selama lima malam kita telah menunjukkan bahwa Tanjung Jabung Barat adalah rumah bersama. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan dalam membangun daerah,” ujarnya.

Ketua Keluarga Besar Etnis Tionghoa Tanjung Jabung Barat, Jamal Darmawan Sie, M.M.,

 

Ia menyebut keterlibatan komunitas Tionghoa dalam pergelaran tersebut sebagai bentuk komitmen menjaga persatuan sekaligus melestarikan budaya yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Tanjung Jabung Barat.

 

“Kami hadir bukan hanya untuk menampilkan budaya Tionghoa, tetapi juga menunjukkan bahwa kami merupakan bagian dari masyarakat Tanjung Jabung Barat yang memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga persaudaraan,” katanya.

BACA JUGA  Uang Ratusan Juta Dalam Mobil Raib

 

Sementara itu, Ketua Himpunan Keluarga Melayu (HKM) mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terus memberikan ruang bagi seluruh paguyuban untuk menampilkan identitas budaya masing-masing. Menurutnya, panggung budaya seperti ini menjadi media efektif mempererat hubungan antaretnis sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda.

 

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap Pergelaran Seni Budaya Bhineka Kebangsaan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus memperkokoh persatuan masyarakat.

 

Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih akan berlanjut dengan sejumlah kegiatan, termasuk Lomba Mancing Mania dan puncak acara “Tanjung Jabung Barat Bersolawat” yang akan digelar di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal pada 14 Agustus mendatang.(*)

TANJABBAR, TJ – Pergelaran Seni Budaya Bhineka Kebangsaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi ditutup dengan kolaborasi Himpunan Keluarga Melayu (HKM) dan Keluarga Besar Etnis Tionghoa, Rabu (5/8)/26 malam. Penampilan lintas budaya itu bukan hanya menjadi hiburan penutup rangkaian Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa keberagaman hanya akan menjadi kekuatan jika terus dirawat melalui ruang-ruang kebersamaan.

 

Selama lima malam penyelenggaraan, panggung budaya di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal menampilkan berbagai kesenian dari beragam etnis yang hidup berdampingan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Malam penutupan menghadirkan perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa melalui atraksi silat, tari tradisional, musik daerah, hingga pertunjukan Barongsai yang disambut antusias ribuan warga.

 

Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. yang hadir menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa budaya masih memiliki daya rekat sosial yang kuat di tengah keberagaman.

 

“Melalui pergelaran ini kita tidak hanya menyaksikan seni dan budaya dari berbagai suku, tetapi juga melihat bagaimana masyarakat bersatu tanpa memandang latar belakang. Budaya adalah perekat yang menjaga persaudaraan,” kata Anwar Sadat.

 

Ia menegaskan, keberagaman yang selama ini tumbuh di Tanjung Jabung Barat tidak boleh berhenti sebagai simbol atau slogan semata. Menurutnya, nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, dan memperkuat gotong royong.

 

“Selama lima malam kita telah menunjukkan bahwa Tanjung Jabung Barat adalah rumah bersama. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan dalam membangun daerah,” ujarnya.

Ketua Keluarga Besar Etnis Tionghoa Tanjung Jabung Barat, Jamal Darmawan Sie, M.M.,

 

Ia menyebut keterlibatan komunitas Tionghoa dalam pergelaran tersebut sebagai bentuk komitmen menjaga persatuan sekaligus melestarikan budaya yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Tanjung Jabung Barat.

 

“Kami hadir bukan hanya untuk menampilkan budaya Tionghoa, tetapi juga menunjukkan bahwa kami merupakan bagian dari masyarakat Tanjung Jabung Barat yang memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga persaudaraan,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua Himpunan Keluarga Melayu (HKM) mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terus memberikan ruang bagi seluruh paguyuban untuk menampilkan identitas budaya masing-masing. Menurutnya, panggung budaya seperti ini menjadi media efektif mempererat hubungan antaretnis sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda.

 

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap Pergelaran Seni Budaya Bhineka Kebangsaan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus memperkokoh persatuan masyarakat.

 

Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih akan berlanjut dengan sejumlah kegiatan, termasuk Lomba Mancing Mania dan puncak acara “Tanjung Jabung Barat Bersolawat” yang akan digelar di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal pada 14 Agustus mendatang.(*)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha Tahun 1447 H 2026 M

Uncategorized

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Anwar Sadat Ajak Warga Jalan Santai

Uncategorized

Lantik dan Sertijab Tiga Jabatan Kasi, Kejari Tanjabbar Minta Segera Beradaptasi Sesuai Tupoksi

Uncategorized

Diikuti 323 Perserta, Bupati Anwar Sadat Buka Kicau Mania UAS Cup Berkah Madani 2026

Uncategorized

Ingin Mudik Lebaran, Ini Jadwal Keberangkatan Kapal Roro Kuala Tungkal 

Uncategorized

200 Tukang Becak di Kuala Tungkal Bakal Terima Bantuan Subsidi

Tanjab Barat

Lampu Lalu Lintas di Kuala Tungkal Akan Segera Aktif Kembali

Uncategorized

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha Tahun 1447 H 2026 M