Buaya Muncul di Kolong Rumah, Warga Resah.

- Penulis Berita

Senin, 12 Juli 2021 - 09:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat – Warga di Desa Sungai Saren, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat digegerkan kemunculan buaya.

Keberadaan buaya semakin meresahkan karena ditemukan di bawah kolong belakang rumah warga.

Hal ini dibenarkan oleh warga setempat, Suhaimi bahwa buaya telah membuat resah warga yang memang bertempat tinggal di tepian sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakannya sudah sering melihat buaya di bantaran sungai Bram Itam dan membuat warga takut ke sungai untuk mencari ikan.

“Sering sudah melihat buaya di sungai nih, warga dah banyak yang takut mencari ikan,”ucapnya.

Kata dia baru baru ini warga melihat buaya dibawah  belakang kolong rumahnya yang berukuran dua meter dan sempat diabadikannya melalui rekaman video.

“Iya ada di belakang kolong rumah. Sempat vidiokan,”ujarnya.

Iapun berharap kepada pemerintah untuk segera menangkap buaya yang membuat resah warga desa sungai saren, khususnya yang tinggal di pesisir sungai.

“Kalau bisa di tangkap supaya jangan ada lagi berkeliaran buaya di sungai Bram Itam ini,”harapnya.

Sementara warga lainnya Ridho menyebutkan masyarakat Desa Sungai Saren sudah 4 bulan mengetahui penampakan buaya tersebut dan sering berada di kolong rumah warga.

“Kalau warga sini sudah lama tau sekitar 4 bulanan dan memang sering ke bawah kolong rumah warga,”ujarnya.

Bahkan kata Ridho penampakan buaya dikolong rumah warga ada yang berukuran besar dan kecil.

“Kalau malam tadi warga lihat yang berukuran besar,tapi ada juga yang kecil,” sebutnya.

Saat dinyatakan berapa jumlah buaya yang sering dilihat dan dijumpai oleh warga.”Yang jelas lebih dari pada satu,”tukasnya.

Berita Terkait

Satpol PP Tanjabbar Sisir Toko Material dan Bangsal Kayu, Sejumlah Usaha Belum Kantongi Izin
Peternak Broiler Muaro Jambi Menjerit, Biaya Produksi Tak Sebanding Harga Jual
Jual Beras SPHP di Atas HET, Mitra Bulog Kuala Tungkal Terancam Diblacklist
Mardan Hasibuan Pimpin IBCA-MMA Tanjabbar 2026–2030, Pembinaan Atlet Muda Jadi Prioritas
Bulog Kuala Tungkal Perketat Pengawasan Penjualan Beras SPHP, Mitra Diminta Patuhi Aturan
Anwar Sadat Luncurkan SIPENA, Urusan Kepegawaian ASN Tanjabbar Kini Berbasis Digital
Desa Teluk Kulbi Masuk Calon Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Jambi 2026
Kebakaran di Tanjabbar Naik 74 Persen, 54 Kejadian Tercatat hingga Oktober 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:52

Tak Ingin Aspirasi Berhenti di Catatan, Syufrayogi Minta OPD Tindak Lanjuti Keluhan Warga

Selasa, 3 November 2026 - 09:22

Reses di Teluk Nilau, Iqbal Serap Aspirasi Warga 

Senin, 2 November 2026 - 13:57

DPRD Tanjabbar Setujui Tiga Ranperda, Ketahanan Pangan hingga Pemerintahan Desa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:51

Hamdani Tutup Festival Hari Santri 2026 di Tungkal Ulu, Pesan Santri Jaga Akhlak dan Nilai Keislaman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:39

Kawal Infrastruktur Dapil III, Dudi Purwadi Pantau Rehab Jembatan Tanjung Benanak–Tanjung Makmur

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47

Ketua DPRD Tanjabbar Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Komitmen Menjaga Persatuan

Senin, 21 September 2026 - 13:49

Tujuh Fraksi DPRD Tanjabbar Sepakat Bahas APBD 2027, Soroti PAD hingga Kesejahteraan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 19:53

Ketua DPRD Tanjabbar Apresiasi Langkah Pemkab Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru