mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2027 Bupati Anwar Sadat Dukung UMKM Ecoprint Kuala Dasal, Potensi Lokal Resam Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas  Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton Panen Raya Melon Kuala Dasal Tembus Pasar Batam dan Jakarta, Bupati Dorong Jadi Model Pertanian Modern Warga Desa Kemuning Kini Bernapas Lega, Pembakaran Tempurung Kelapa Beralih ke Siang Hari Sesuai Aturan Bupati

Home / Polri

Rabu, 3 November 2021 - 09:43 WIB

Kapolres Bungo Terima Penyerahan 2 Pucuk Senjata Api Kecepek dari SAD Pasir Putih

BUNGO – Pasca kejadian penembakan 3 Security Perusahaan Sawit oleh SAD Air Hitam Sarolangun beberapa waktu lalau. Polres Bungo melakukan sambang serta berikan Bantuan Sosial berupa sembako, vitamin kepada seluruh warga Suku Anak Dalam (SAD) Kampung Pasir Putih Bungo, Selasa (02/11/21).

Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya pencegahan dan antisipasi kejadian serupa tidak terjadi di wilayah Bungo.

“Berkat komunikasi dan pendekatan kita lakukan, kita hari ini juga menerima penyerahan 2 pucuk Senjata Kecepek, ini wujud kepatuhan hukum warga SAD Pasir Putih Bungo,” ungkap AKBP Guntur.

Didampingi Kasat Intelkam Polres Bungo AKP Hariyanto, Kapolsek Pelepat IPTU T.T. Munthe serta dihadiri Camat Pelepat Habasri, Datuk Rio Ds. Dwi Karya Bakti Supriyanto (Kentok), Temunggung SAD Kampung Pasir Putih Badai.

BACA JUGA  Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Mushola SMKN 1 Tanjabbar, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa

Kapolres Bungo Menghimbau mengajak warga SAD untuk hidup berdampingan rukun dengan masyarakat suku lain yang ada di Kec Pelepat.

“Sesama anak bangsa semuanya adalah saudara dan tidak ada perbedaan atau diskriminasi antara masyarakat kota, dusun dengan warga Suku anak dalam,” sampai Guntur dihadapan warga SAD.

Lanjut Kapolres Bungo menyampaikan sebagai warga Indonesia kita semua patuh dan taat terhadap hukum, hindari perbuatan dan tindakan melanggar hukum.

BACA JUGA  Buku Nikah Dicuri di Kemenag Bungo Dijual Untuk Pasangan Nikah Siri

Guntur juga meminta untuk berburu tidak lahi memggunakan senjata api jenis kecepek karena yang bisa membahayakan serta melanggar ketentuan UU.

“Silakan warga SAD yang masih bermatapencaharian berburu menggunakan senjata tajam untuk berhati-hati utamakan keselamatan dan sebaiknya tidak lagi menggunakan senjata api jenis kecepek dalam berburu,” pesannya.

Pada kesempatan ini Kapolres juga menghimbau warga SAD untuk ikut vaksin demi keselamatan.

Kapolres Bungo juga memberikan kesempatan kepada warga Suku Anak Dalam (SAD) untuk menyampaikan keluh kesah atau kritikan serta masukan melalui Kapolres Bungo terhadap pelayanan publik ataupun pelayanan Kamtibmas dari Polri.(*#)

BUNGO – Pasca kejadian penembakan 3 Security Perusahaan Sawit oleh SAD Air Hitam Sarolangun beberapa waktu lalau. Polres Bungo melakukan sambang serta berikan Bantuan Sosial berupa sembako, vitamin kepada seluruh warga Suku Anak Dalam (SAD) Kampung Pasir Putih Bungo, Selasa (02/11/21).

Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya pencegahan dan antisipasi kejadian serupa tidak terjadi di wilayah Bungo.

“Berkat komunikasi dan pendekatan kita lakukan, kita hari ini juga menerima penyerahan 2 pucuk Senjata Kecepek, ini wujud kepatuhan hukum warga SAD Pasir Putih Bungo,” ungkap AKBP Guntur.

Didampingi Kasat Intelkam Polres Bungo AKP Hariyanto, Kapolsek Pelepat IPTU T.T. Munthe serta dihadiri Camat Pelepat Habasri, Datuk Rio Ds. Dwi Karya Bakti Supriyanto (Kentok), Temunggung SAD Kampung Pasir Putih Badai.

Kapolres Bungo Menghimbau mengajak warga SAD untuk hidup berdampingan rukun dengan masyarakat suku lain yang ada di Kec Pelepat.

“Sesama anak bangsa semuanya adalah saudara dan tidak ada perbedaan atau diskriminasi antara masyarakat kota, dusun dengan warga Suku anak dalam,” sampai Guntur dihadapan warga SAD.

Lanjut Kapolres Bungo menyampaikan sebagai warga Indonesia kita semua patuh dan taat terhadap hukum, hindari perbuatan dan tindakan melanggar hukum.

Guntur juga meminta untuk berburu tidak lahi memggunakan senjata api jenis kecepek karena yang bisa membahayakan serta melanggar ketentuan UU.

“Silakan warga SAD yang masih bermatapencaharian berburu menggunakan senjata tajam untuk berhati-hati utamakan keselamatan dan sebaiknya tidak lagi menggunakan senjata api jenis kecepek dalam berburu,” pesannya.

Pada kesempatan ini Kapolres juga menghimbau warga SAD untuk ikut vaksin demi keselamatan.

Kapolres Bungo juga memberikan kesempatan kepada warga Suku Anak Dalam (SAD) untuk menyampaikan keluh kesah atau kritikan serta masukan melalui Kapolres Bungo terhadap pelayanan publik ataupun pelayanan Kamtibmas dari Polri.(*#)

Share :

Baca Juga

Polri

9 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Ops Pekat Polda Jambi

Polri

Pesta Rakyat Bhayangkara dari Masyarakat untuk Polri di Tanjab Barat Berlangsung Meriah, AKBP Agung Basuki: Terima Kasih Atas Kado Istimewa Ini

Polri

Wakapolres Pimpin Upacara dan Syukuran HUT Bhayangkara ke 75 di Mapolres Tanjab Barat

Polri

Tiga PJU Polres Tanjab Barat Dipromosi Ke Polda Jambi Ini Namanya

Polri

Memasuki Musim Kemarau, Kapolsek Tebing Tinggi Rakor Bersama Distrik VI PT WKS

Polri

Polda Jambi Ungkap 91 Kasus Perjudian Online dan Offline

Polri

Kapolres dan Wakapolres Tanjab Barat Santap Siang Danging Qurban Bersama Warga Binaan

Polri

Kasus Pembuangan Bayi, Polres Tanjab Barat Telusuri Sejumlah Tempat