mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Kejari Tanjabbar Sita Rp17,9 Miliar dari Skandal Lahan Sawit PT. PSJ  Paripurna Keempat,Pansus DPRD Tanjabbar Sampaikan Catatan Kritis di Pendapat Akhir Bupati LKPJ Tahun Anggaran 2025 Gelar MUSANCAB, PDIP Tanjabbar Mantapkan Mesin Partai Persiapan Pemilu 2029  Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur di Jambi, Edi Purwanto Targetkan 2028 Rampung Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar 

Home / Pendidikan

Senin, 27 Juni 2022 - 19:15 WIB

Sistem Pendaftaran PPDB Online SMAN 1 Kuala Tungkal Terkendala Pemahaman Titik Koordinat

TANJAB BARAT – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Kuala Tungkal hingga mendekati Hari Kedua berakhirnya pendaftaran Selasa (28/6/22) Besok masih banyak Peserta yang melakukan perbaikan persyaratan dan melakukan pendaftaran ulang.

Sistem pendaftaran PPDB yang 100 persen dilaksanakan secara online ini, para Peserta masih banyak terkendala dengan pemahaman titik koordinat, dan salah dalam memasukkan Piagam sesuai dengan Pergub Nomor 10 Tahun 2021.

Kadiman, ST Kepala SMA Negeri 1 Kuala Tungkal mengatakan, penerimaan peserta didik baru di SMAN 1 Kuala Tungkal akan berakhir besok Selasa 28 Juni 2022 dan hingga Hari ini antusias pendaftar lulusan SMP sederajat luar biasa.

“Untuk jalur penerimaan sudah diatur oleh Pergub. Ada beberapa Jalur mulai dari Jalur Zonasi, Prestasi, Afirmasi dan Perpindahan tugas orang tua,” kata Kepsek.

BACA JUGA  Peringati HBA ke 62, Kejari Tanjab Barat Menyelenggarakan Pekan Olahraga

Kadiman menyebutkan untuk persentasenya sendiri Jalur Zonasi 55 Persen, Prestasi 27 Persen, perpindahan tugas orang tua 3 Persen dan sisanya Jalur Afirmasi. “Kuota kita ada 306 Siswa yang akan dibagi dalam 9 Rombongan belajar (Rombel),” katanya.

Diakui Kadiman dalam PPDB secara online ini memang ada sedikit permasalahan. Permasalahan timbul bukan dari Sekolah, tetapi dari Peserta didik.

“Karena pendaftaran ini 100 persen online, adik – adik calon Siswa ini banyak belum memahami pengisian dari syarat yang ada di sistem online . Seperti dalam menentukan titik koordinat saat meng-upload foto bukan di depan Rumah,” jelasnya.

Sekolah dalam hal ini tambah Kadiman, hanya memfasilitasi Calon peserta didik semuanya sama tidak ada dibeda -bedakan.

BACA JUGA  DPRD Tanjab Barat Gelar FGD Bersama Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Hukum dan LPPM Unja

“Jika kuota sudah terpenuhi pendaftar akan diarahkan ke Sekolah pilihan kedua yakni SMAN 2 dan SMAN 8. Untuk Tanjung Jabung Barat ada SMAN 1, 2, 8 dan SMAN 9 yang melaksanakan PPDB secara online,” sebutnya.

Untuk sementara ini hingga hari kedua menjelang ditutupnya pendaftaran Jumlah peserta yang sudah mendaftar belum bisa dijumlahkan. Karena ada dari peserta ini melakukan pendaftaran hingga 3 (Tiga) kali sebab, ada perbaikan dari kesalahan.

Sementara salah satu orang tua siswa Mts Kuala Tungkal, Fitrawati mengatakan, BPDB secara online menurutnya tidak ada masalah.

“Tidak ada masalah mendaftar melalui online, malah lebih mudah,saat ini tinggal nunggu verifikasi berkas saja. Ini tinggal nunggu panggilan”ujarnya. (*#)

TANJAB BARAT – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Kuala Tungkal hingga mendekati Hari Kedua berakhirnya pendaftaran Selasa (28/6/22) Besok masih banyak Peserta yang melakukan perbaikan persyaratan dan melakukan pendaftaran ulang.

Sistem pendaftaran PPDB yang 100 persen dilaksanakan secara online ini, para Peserta masih banyak terkendala dengan pemahaman titik koordinat, dan salah dalam memasukkan Piagam sesuai dengan Pergub Nomor 10 Tahun 2021.

Kadiman, ST Kepala SMA Negeri 1 Kuala Tungkal mengatakan, penerimaan peserta didik baru di SMAN 1 Kuala Tungkal akan berakhir besok Selasa 28 Juni 2022 dan hingga Hari ini antusias pendaftar lulusan SMP sederajat luar biasa.

“Untuk jalur penerimaan sudah diatur oleh Pergub. Ada beberapa Jalur mulai dari Jalur Zonasi, Prestasi, Afirmasi dan Perpindahan tugas orang tua,” kata Kepsek.

Kadiman menyebutkan untuk persentasenya sendiri Jalur Zonasi 55 Persen, Prestasi 27 Persen, perpindahan tugas orang tua 3 Persen dan sisanya Jalur Afirmasi. “Kuota kita ada 306 Siswa yang akan dibagi dalam 9 Rombongan belajar (Rombel),” katanya.

Diakui Kadiman dalam PPDB secara online ini memang ada sedikit permasalahan. Permasalahan timbul bukan dari Sekolah, tetapi dari Peserta didik.

“Karena pendaftaran ini 100 persen online, adik – adik calon Siswa ini banyak belum memahami pengisian dari syarat yang ada di sistem online . Seperti dalam menentukan titik koordinat saat meng-upload foto bukan di depan Rumah,” jelasnya.

Sekolah dalam hal ini tambah Kadiman, hanya memfasilitasi Calon peserta didik semuanya sama tidak ada dibeda -bedakan.

“Jika kuota sudah terpenuhi pendaftar akan diarahkan ke Sekolah pilihan kedua yakni SMAN 2 dan SMAN 8. Untuk Tanjung Jabung Barat ada SMAN 1, 2, 8 dan SMAN 9 yang melaksanakan PPDB secara online,” sebutnya.

Untuk sementara ini hingga hari kedua menjelang ditutupnya pendaftaran Jumlah peserta yang sudah mendaftar belum bisa dijumlahkan. Karena ada dari peserta ini melakukan pendaftaran hingga 3 (Tiga) kali sebab, ada perbaikan dari kesalahan.

Sementara salah satu orang tua siswa Mts Kuala Tungkal, Fitrawati mengatakan, BPDB secara online menurutnya tidak ada masalah.

“Tidak ada masalah mendaftar melalui online, malah lebih mudah,saat ini tinggal nunggu verifikasi berkas saja. Ini tinggal nunggu panggilan”ujarnya. (*#)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Pergelaran Teater Tonggak ‘Lesung Luci’ Menjadi Penutup Temu Teater Jambi 2022

Pendidikan

Jadwal Libur Ramadhan 2022 di Tanjab Barat untuk SD dan SMP

Pendidikan

Disdikbud Tanjab Barat Musnahkan Ratusan Blangko Ijazah Kosong

Pendidikan

Puluhan Tahun Tidak Tersentuh Pembangunan, Bupati Tanjabbar Resmikan Gedung Baru SDN 29 Pasar Senin

Pendidikan

Pendaftaran PPDB di SMPN 2 Kuala Tungkal Bisa Melalui Offline dan Online

Pendidikan

SMPN 2 Kuala Tungkal Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah Masih Secara Virtual

Pendidikan

Pemkab Tanjab Barat Melaksanakan PTM Terbatas Pada Sejumlah Sekolah

Pendidikan

Puluhan Guru Pengajar di Tanjab Barat Masuk Masa Pensiun