mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Lantik 30 Pejabat, Bupati Anwar Sadat Tekankan Integritas, Kerja Tim dan Pelayanan Publik yang Responsif Tinjau Madrasah di Adi Purwa, Anwar Sadat Soroti Kondisi Bangunan yang Masih Memprihatinkan Anwar Sadat Tinjau Peningkatan Jalan Jalur 2 Merlung, Minta Warga Jaga Infrastruktur yang Dibangun Anwar Sadat Instruksikan Camat dan Kades Jemput Anak Putus Sekolah Kembali ke Bangku Pendidikan Bupati Anwar Sadat Minta Camat dan Kades Bergerak Cepat Tangani Sampah, Banjir, dan Anak Putus Sekolah

Home / Pendidikan

Sabtu, 27 April 2024 - 21:10 WIB

Himatel Unbari Bersama Bruin Mengungkap Sudut Kota Jambi Dengan Segala Rahasianya

Jambi – Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HIMATEL) Universitas Batanghari (UNBARI) bekerja sama dengan Badan Riset Urusan Sungai Nusantara (BRUIN) Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi,Polairud dan Bank Sampah Dream melakukan sensus dan audit sampah plastik di Sungai Batanghari Jambi. Sabtu (27/04/24)

Kegiatan sensus dan audit sampah plastik yang dilakukan Himatel Unbari ini dimulai dari pukul 09:30 sampai pukul 15:00 WIB, dengan menggunakan dua metode penginputan data Scanning Barcode dan Manual. Adapun area studi sensus dan audit sampah plastik ini berada di lima titik di sepanjang aliran Sungai Batanghari. Yaitu Outlet Danau Sipin, Dermaga Pasar Angso Duo, Stasiun Pompa Sungai Asam, Pusat Wisata Ancol, Stasiun Pompa Sungai Tembuku. Sedangkan diameter Transek yang digunakan 2 meter x 2 meter dengan kedalaman kurang lebih satu meter.

BACA JUGA  Mahasiswa Posko 7 KKN Tematik UNJA Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Produk Turunan Pinang di Bram Itam Kiri

Dian Retno Dwi Agustiyah salah seorang perwakilan Himatel Unbari Jambi menuturkan,hasil dari sensus dan audit sampah plastik yang dilakukan oleh Himatel Unbari bersama dengan Bruin di lokasi Sungai Batanghari ditemukan 1498 pieces.Terdiri dari kemasan makanan, kemasan minuman,produk skincare, kemasan produk rumah tangga, popok bayi,plastik dan styrofoam. Audit sampah yang dilakukan telah menghasilkan nama produk, perusahaan yang memproduksi, tipe material kemasan, tipe produk dan jenis layer.

“Dari hasil audit yang didapatkan menunjukkan bahwa jenis polluters Sungai Batanghari paling banyak ialah unbrand sebanyak 1006 pieces dengan persentase 76,7% serta pada brand – brand perusahaan lain rata – rata di bawah 5%. Hasil di atas hanya sebagian kecil dari banyaknya sampah di aliran Sungai Batanghari,” terangnya.

BACA JUGA  Jadwal Libur Ramadhan 2022 di Tanjab Barat untuk SD dan SMP

Kata dia,banyaknya sampah di aliran sungai batanghari bersumber dari hulu sungai batanghari,anak – anak sungai yang bermuara di sungai batanghari, kesadaran masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai batanghari serta banyaknya tempat sampah yang berada di pinggiran sungai batanghari.

“Sehingga ketika volume air sungai batanghari mengalami peningkatan, hal itu juga yang membuat sampah – sampah yang ada di pinggiran sungai ikut masuk ke sungai batanghari,” ujarnya.

Jambi – Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HIMATEL) Universitas Batanghari (UNBARI) bekerja sama dengan Badan Riset Urusan Sungai Nusantara (BRUIN) Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi,Polairud dan Bank Sampah Dream melakukan sensus dan audit sampah plastik di Sungai Batanghari Jambi. Sabtu (27/04/24)

Kegiatan sensus dan audit sampah plastik yang dilakukan Himatel Unbari ini dimulai dari pukul 09:30 sampai pukul 15:00 WIB, dengan menggunakan dua metode penginputan data Scanning Barcode dan Manual. Adapun area studi sensus dan audit sampah plastik ini berada di lima titik di sepanjang aliran Sungai Batanghari. Yaitu Outlet Danau Sipin, Dermaga Pasar Angso Duo, Stasiun Pompa Sungai Asam, Pusat Wisata Ancol, Stasiun Pompa Sungai Tembuku. Sedangkan diameter Transek yang digunakan 2 meter x 2 meter dengan kedalaman kurang lebih satu meter.

Dian Retno Dwi Agustiyah salah seorang perwakilan Himatel Unbari Jambi menuturkan,hasil dari sensus dan audit sampah plastik yang dilakukan oleh Himatel Unbari bersama dengan Bruin di lokasi Sungai Batanghari ditemukan 1498 pieces.Terdiri dari kemasan makanan, kemasan minuman,produk skincare, kemasan produk rumah tangga, popok bayi,plastik dan styrofoam. Audit sampah yang dilakukan telah menghasilkan nama produk, perusahaan yang memproduksi, tipe material kemasan, tipe produk dan jenis layer.

“Dari hasil audit yang didapatkan menunjukkan bahwa jenis polluters Sungai Batanghari paling banyak ialah unbrand sebanyak 1006 pieces dengan persentase 76,7% serta pada brand – brand perusahaan lain rata – rata di bawah 5%. Hasil di atas hanya sebagian kecil dari banyaknya sampah di aliran Sungai Batanghari,” terangnya.

Kata dia,banyaknya sampah di aliran sungai batanghari bersumber dari hulu sungai batanghari,anak – anak sungai yang bermuara di sungai batanghari, kesadaran masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai batanghari serta banyaknya tempat sampah yang berada di pinggiran sungai batanghari.

“Sehingga ketika volume air sungai batanghari mengalami peningkatan, hal itu juga yang membuat sampah – sampah yang ada di pinggiran sungai ikut masuk ke sungai batanghari,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Ke Provinsi Jambi Kemendikbudristek Akan Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Pelajar

DPRD

Tinjau Sekolah Rusak,Ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat Minta Instansi Terkait Mengecek Langsung

Pendidikan

Puluhan Tahun Tidak Tersentuh Pembangunan, Bupati Tanjabbar Resmikan Gedung Baru SDN 29 Pasar Senin

Pendidikan

SMPN 2 Kuala Tungkal Lolos Sebagai Peserta KSN MTK Nasional

Pendidikan

Gelar Aksi Demonstrasi Pelajar SMKN 1 Tanjab Barat Protes Sejumlah Kebijakan

Pendidikan

Pemkab Tanjab Barat Melaksanakan PTM Terbatas Pada Sejumlah Sekolah

Pendidikan

Diduga Pembangunan SDN 83 Desa Mekar Tanjung Terbengkalai,Kades Kecewa

Pendidikan

Kondisi SDN 13 Dusun Kebun Rusak, Ini Kata Disdikbud Tanjab Barat