mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Ingatkan Masyarakat Potensi Cuaca Panas dan Kemarau  Pimpinan dan Anggota DPRD Tanjabbar Audiensi Bersama Serikat Pekerja Ketua DPRD Tanjabbar Ikuti Upacara Hardiknas Tahun 2026, Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan di Daerah Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Wabup Tanjabbar Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Daerah  Ketua DPRD Tanjabbar Hadiri Malam Perpisahan Kejari Tanjabbar 

Home / Pendidikan

Sabtu, 27 April 2024 - 21:10 WIB

Himatel Unbari Bersama Bruin Mengungkap Sudut Kota Jambi Dengan Segala Rahasianya

Jambi – Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HIMATEL) Universitas Batanghari (UNBARI) bekerja sama dengan Badan Riset Urusan Sungai Nusantara (BRUIN) Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi,Polairud dan Bank Sampah Dream melakukan sensus dan audit sampah plastik di Sungai Batanghari Jambi. Sabtu (27/04/24)

Kegiatan sensus dan audit sampah plastik yang dilakukan Himatel Unbari ini dimulai dari pukul 09:30 sampai pukul 15:00 WIB, dengan menggunakan dua metode penginputan data Scanning Barcode dan Manual. Adapun area studi sensus dan audit sampah plastik ini berada di lima titik di sepanjang aliran Sungai Batanghari. Yaitu Outlet Danau Sipin, Dermaga Pasar Angso Duo, Stasiun Pompa Sungai Asam, Pusat Wisata Ancol, Stasiun Pompa Sungai Tembuku. Sedangkan diameter Transek yang digunakan 2 meter x 2 meter dengan kedalaman kurang lebih satu meter.

BACA JUGA  Hampir 4 Bulan Guru Honorer SD dan SMP Tidak Terima Gaji,Ini Penjelasan Kadis Dikbud Tanjab Barat

Dian Retno Dwi Agustiyah salah seorang perwakilan Himatel Unbari Jambi menuturkan,hasil dari sensus dan audit sampah plastik yang dilakukan oleh Himatel Unbari bersama dengan Bruin di lokasi Sungai Batanghari ditemukan 1498 pieces.Terdiri dari kemasan makanan, kemasan minuman,produk skincare, kemasan produk rumah tangga, popok bayi,plastik dan styrofoam. Audit sampah yang dilakukan telah menghasilkan nama produk, perusahaan yang memproduksi, tipe material kemasan, tipe produk dan jenis layer.

“Dari hasil audit yang didapatkan menunjukkan bahwa jenis polluters Sungai Batanghari paling banyak ialah unbrand sebanyak 1006 pieces dengan persentase 76,7% serta pada brand – brand perusahaan lain rata – rata di bawah 5%. Hasil di atas hanya sebagian kecil dari banyaknya sampah di aliran Sungai Batanghari,” terangnya.

BACA JUGA  DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pertama Penyampaian Ranperda Inisiatif

Kata dia,banyaknya sampah di aliran sungai batanghari bersumber dari hulu sungai batanghari,anak – anak sungai yang bermuara di sungai batanghari, kesadaran masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai batanghari serta banyaknya tempat sampah yang berada di pinggiran sungai batanghari.

“Sehingga ketika volume air sungai batanghari mengalami peningkatan, hal itu juga yang membuat sampah – sampah yang ada di pinggiran sungai ikut masuk ke sungai batanghari,” ujarnya.

Jambi – Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HIMATEL) Universitas Batanghari (UNBARI) bekerja sama dengan Badan Riset Urusan Sungai Nusantara (BRUIN) Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi,Polairud dan Bank Sampah Dream melakukan sensus dan audit sampah plastik di Sungai Batanghari Jambi. Sabtu (27/04/24)

Kegiatan sensus dan audit sampah plastik yang dilakukan Himatel Unbari ini dimulai dari pukul 09:30 sampai pukul 15:00 WIB, dengan menggunakan dua metode penginputan data Scanning Barcode dan Manual. Adapun area studi sensus dan audit sampah plastik ini berada di lima titik di sepanjang aliran Sungai Batanghari. Yaitu Outlet Danau Sipin, Dermaga Pasar Angso Duo, Stasiun Pompa Sungai Asam, Pusat Wisata Ancol, Stasiun Pompa Sungai Tembuku. Sedangkan diameter Transek yang digunakan 2 meter x 2 meter dengan kedalaman kurang lebih satu meter.

Dian Retno Dwi Agustiyah salah seorang perwakilan Himatel Unbari Jambi menuturkan,hasil dari sensus dan audit sampah plastik yang dilakukan oleh Himatel Unbari bersama dengan Bruin di lokasi Sungai Batanghari ditemukan 1498 pieces.Terdiri dari kemasan makanan, kemasan minuman,produk skincare, kemasan produk rumah tangga, popok bayi,plastik dan styrofoam. Audit sampah yang dilakukan telah menghasilkan nama produk, perusahaan yang memproduksi, tipe material kemasan, tipe produk dan jenis layer.

“Dari hasil audit yang didapatkan menunjukkan bahwa jenis polluters Sungai Batanghari paling banyak ialah unbrand sebanyak 1006 pieces dengan persentase 76,7% serta pada brand – brand perusahaan lain rata – rata di bawah 5%. Hasil di atas hanya sebagian kecil dari banyaknya sampah di aliran Sungai Batanghari,” terangnya.

Kata dia,banyaknya sampah di aliran sungai batanghari bersumber dari hulu sungai batanghari,anak – anak sungai yang bermuara di sungai batanghari, kesadaran masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai batanghari serta banyaknya tempat sampah yang berada di pinggiran sungai batanghari.

“Sehingga ketika volume air sungai batanghari mengalami peningkatan, hal itu juga yang membuat sampah – sampah yang ada di pinggiran sungai ikut masuk ke sungai batanghari,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Puluhan Guru Pengajar di Tanjab Barat Masuk Masa Pensiun

Pendidikan

Kondisi SDN 13 Dusun Kebun Rusak, Ini Kata Disdikbud Tanjab Barat

Pendidikan

Puluhan Tahun Tidak Tersentuh Pembangunan, Bupati Tanjabbar Resmikan Gedung Baru SDN 29 Pasar Senin

Pendidikan

Disdikbud Tanjab Barat Akan Rekrutmen Guru P3K

Pendidikan

SMPN 2 Kuala Tungkal Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah Masih Secara Virtual

Pendidikan

Sistem Pendaftaran PPDB Online SMAN 1 Kuala Tungkal Terkendala Pemahaman Titik Koordinat

Pendidikan

Jalin Kerjasama,STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Lakukan Kunjungan Ke IAI SMQ Bangko 

Pendidikan

30 Tahun Mengabdi Menjadi Guru MAN Kuala Tungkal,Haknya Sebagai Pensiunan PNS Tak Dibayarkan