mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Dana Desa Anjlok Rp50 Miliar, Pemkab Tanjabbar Siapkan Strategi Hadapi Tekanan APBD 2027 Dompeng Marak Beroperasi di Tepian Batang Hari, Warga Senaung Resah:  Pemdes Diminta Bertindak Tujuh Fraksi DPRD Tanjabbar Sepakat Bahas APBD 2027, Soroti PAD hingga Kesejahteraan Warga Kualitas Udara Memburuk, Pembelajaran Daring Tanjabbar Diperpanjang hingga 23 September 2026 Mardan Hasibuan Terpilih Aklamasi Pimpin IBCA MMA Tanjabbar, Targetkan Organisasi Makin Solid

Home / Pemerintahan

Selasa, 6 September 2022 - 07:45 WIB

Wabup Tanjab Barat Ikuti Rakor Virtual Pengendalian Inflasi Mendagri

TANJABBARAT  – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Hairan, SH, ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Senin (5/9/22).

Rakor yang diikuti secara virtual dari ruang rapat Bupati tersebut juga turut dihadiri oleh Kapolres Tanjabbar, Kajari Tanjabbar, Dandim 0419/Tanjab/diwakili, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Kasi Datun Kejari , OPD terkait,Bagian Ekonomi dan undangan lainnya.

Tujuan dilaksanakannya Rakor tersebut untuk membahas langkah konkret sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2022.

Dalam arahannya, Mendagri, Tito Karnavian menyampaikan rakor kali ini akan kembali membahas inflasi, terutama yang berkaitan dengan pengurangan subsidi yang berimbas kepada kenaikan BBM yang perlu diantisipasi secara bersama baik pusat maupun daerah.

BACA JUGA  Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, Pemkab Tanjabbar dan Kejari Teken Perpanjangan MoU

“ Untuk Kepala Daerah dan Unsur Forkopimda kami paham banyak pekerjaan yang lain di masing-masing daerah tetapi tolong mengenai pengendalian inflasi jadikan isu prioritas karena kunci utama dalam solusi pengendalian inflasi adalah menjadikannya isu prioritas dan masukkan sebagai agenda utama, untuk itu dibutuhkan sinergi dari semua stakeholder.” Harapnya.

Mendagri juga menyampaikan komunikasi publik juga sangat penting jangan sampai membuat masyarakat panik karena sentimen masyarakat publik itu akan berdampak kepada ekonomi dan upayakan agar masyarakat tenang.

“ Tidak hanya itu solusinya yang lain diantaranya aktifkan TPID, aktifkan satgas pangan, pemberian subsidi BBM tepat sasaran untuk masyarakat tidak mampu, gerakan tanam pangan cepat panen serta laksanakan kerjasama antar daerah,” Pintanya.

BACA JUGA  Kompak Tri Pilar Blusukan di Desa Pembengis Bagikan Sembako dan Hewan Peliharaan Ternak

Sementara itu Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Hairan dalam wawancaranya usai ikuti rakor, menyampaikan telah mengikuti arahan dari beberapa Menteri terkait inflasi yang berdampak kepada kenaikan BBM.

“ Tadi ada beberapa poin yang disampaikan oleh beberapa narasumber terkait dengan arahan Presiden RI diantaranya bahwa hari ini Kabupaten/Kota boleh menganggarkan 2 % dari DAU untuk jaringan sosial kemudian bagi Desa boleh menganggarkan maksimal 30% dana desa yang diperuntukkan kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan.” Ungkapnya.

Dalam Rakor tersebut hadir 6 Menteri/Kepala Lembaga Pemerintah non Kementerian sebagai narasumber yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung dan Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan.(*#)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Tanjab Barat Memiliki Perkebunan Yang Cukup Potensial,Bupati:Ini Modal Dasar Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintahan

Mempererat Silaturahmi dan Keakraban, Bupati dan OPD Gelar Kegiatan Mancing Bersama

Pemerintahan

Di kepemimpinan Bupati UAS, Tanjabbar Raih Predikat Kinerja Baik

Pemerintahan

Gelar Malam Perpisahan, Bupati Tanjab Barat Ucapakan Terima Kasih Pada Kajari Marcello Bellah

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Lantik 26 Pejabat Fungsional

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tinjau Normalisasi Parit di Pantunas

Pemerintahan

Basarnas Jambi Raih Juara Harapan 1 Lomba URBAN SAR Challenge 2023

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Serahkan Penghargaan Pemenang Festival Arakan Sahur