Dana Desa Anjlok Rp50 Miliar, Pemkab Tanjabbar Siapkan Strategi Hadapi Tekanan APBD 2027

- Penulis Berita

Selasa, 22 September 2026 - 14:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR,TJ –  Rancangan APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2027 menghadapi tekanan dari sisi transfer dana desa. Pemerintah daerah mengungkap, alokasi sementara dana desa dalam rancangan APBD 2027 mengalami penurunan sekitar Rp50,187 miliar dibandingkan APBD murni Tahun Anggaran 2026.

 

Persoalan tersebut disampaikan Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat saat memberikan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam Rapat Paripurna Ketiga DPRD Tanjabbar, terkait Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2027.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Penurunan transfer dana desa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi berkurangnya postur anggaran daerah pada rancangan APBD 2027.

 

Menjawab pandangan Fraksi fraksi Bupati menjelaskan bahwa angka transfer dana desa yang digunakan dalam penyusunan rancangan APBD 2027 masih mengacu pada PMK Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

 

Berdasarkan perhitungan sementara, terjadi penurunan sekitar Rp50,187 miliar. Namun, Pemkab Tanjabbar menegaskan angka tersebut belum final.

 

” Besaran transfer ke daerah dan dana desa masih menunggu penyampaian alokasi resmi dari pemerintah pusat. Setelah angka resmi diterima, pemerintah daerah akan melakukan penyesuaian terhadap rancangan APBD 2027 sesuai ketentuan yang berlaku.” Kata Bupati

BACA JUGA  Keberangkatan Kembali di Tunda, CJH Tanjab Barat Tarik Setoran

 

Anwar Sadat menyebutkan, Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus lebih selektif dalam menyusun prioritas anggaran. Setiap kebijakan belanja dituntut memiliki manfaat yang jelas dan memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.

 

Bupati Anwar Sadat menyatakan pemerintah sependapat dengan pandangan fraksi agar kebijakan alokasi anggaran ke depan lebih progresif, terutama dalam mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

 

” Setiap rupiah yang dibelanjakan melalui APBD, harus memberikan value for money dan menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.” Tegasnya.

 

Di tengah tekanan transfer dari pemerintah pusat, Pemkab Tanjabbar kata Anwar Sadat akan menyiapkan langkah untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

Menanggapi pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD pemerintah daerah dituntut untuk  mengoptimalkan seluruh sumber pendapatan dan penerimaan daerah untuk mendukung pembiayaan program prioritas.

 

Optimalisasi PAD dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi.

Intensifikasi mencakup perbaikan pendataan wajib pajak dan objek pajak, peningkatan kepatuhan pembayaran pajak, penagihan tunggakan secara aktif, serta pemanfaatan sistem pembayaran pajak digital.

 

Sementara ekstensifikasi dilakukan dengan menggali potensi objek pajak baru yang belum terdaftar, memperluas basis pajak sesuai kewenangan daerah, serta menyesuaikan data dengan perkembangan usaha dan pembangunan.

 

Pemerintah juga memastikan keterbatasan fiskal tidak menghilangkan perhatian terhadap belanja modal, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan.

BACA JUGA  Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa di Jambi Demo Hingga Bakar Ban di Jalan

Pengalokasian anggaran akan dilakukan secara selektif, terukur, dan berbasis prioritas.

 

Bupati Anwar Sadat menegaskan keberhasilan APBD tidak cukup diukur dari besarnya anggaran yang dibelanjakan. Menurut pemerintah, ukuran utamanya adalah hasil dan manfaat yang diterima masyarakat.

 

Karena itu, pengukuran kinerja, evaluasi program dan kegiatan, serta pengendalian pelaksanaan anggaran akan terus diperkuat.

 

” Pemerintah juga memastikan pembangunan tetap diarahkan pada kebutuhan masyarakat, khususnya infrastruktur dan pelayanan dasar.” Ujarnya.

 

Selain tekanan fiskal, pemerintah turut memperhatikan risiko bencana seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, serta bencana lainnya.

 

Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Tanjabbar pada tahun 2026 ini memperoleh alokasi bantuan pemerintah pusat untuk penanganan karhutla. Dukungan tersebut akan diarahkan melalui koordinasi lintas perangkat daerah agar penanganan dapat dilakukan secara terencana, cepat, dan responsif.

 

” Dengan adanya penurunan sementara transfer dana desa, pembahasan APBD 2027 selanjutnya akan menjadi ruang penting untuk memastikan struktur anggaran tetap mampu menopang kebutuhan pembangunan daerah.

Seluruh tanggapan pemerintah kemudian akan dibahas lebih lanjut antara Badan Anggaran DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan OPD terkait.” Pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Satpol PP Tanjabbar Sisir Toko Material dan Bangsal Kayu, Sejumlah Usaha Belum Kantongi Izin
Peternak Broiler Muaro Jambi Menjerit, Biaya Produksi Tak Sebanding Harga Jual
Jual Beras SPHP di Atas HET, Mitra Bulog Kuala Tungkal Terancam Diblacklist
Mardan Hasibuan Pimpin IBCA-MMA Tanjabbar 2026–2030, Pembinaan Atlet Muda Jadi Prioritas
Bulog Kuala Tungkal Perketat Pengawasan Penjualan Beras SPHP, Mitra Diminta Patuhi Aturan
Anwar Sadat Luncurkan SIPENA, Urusan Kepegawaian ASN Tanjabbar Kini Berbasis Digital
Desa Teluk Kulbi Masuk Calon Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Jambi 2026
Kebakaran di Tanjabbar Naik 74 Persen, 54 Kejadian Tercatat hingga Oktober 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:29

HKG PKK Ke-54, Anwar Sadat Dorong Kader Perkuat Pemberdayaan Keluarga di Tanjabbar

Rabu, 4 November 2026 - 20:27

Dampingi Gubernur Salurkan Bantuan Korban Kebakaran, Anwar Sadat Pastikan Warga Terdampak Mendapat Perhatian

Senin, 2 November 2026 - 15:36

Tanjabbar Siap Jadi Tuan Rumah Silaturahmi Nasional Perkopian, Kopi Lokal Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi

Senin, 2 November 2026 - 11:42

Lelang Tiga Jabatan Eselon II Tanjabbar Segera Bergulir, Katamso Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Minggu, 1 November 2026 - 14:18

Bukan Sekadar Tilawah, Anwar Sadat Dorong Pengamalan Al-Qur’an dalam Kehidupan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:27

Anwar Sadat Dorong Mahasiswa PTDI-STTD Hasilkan Kajian Transportasi Berbasis Data

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:56

2027 Jadi Ujian PPPK Paruh Waktu Tanjabbar, Predikat “Baik” Jadi Syarat Mutlak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:06

Karhutla dan Kabut Asap Belum Reda, Anwar Sadat Ajak Jamaah Bermunajat

Berita Terbaru