mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Hadiri HUT PHI ke-92 dan Haul ke-52 KH. M. Daud Arif, Anwar Sadat : PHI  lembaga Pendidikan Pencetak Insan Beriman dan Berakhlak Bupati Tanjabbar Terima Audiensi Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi, Perkuat Sinergi Pendidikan Reses II Tahun Sidang 2025–2026, Syufrayogi Syaiful Komitmen Kawal Kepentingan Rakyat Reses Masa Sidang II 2025-2026, Anggota DPRD Tanjabbar Iqbal Serap Aspirasi Masyarakat Dua Kelurahan  Serap Aspirasi Masyarakat, Dudi Purwadi Reses ke Kecamatan Merlung 

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Selasa, 4 November 2025 - 08:00 WIB

Bahas Hulu-Hilirisasi Kelapa, Wabup Katamso Audiensi Bersama Aachen University dan RoeKl

TANJABBAR , TJ – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., menerima audiensi dari Head of Staple Fibre Technologies Aachen University, Germany, Mr. Justin Kuhn, dan Ketua Bidang Pemasaran Dewan Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI), Galih Batara Muda, di Rumah Dinas Wakil Bupati. Pertemuan ini membahas rencana penguatan program hulu-hilirisasi kelapa nasional, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Senin malam (27/10/25).

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara RoeKI dan Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Pembahasan kali ini merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, yang menetapkan komoditas kelapa sebagai Proyek Strategis Nasional. Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional, serta meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa secara menyeluruh.

Dimana, Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki potensi besar di sektor ini, dengan luas areal kelapa mencapai 50.492,43 hektare yang tersebar di tujuh kecamatan. Potensi ini tidak hanya memberikan peluang besar dalam meningkatkan kesejahteraan petani lokal, tetapi juga membuka peluang untuk pengembangan industri pengolahan kelapa yang lebih maju. Dengan pemanfaatan teknologi dan inovasi yang tepat, diharapkan produk kelapa olahan dari daerah ini dapat memiliki daya saing tinggi di pasar domestik maupun internasional.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Safari Subuh di Masjid Nurul Huda BTN Selempang Merah

Mengawali audensi, Wakil Bupati Katamso menyampaikan apresiasi atas kunjungan pihak Aachen University dan RoeKl.

” Most of our residents are farmers who cultivate coconuts and areca nuts. The agricultural sector is a key contributor to our economic growth. The visit of Mr. Justin and Mr. Galih to discuss agriculture was a very positive and welcome event for us. Looking ahead, we hope that coconuts will be valued not only in their raw form but also through processed products. We envision developing a range of coconut-based products,” ujar Wabup Katamso dalam Bahasa Inggris saat berdiskusi dengan Mr. Justin Kuhn.

Dalam sesi wawancara, Wakil Bupati Katamso menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah nyata untuk menindaklanjuti kerja sama strategis di sektor perkelapaan. Pemerintah Daerah ingin mengembangkan komoditas kelapa melalui kerja sama dengan Roemah Kelapa Indonesia, Institut Pertanian Bogor, serta Universitas Aachen dari Jerman. Kerja sama ini mencakup hilirisasi dan pengembangan sekolah kejuruan (vocational school) untuk meningkatkan pengetahuan penyuluh dan petani tentang perkelapaan.

BACA JUGA  Pemkab Tanjab Barat Gelar Acara Perkenalan Ketua Pengadilan Negeri Kuala Tungkal

” Kami berharap kerja sama ini segera terwujud melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerjasama, sehingga dapat memberikan kemajuan nyata bagi sektor kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” Kata Wabup Katamso.

Menurut Wabup, dengan adanya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan lembaga riset nasional serta internasional, diharapkan sektor kelapa di daerah ini dapat berkembang menjadi model hilirisasi yang berdaya saing tinggi, berorientasi ekspor, dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat petani.

Sementara itu, Galih Batara Muda menegaskan komitmen Roemah Kelapa Indonesia dalam mendukung pengembangan kelapa di daerah tersebut.

” Roemah Kelapa Indonesia telah memprioritaskan hilirisasi kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kami berharap, momentum ini dapat menjadikan Tanjung Jabung Barat sebagai prototipe atau percontohan industri kelapa terpadu tingkat nasional,” ungkap Galih.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Johan Hendry Bororing, S.STP., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab, M.M., Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Kepala Dinas Kominfo, perwakilan dari Bappeda, Dinas Koperasi dan Perdagangan, serta para camat dan pejabat terkait.(*)

TANJABBAR , TJ – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., menerima audiensi dari Head of Staple Fibre Technologies Aachen University, Germany, Mr. Justin Kuhn, dan Ketua Bidang Pemasaran Dewan Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI), Galih Batara Muda, di Rumah Dinas Wakil Bupati. Pertemuan ini membahas rencana penguatan program hulu-hilirisasi kelapa nasional, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Senin malam (27/10/25).

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara RoeKI dan Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Pembahasan kali ini merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, yang menetapkan komoditas kelapa sebagai Proyek Strategis Nasional. Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional, serta meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa secara menyeluruh.

Dimana, Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki potensi besar di sektor ini, dengan luas areal kelapa mencapai 50.492,43 hektare yang tersebar di tujuh kecamatan. Potensi ini tidak hanya memberikan peluang besar dalam meningkatkan kesejahteraan petani lokal, tetapi juga membuka peluang untuk pengembangan industri pengolahan kelapa yang lebih maju. Dengan pemanfaatan teknologi dan inovasi yang tepat, diharapkan produk kelapa olahan dari daerah ini dapat memiliki daya saing tinggi di pasar domestik maupun internasional.

Mengawali audensi, Wakil Bupati Katamso menyampaikan apresiasi atas kunjungan pihak Aachen University dan RoeKl.

” Most of our residents are farmers who cultivate coconuts and areca nuts. The agricultural sector is a key contributor to our economic growth. The visit of Mr. Justin and Mr. Galih to discuss agriculture was a very positive and welcome event for us. Looking ahead, we hope that coconuts will be valued not only in their raw form but also through processed products. We envision developing a range of coconut-based products,” ujar Wabup Katamso dalam Bahasa Inggris saat berdiskusi dengan Mr. Justin Kuhn.

Dalam sesi wawancara, Wakil Bupati Katamso menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah nyata untuk menindaklanjuti kerja sama strategis di sektor perkelapaan. Pemerintah Daerah ingin mengembangkan komoditas kelapa melalui kerja sama dengan Roemah Kelapa Indonesia, Institut Pertanian Bogor, serta Universitas Aachen dari Jerman. Kerja sama ini mencakup hilirisasi dan pengembangan sekolah kejuruan (vocational school) untuk meningkatkan pengetahuan penyuluh dan petani tentang perkelapaan.

” Kami berharap kerja sama ini segera terwujud melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerjasama, sehingga dapat memberikan kemajuan nyata bagi sektor kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” Kata Wabup Katamso.

Menurut Wabup, dengan adanya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan lembaga riset nasional serta internasional, diharapkan sektor kelapa di daerah ini dapat berkembang menjadi model hilirisasi yang berdaya saing tinggi, berorientasi ekspor, dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat petani.

Sementara itu, Galih Batara Muda menegaskan komitmen Roemah Kelapa Indonesia dalam mendukung pengembangan kelapa di daerah tersebut.

” Roemah Kelapa Indonesia telah memprioritaskan hilirisasi kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kami berharap, momentum ini dapat menjadikan Tanjung Jabung Barat sebagai prototipe atau percontohan industri kelapa terpadu tingkat nasional,” ungkap Galih.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Johan Hendry Bororing, S.STP., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab, M.M., Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Kepala Dinas Kominfo, perwakilan dari Bappeda, Dinas Koperasi dan Perdagangan, serta para camat dan pejabat terkait.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Saksikan Grand Final Arakan Sahur Online, Bupati:Arakan Sahur Secara Virtual Menjaga Tradisi turun temurun

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Serahkan Remisi Kepada 332 Narapidana di Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal

Pemerintahan

Tanam Padi Perdana di Sungai Tiram, Bupati Sampaikan Ini.

Pemerintahan

Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Desa Tanjung Senjulang, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Hal Ini

Pilkada

Mantan Ketua Nasdem Tanjabbar, Siap Dukung dan Menangkan UAS – Katamso di Pilkada

Pemerintahan

Terima Kunjungan Bank Syariah Indonesia, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Hal Ini

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Lepas CJH Tanjab Barat Tahun 1444 H

Tanjab Barat

Imigrasi kelas II TPI Kuala Tungkal Sosialisasikan Antisipasi Dampak Perkawinan Campuran