mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Mushola SMKN 1 Tanjabbar, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa Wabup Katamso Dorong Pengembangan Bisnis Mangrove Berkelanjutan untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Jadikan Pangkal Babu Living Laboratory, Wabup Katamso Sambut Program Penguatan Ekonomi Berbasis Manggrove  Wabup Katamso Ajak Pemuda Jadi Motor Pembangunan Daerah Lewat Podcast Youth Center Tanjabbar Raih WTP Ke-8 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Pemerintahan

Rabu, 2 Februari 2022 - 16:51 WIB

Bupati Tanjab Barat Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2023

Tanjab Barat – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Anwar Sadat,M.Ag membuka Forum Konsultasi Publik, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2023.

Bupati dalam sambutannya mengatakan RKPD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2023 ini disusun dengan berpedoman pada Peraturan Daerah, disusun dengan memperhatikan prioritas pembangunan nasional dan provinsi.

” Dalam rangka menyusun rencana kerja pemerintah daerah tahun 2023, yang telah dipaparkan oleh pihak Bapedda setelah menerima masukan dari stekholder. Kita saat ini tengah berkonsentrasi pembangunan kewilayah perbatasan,” Ujarnya.

Kata Bupati, saat ini ada 5 Kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang masih tertinggal dalam pembangunan infrastruktur dan sebagainya.

“Prioritas kita kedepannya, infrastruktur serta penghubung desa desa yang tertinggal, termasuk ada 5 desa. Disamping itu kita juga menekan angka pengangguran dan kemiskinan, kalau sudah dibangun infrastruktur nanti. Insyaallah akan bisa menekan angka kemiskinan ini,” Ungkapnya.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Tutup Acara Two Days Cofee

Disamping itu, ia menyebutkan bahwa, angka kemiskinan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sampai saat ini terbilang masih cukup tinggi serta ditambah dampak dari covid-19.

” Salah satunya kita membuka peluang kepada perusahaan perusahaan untuk menerima, peraturan menteri 40 persen. Sehingga pengangguran bisa kita tekan,” Bebernya.

Anwar Sadat juga meminta komitmen dari pihak provinsi, untuk betul betul memberikan anggaran cukup besar bagi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, karena kata dia selama ini Tanjabbar hanya menerima spot anggaran cukup kecil.

BACA JUGA  Pemkab Tanjab Barat Laksanakan Musrenbang RKPD Tahun 2025

” Dibandingkan Kabupaten/kota lainnya kita Anggaran nya cukup kecil, padahal kita salah satu. Kabupaten yang masih tertinggal, belum lagi geografi daerah yang terbilang cukup sulit. Angka belanja cukup tinggi, apabila ingin membangun infrastruktur.” Sebutnya.

Disisi lain, bupati juga menghimbau kepada masyarakat Tanjung Jabung Barat, yang ingin memberikan usulan silah datang ke Bappeda, namun sesuai dengan visi misi Bupati dan wakil Bupati.

” Kita punya satu tahun ini untuk memaksimalkan nya, kewenangan kita dari 2022 sampai 2023 yang mana programnya harus kita tuntaskan. Sesuai dengan visi misi kita itu kita jalankan,” Pungkasnya.(*#)

Tanjab Barat – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Anwar Sadat,M.Ag membuka Forum Konsultasi Publik, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2023.

Bupati dalam sambutannya mengatakan RKPD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2023 ini disusun dengan berpedoman pada Peraturan Daerah, disusun dengan memperhatikan prioritas pembangunan nasional dan provinsi.

” Dalam rangka menyusun rencana kerja pemerintah daerah tahun 2023, yang telah dipaparkan oleh pihak Bapedda setelah menerima masukan dari stekholder. Kita saat ini tengah berkonsentrasi pembangunan kewilayah perbatasan,” Ujarnya.

Kata Bupati, saat ini ada 5 Kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang masih tertinggal dalam pembangunan infrastruktur dan sebagainya.

“Prioritas kita kedepannya, infrastruktur serta penghubung desa desa yang tertinggal, termasuk ada 5 desa. Disamping itu kita juga menekan angka pengangguran dan kemiskinan, kalau sudah dibangun infrastruktur nanti. Insyaallah akan bisa menekan angka kemiskinan ini,” Ungkapnya.

Disamping itu, ia menyebutkan bahwa, angka kemiskinan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sampai saat ini terbilang masih cukup tinggi serta ditambah dampak dari covid-19.

” Salah satunya kita membuka peluang kepada perusahaan perusahaan untuk menerima, peraturan menteri 40 persen. Sehingga pengangguran bisa kita tekan,” Bebernya.

Anwar Sadat juga meminta komitmen dari pihak provinsi, untuk betul betul memberikan anggaran cukup besar bagi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, karena kata dia selama ini Tanjabbar hanya menerima spot anggaran cukup kecil.

” Dibandingkan Kabupaten/kota lainnya kita Anggaran nya cukup kecil, padahal kita salah satu. Kabupaten yang masih tertinggal, belum lagi geografi daerah yang terbilang cukup sulit. Angka belanja cukup tinggi, apabila ingin membangun infrastruktur.” Sebutnya.

Disisi lain, bupati juga menghimbau kepada masyarakat Tanjung Jabung Barat, yang ingin memberikan usulan silah datang ke Bappeda, namun sesuai dengan visi misi Bupati dan wakil Bupati.

” Kita punya satu tahun ini untuk memaksimalkan nya, kewenangan kita dari 2022 sampai 2023 yang mana programnya harus kita tuntaskan. Sesuai dengan visi misi kita itu kita jalankan,” Pungkasnya.(*#)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Sambut Kunker Danrem 042/Gapu Jambi

Pemerintahan

Meriahkan Festival Pengabuan 2024, Bupati Tanjabbar Resmikan Lomba Balap Pompong

Pemerintahan

10 Muharram,Bupati Tanjab Barat dan Istri Berikan Santunan pada Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Dampingi Wakil Gubernur Jambi di Safari Ramadhan Bersama SKK Migas dan Petrochina

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Targetkan 6.000 Kartu ATM Bantuan

Pemerintahan

Bupati Bersama PJ Gubernur Jambi Rapat Penanganan Covid 19 di Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Hadiri Undangan Bukber DPD Partai Golkar

Pemerintahan

Audiensi Bersama Kanwil DJPb Provinsi Jambi, Bupati Anwar Sadat Bahas Penguatan Sinergi dan Koordinasi