mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal Tingkatkan SDM Hingga Zakat, Bupati Anwar Sadat Tekankan Hal Ini ke PetroChina

Home / Pendidikan

Selasa, 7 September 2021 - 19:56 WIB

Diduga Pembangunan SDN 83 Desa Mekar Tanjung Terbengkalai,Kades Kecewa

Tanjab Barat – Pembangunan SDN 83 di desa Mekar Tanjung, Kecamatan Bram itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, terancam terbengkalai.

Proyek yang bersumber dari dana APBN murni tahun 2021, kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat direktorat jenderal cipta karya Balai prasarana pemukiman wilayah Jambi satuan kerja pelaksanaan prasarana pemukiman provinsi Jambi ini, hampir 1 bulan tidak dikerjakan lagi oleh pihak rekanan.

Mangkraknya pekerjaan ini dibenarkan oleh kepala desa mekar Tanjung, Rafani. Ia menyebutkan jika pihaknya tidak tahu  penyebab proyek tersebut tidak dikerjakan lagi.

Malahan dia nyebutkan jika proyek yang dibangun berskala besar  tersebut  terkesan tidak transparan dan tertutup.

BACA JUGA  Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Gelar Pengajian  Rutin  dan Doa Bersama di Masjid At Taubah

” Kita sempat bertanya kepada kepseknya,  siapa pihak pelaksana nya dan gimana teknis pelaksanaan nya apakah dilaksanakan secara swakelola. Kepsek tidak mau menjelaskan secara detail,” ungkapnya dengan rasa kecewa.

Selain itu, kata kades ia pun heran sejak dibangun, baik pihak sekolah maupun kontraktornya tidak pernah berkordinasi sama pihak desa.

” Maksud berkordinasi itu, bukan kita mau minta bagian. Cuma ini menyangkut wilayah seharusnya paling tidak ada lah silaturahmi dulu dengan pihak desa,” ucapnya.

BACA JUGA  Jalin Kerjasama,STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Lakukan Kunjungan Ke IAI SMQ Bangko 

Ia selaku Kepala desa setempat, sangat menyayangkan jika pekerjaan pembangunan sekolah ini mangkrak tanpa dikerjakan kembali.

” Yang jelas apabila tidak diselesaikan, kedepannya akan susah kita mengusulkan bantuan lainnya gara-gara orang yang berbuat kita desa yang kena imbasnya,” Tegas kades.

Demikian ia menegaskan, selaku  pemerintah desa ia meminta pekerjaan diselesaikan sesuai kontrak yang ditentukan.

” Kita minta pertanggung jawaban dari pihak sekolah dan kontraktor agar diselesaikan. Jika tidak selesai, kita akan melaporkan hal ini kepada pihak terkait.” Pungkasnya.(*)

Tanjab Barat – Pembangunan SDN 83 di desa Mekar Tanjung, Kecamatan Bram itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, terancam terbengkalai.

Proyek yang bersumber dari dana APBN murni tahun 2021, kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat direktorat jenderal cipta karya Balai prasarana pemukiman wilayah Jambi satuan kerja pelaksanaan prasarana pemukiman provinsi Jambi ini, hampir 1 bulan tidak dikerjakan lagi oleh pihak rekanan.

Mangkraknya pekerjaan ini dibenarkan oleh kepala desa mekar Tanjung, Rafani. Ia menyebutkan jika pihaknya tidak tahu  penyebab proyek tersebut tidak dikerjakan lagi.

Malahan dia nyebutkan jika proyek yang dibangun berskala besar  tersebut  terkesan tidak transparan dan tertutup.

” Kita sempat bertanya kepada kepseknya,  siapa pihak pelaksana nya dan gimana teknis pelaksanaan nya apakah dilaksanakan secara swakelola. Kepsek tidak mau menjelaskan secara detail,” ungkapnya dengan rasa kecewa.

Selain itu, kata kades ia pun heran sejak dibangun, baik pihak sekolah maupun kontraktornya tidak pernah berkordinasi sama pihak desa.

” Maksud berkordinasi itu, bukan kita mau minta bagian. Cuma ini menyangkut wilayah seharusnya paling tidak ada lah silaturahmi dulu dengan pihak desa,” ucapnya.

Ia selaku Kepala desa setempat, sangat menyayangkan jika pekerjaan pembangunan sekolah ini mangkrak tanpa dikerjakan kembali.

” Yang jelas apabila tidak diselesaikan, kedepannya akan susah kita mengusulkan bantuan lainnya gara-gara orang yang berbuat kita desa yang kena imbasnya,” Tegas kades.

Demikian ia menegaskan, selaku  pemerintah desa ia meminta pekerjaan diselesaikan sesuai kontrak yang ditentukan.

” Kita minta pertanggung jawaban dari pihak sekolah dan kontraktor agar diselesaikan. Jika tidak selesai, kita akan melaporkan hal ini kepada pihak terkait.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Pendaftaran PPDB di SMPN 2 Kuala Tungkal Bisa Melalui Offline dan Online

Pendidikan

30 Tahun Mengabdi Menjadi Guru MAN Kuala Tungkal,Haknya Sebagai Pensiunan PNS Tak Dibayarkan

Pendidikan

Mahasiswa Posko 7 KKN Tematik UNJA Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Produk Turunan Pinang di Bram Itam Kiri

Pendidikan

Gelar Aksi Demonstrasi Pelajar SMKN 1 Tanjab Barat Protes Sejumlah Kebijakan

Pendidikan

Hampir 4 Bulan Guru Honorer SD dan SMP Tidak Terima Gaji,Ini Penjelasan Kadis Dikbud Tanjab Barat

Pendidikan

Puluhan Tahun Tidak Tersentuh Pembangunan, Bupati Tanjabbar Resmikan Gedung Baru SDN 29 Pasar Senin

Pendidikan

Tanjab Barat Masih Kekurangan Guru Pengajar

Pendidikan

Disdik Tanjab Barat Tanggapi Kondisi SDN 118 Desa Suak Labu