mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2027 Bupati Anwar Sadat Dukung UMKM Ecoprint Kuala Dasal, Potensi Lokal Resam Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas  Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton Panen Raya Melon Kuala Dasal Tembus Pasar Batam dan Jakarta, Bupati Dorong Jadi Model Pertanian Modern Warga Desa Kemuning Kini Bernapas Lega, Pembakaran Tempurung Kelapa Beralih ke Siang Hari Sesuai Aturan Bupati

Home / Pendidikan

Selasa, 7 September 2021 - 19:56 WIB

Diduga Pembangunan SDN 83 Desa Mekar Tanjung Terbengkalai,Kades Kecewa

Tanjab Barat – Pembangunan SDN 83 di desa Mekar Tanjung, Kecamatan Bram itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, terancam terbengkalai.

Proyek yang bersumber dari dana APBN murni tahun 2021, kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat direktorat jenderal cipta karya Balai prasarana pemukiman wilayah Jambi satuan kerja pelaksanaan prasarana pemukiman provinsi Jambi ini, hampir 1 bulan tidak dikerjakan lagi oleh pihak rekanan.

Mangkraknya pekerjaan ini dibenarkan oleh kepala desa mekar Tanjung, Rafani. Ia menyebutkan jika pihaknya tidak tahu  penyebab proyek tersebut tidak dikerjakan lagi.

Malahan dia nyebutkan jika proyek yang dibangun berskala besar  tersebut  terkesan tidak transparan dan tertutup.

BACA JUGA  Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab Wakapolres dan 2 Kasat

” Kita sempat bertanya kepada kepseknya,  siapa pihak pelaksana nya dan gimana teknis pelaksanaan nya apakah dilaksanakan secara swakelola. Kepsek tidak mau menjelaskan secara detail,” ungkapnya dengan rasa kecewa.

Selain itu, kata kades ia pun heran sejak dibangun, baik pihak sekolah maupun kontraktornya tidak pernah berkordinasi sama pihak desa.

” Maksud berkordinasi itu, bukan kita mau minta bagian. Cuma ini menyangkut wilayah seharusnya paling tidak ada lah silaturahmi dulu dengan pihak desa,” ucapnya.

BACA JUGA  Ketua Dekranasda Ajak Semua Elemen Kembangkan Batik Khas Tanjab Barat

Ia selaku Kepala desa setempat, sangat menyayangkan jika pekerjaan pembangunan sekolah ini mangkrak tanpa dikerjakan kembali.

” Yang jelas apabila tidak diselesaikan, kedepannya akan susah kita mengusulkan bantuan lainnya gara-gara orang yang berbuat kita desa yang kena imbasnya,” Tegas kades.

Demikian ia menegaskan, selaku  pemerintah desa ia meminta pekerjaan diselesaikan sesuai kontrak yang ditentukan.

” Kita minta pertanggung jawaban dari pihak sekolah dan kontraktor agar diselesaikan. Jika tidak selesai, kita akan melaporkan hal ini kepada pihak terkait.” Pungkasnya.(*)

Tanjab Barat – Pembangunan SDN 83 di desa Mekar Tanjung, Kecamatan Bram itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, terancam terbengkalai.

Proyek yang bersumber dari dana APBN murni tahun 2021, kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat direktorat jenderal cipta karya Balai prasarana pemukiman wilayah Jambi satuan kerja pelaksanaan prasarana pemukiman provinsi Jambi ini, hampir 1 bulan tidak dikerjakan lagi oleh pihak rekanan.

Mangkraknya pekerjaan ini dibenarkan oleh kepala desa mekar Tanjung, Rafani. Ia menyebutkan jika pihaknya tidak tahu  penyebab proyek tersebut tidak dikerjakan lagi.

Malahan dia nyebutkan jika proyek yang dibangun berskala besar  tersebut  terkesan tidak transparan dan tertutup.

” Kita sempat bertanya kepada kepseknya,  siapa pihak pelaksana nya dan gimana teknis pelaksanaan nya apakah dilaksanakan secara swakelola. Kepsek tidak mau menjelaskan secara detail,” ungkapnya dengan rasa kecewa.

Selain itu, kata kades ia pun heran sejak dibangun, baik pihak sekolah maupun kontraktornya tidak pernah berkordinasi sama pihak desa.

” Maksud berkordinasi itu, bukan kita mau minta bagian. Cuma ini menyangkut wilayah seharusnya paling tidak ada lah silaturahmi dulu dengan pihak desa,” ucapnya.

Ia selaku Kepala desa setempat, sangat menyayangkan jika pekerjaan pembangunan sekolah ini mangkrak tanpa dikerjakan kembali.

” Yang jelas apabila tidak diselesaikan, kedepannya akan susah kita mengusulkan bantuan lainnya gara-gara orang yang berbuat kita desa yang kena imbasnya,” Tegas kades.

Demikian ia menegaskan, selaku  pemerintah desa ia meminta pekerjaan diselesaikan sesuai kontrak yang ditentukan.

” Kita minta pertanggung jawaban dari pihak sekolah dan kontraktor agar diselesaikan. Jika tidak selesai, kita akan melaporkan hal ini kepada pihak terkait.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Puluhan Guru Pengajar di Tanjab Barat Masuk Masa Pensiun

Pendidikan

30 Tahun Mengabdi Menjadi Guru MAN Kuala Tungkal,Haknya Sebagai Pensiunan PNS Tak Dibayarkan

Pendidikan

SMPN 2 Kuala Tungkal Lolos Sebagai Peserta KSN MTK Nasional

Pendidikan

Hampir 4 Bulan Guru Honorer SD dan SMP Tidak Terima Gaji,Ini Penjelasan Kadis Dikbud Tanjab Barat

Pendidikan

Momen Hari Guru Nasional, Guru Honorer di Tanjab Barat Harapkan Kesejahteraan

Pendidikan

Disdik Tanjab Barat Tanggapi Kondisi SDN 118 Desa Suak Labu

Pendidikan

Prodi HTN STAI AN-Nadwah Kuala Tungkal Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru

Pendidikan

Jalin Kerjasama,STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Lakukan Kunjungan Ke IAI SMQ Bangko