mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Helmi Dua Gol, Satpol PP Tanjabbar Tekuk P3P2KB-Perkim 3-1 dan Jaga Asa ke Semifinal OPD Cup 2026 BREAKING NEWS: Pria 60 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Kuala Tungkal, Polisi Lakukan Pemeriksaan KUA-PPAS 2027 Tanjabbar Disepakati, Wabup Katamso Soroti Sinergi Eksekutif-Legislatif di Tengah Keterbatasan Fiskal HUT ke-61, Tanjabbar Tekankan Persatuan, SDM Unggul, dan Akselerasi Pembangunan HUT ke-61 Tanjabbar, Ekonomi Tumbuh 5,28 Persen, Anwar Sadat Soroti Capaian dan Tantangan Pembangunan

Home / Pendidikan

Senin, 27 Juni 2022 - 19:15 WIB

Sistem Pendaftaran PPDB Online SMAN 1 Kuala Tungkal Terkendala Pemahaman Titik Koordinat

TANJAB BARAT – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Kuala Tungkal hingga mendekati Hari Kedua berakhirnya pendaftaran Selasa (28/6/22) Besok masih banyak Peserta yang melakukan perbaikan persyaratan dan melakukan pendaftaran ulang.

Sistem pendaftaran PPDB yang 100 persen dilaksanakan secara online ini, para Peserta masih banyak terkendala dengan pemahaman titik koordinat, dan salah dalam memasukkan Piagam sesuai dengan Pergub Nomor 10 Tahun 2021.

Kadiman, ST Kepala SMA Negeri 1 Kuala Tungkal mengatakan, penerimaan peserta didik baru di SMAN 1 Kuala Tungkal akan berakhir besok Selasa 28 Juni 2022 dan hingga Hari ini antusias pendaftar lulusan SMP sederajat luar biasa.

“Untuk jalur penerimaan sudah diatur oleh Pergub. Ada beberapa Jalur mulai dari Jalur Zonasi, Prestasi, Afirmasi dan Perpindahan tugas orang tua,” kata Kepsek.

BACA JUGA  Buaya Muncul di Kolong Rumah, Warga Resah.

Kadiman menyebutkan untuk persentasenya sendiri Jalur Zonasi 55 Persen, Prestasi 27 Persen, perpindahan tugas orang tua 3 Persen dan sisanya Jalur Afirmasi. “Kuota kita ada 306 Siswa yang akan dibagi dalam 9 Rombongan belajar (Rombel),” katanya.

Diakui Kadiman dalam PPDB secara online ini memang ada sedikit permasalahan. Permasalahan timbul bukan dari Sekolah, tetapi dari Peserta didik.

“Karena pendaftaran ini 100 persen online, adik – adik calon Siswa ini banyak belum memahami pengisian dari syarat yang ada di sistem online . Seperti dalam menentukan titik koordinat saat meng-upload foto bukan di depan Rumah,” jelasnya.

Sekolah dalam hal ini tambah Kadiman, hanya memfasilitasi Calon peserta didik semuanya sama tidak ada dibeda -bedakan.

BACA JUGA  Tanjab Barat Masih Kekurangan Guru Pengajar

“Jika kuota sudah terpenuhi pendaftar akan diarahkan ke Sekolah pilihan kedua yakni SMAN 2 dan SMAN 8. Untuk Tanjung Jabung Barat ada SMAN 1, 2, 8 dan SMAN 9 yang melaksanakan PPDB secara online,” sebutnya.

Untuk sementara ini hingga hari kedua menjelang ditutupnya pendaftaran Jumlah peserta yang sudah mendaftar belum bisa dijumlahkan. Karena ada dari peserta ini melakukan pendaftaran hingga 3 (Tiga) kali sebab, ada perbaikan dari kesalahan.

Sementara salah satu orang tua siswa Mts Kuala Tungkal, Fitrawati mengatakan, BPDB secara online menurutnya tidak ada masalah.

“Tidak ada masalah mendaftar melalui online, malah lebih mudah,saat ini tinggal nunggu verifikasi berkas saja. Ini tinggal nunggu panggilan”ujarnya. (*#)

TANJAB BARAT – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Kuala Tungkal hingga mendekati Hari Kedua berakhirnya pendaftaran Selasa (28/6/22) Besok masih banyak Peserta yang melakukan perbaikan persyaratan dan melakukan pendaftaran ulang.

Sistem pendaftaran PPDB yang 100 persen dilaksanakan secara online ini, para Peserta masih banyak terkendala dengan pemahaman titik koordinat, dan salah dalam memasukkan Piagam sesuai dengan Pergub Nomor 10 Tahun 2021.

Kadiman, ST Kepala SMA Negeri 1 Kuala Tungkal mengatakan, penerimaan peserta didik baru di SMAN 1 Kuala Tungkal akan berakhir besok Selasa 28 Juni 2022 dan hingga Hari ini antusias pendaftar lulusan SMP sederajat luar biasa.

“Untuk jalur penerimaan sudah diatur oleh Pergub. Ada beberapa Jalur mulai dari Jalur Zonasi, Prestasi, Afirmasi dan Perpindahan tugas orang tua,” kata Kepsek.

Kadiman menyebutkan untuk persentasenya sendiri Jalur Zonasi 55 Persen, Prestasi 27 Persen, perpindahan tugas orang tua 3 Persen dan sisanya Jalur Afirmasi. “Kuota kita ada 306 Siswa yang akan dibagi dalam 9 Rombongan belajar (Rombel),” katanya.

Diakui Kadiman dalam PPDB secara online ini memang ada sedikit permasalahan. Permasalahan timbul bukan dari Sekolah, tetapi dari Peserta didik.

“Karena pendaftaran ini 100 persen online, adik – adik calon Siswa ini banyak belum memahami pengisian dari syarat yang ada di sistem online . Seperti dalam menentukan titik koordinat saat meng-upload foto bukan di depan Rumah,” jelasnya.

Sekolah dalam hal ini tambah Kadiman, hanya memfasilitasi Calon peserta didik semuanya sama tidak ada dibeda -bedakan.

“Jika kuota sudah terpenuhi pendaftar akan diarahkan ke Sekolah pilihan kedua yakni SMAN 2 dan SMAN 8. Untuk Tanjung Jabung Barat ada SMAN 1, 2, 8 dan SMAN 9 yang melaksanakan PPDB secara online,” sebutnya.

Untuk sementara ini hingga hari kedua menjelang ditutupnya pendaftaran Jumlah peserta yang sudah mendaftar belum bisa dijumlahkan. Karena ada dari peserta ini melakukan pendaftaran hingga 3 (Tiga) kali sebab, ada perbaikan dari kesalahan.

Sementara salah satu orang tua siswa Mts Kuala Tungkal, Fitrawati mengatakan, BPDB secara online menurutnya tidak ada masalah.

“Tidak ada masalah mendaftar melalui online, malah lebih mudah,saat ini tinggal nunggu verifikasi berkas saja. Ini tinggal nunggu panggilan”ujarnya. (*#)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

SMPN 2 Kuala Tungkal Lolos Sebagai Peserta KSN MTK Nasional

Pendidikan

Tanjab Barat Masih Kekurangan Guru Pengajar

Pendidikan

Pergelaran Teater Tonggak ‘Lesung Luci’ Menjadi Penutup Temu Teater Jambi 2022

Pendidikan

30 Tahun Mengabdi Menjadi Guru MAN Kuala Tungkal,Haknya Sebagai Pensiunan PNS Tak Dibayarkan

Pendidikan

Jalin Kerjasama,STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Lakukan Kunjungan Ke IAI SMQ Bangko 

Pendidikan

Jadwal Libur Ramadhan 2022 di Tanjab Barat untuk SD dan SMP

Pendidikan

Mahasiswa Posko 7 KKN Tematik UNJA Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Produk Turunan Pinang di Bram Itam Kiri

Pendidikan

Ke Provinsi Jambi Kemendikbudristek Akan Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Pelajar