mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Pemkab Tanjabbar Perkuat Basis Data Sosial, DTSEN Jadi Fondasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran Wabup Katamso Hadiri RUPS Bank Jambi, Tegaskan Komitmen Tanjabbar Dukung Penguatan Perbankan Daerah Paripurna DPRD Bentuk Pansus Empat Ranperda, Bupati Anwar Sadat Apresiasi Dukungan Fraksi Bupati Anwar Sadat Tegaskan Sinergi Eksekutif-Legislatif dalam Pembahasan Ranperda di Paripurna DPRD

Home / Berita

Senin, 19 Juli 2021 - 13:49 WIB

Jadi Tujuan Pengunjung,Desa Penyambungan Suguhkan Buah Durian Dengan Cita Rasa yang Khas dan Nikmat

Tanjab Barat – Desa penyambungan Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat, suguhkan kampung durian “kelumbi”  asli.

Disini para penikmat buah durian bisa langsung menikmati buah durian yang baru gugur atau jatuh langsung dari pohonnya.

Didesa yang satu ini, dikenal setiap tahunnya menjadi tujuan bagi pengunjung untuk menikmati buah durian segar. Cita rasa buah durian yang khas dan nikmat ini membuat kampung durian kelumbi desa penyambungan selalu ramai dikunjungi.

Disini pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menikmati buah durian, untuk  satu buah durian hanya dihargai Rp 15.000 hingga 25.000 rupiah, sesuai dengan ukuran besar buah durian tersebut.

Namun yang paling seru saat berada didalam kampung durian kelumbi ini, pengunjung dapat melihat dan mendengar langsung bunyi jatuhnya buah durian dari pohonnya.

BACA JUGA  Kakanim Kelas II TPI Kuala Tungkal Ucapkan Selamat Atas Sertijab Kakanwil Kemenkumham Jambi

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa penyambungan M.Sadat. Ia menyebutkan bahwa kampung durian kelumbi ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Kebun durian ini, kata Kades luasnya mencapai 36 hektar, merupakan peninggalan orang tua terrdahulu.

” Jika musim durian seperti saat ini tidak kurang dari ratusan pengunjung baik dari dalam Kabupaten maupun luar Kabupaten yang datang.” Ungkapnya.

Ia berujar, kampung durian kelumbi ini bisa menjadi salah satu desa ekowisata di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hal itu mengingat semua tumbuhan masih asli dan didalam kampung durian kelumbi ini juga terdapat aliran sungai bebatuan yang jerni serta bisa menyejukan mata bagi para pengunjung.

” Selain durian, ada buah-buahan lainnya terdapat di dalamnya seperti duku dan rambutan.” Sebutnya.

BACA JUGA  Pelatihan Sekolah Lapang Petani Gambut dan Mangrove di Desa Mandala Jaya Ditutup

Ia pun dalam hal ini, minta dukungan dari pemerintah daerah, agar membantu mengembangkan tempat ini.

” Salah satu yang menjadi keluhan dasar yakni mengenai infrastruktur jalan, jika jalan sudah diperbaiki maka dipastikan pengunjung nyaman dan dipastikan akan lebih ramai lagi.” Pungkasnya.

Sementara itu salah seorang pengunjung dari luar desa safrida menuturkan, jika dirinya senang berada di kampung durian kelumbi desa Penyambungan ini, menurutnya selain bisa menikmati buah durian yang segar dan nikmat, tempat ini juga menyuguhkan pemandangan alam yang indah dan asri.

” Jika penasaran dengan kampung durian kelumbi desa penyambungan, kalian bisa  langsung datang kelokasi yang tidak jauh dari pusat kota Kecamatan Merlung dan langsung mencicipi buah durian yang segar yang langsung jatuh dari pohonnya.” Katanya. (#Mr)

Tanjab Barat – Desa penyambungan Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat, suguhkan kampung durian “kelumbi”  asli.

Disini para penikmat buah durian bisa langsung menikmati buah durian yang baru gugur atau jatuh langsung dari pohonnya.

Didesa yang satu ini, dikenal setiap tahunnya menjadi tujuan bagi pengunjung untuk menikmati buah durian segar. Cita rasa buah durian yang khas dan nikmat ini membuat kampung durian kelumbi desa penyambungan selalu ramai dikunjungi.

Disini pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menikmati buah durian, untuk  satu buah durian hanya dihargai Rp 15.000 hingga 25.000 rupiah, sesuai dengan ukuran besar buah durian tersebut.

Namun yang paling seru saat berada didalam kampung durian kelumbi ini, pengunjung dapat melihat dan mendengar langsung bunyi jatuhnya buah durian dari pohonnya.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa penyambungan M.Sadat. Ia menyebutkan bahwa kampung durian kelumbi ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Kebun durian ini, kata Kades luasnya mencapai 36 hektar, merupakan peninggalan orang tua terrdahulu.

” Jika musim durian seperti saat ini tidak kurang dari ratusan pengunjung baik dari dalam Kabupaten maupun luar Kabupaten yang datang.” Ungkapnya.

Ia berujar, kampung durian kelumbi ini bisa menjadi salah satu desa ekowisata di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hal itu mengingat semua tumbuhan masih asli dan didalam kampung durian kelumbi ini juga terdapat aliran sungai bebatuan yang jerni serta bisa menyejukan mata bagi para pengunjung.

” Selain durian, ada buah-buahan lainnya terdapat di dalamnya seperti duku dan rambutan.” Sebutnya.

Ia pun dalam hal ini, minta dukungan dari pemerintah daerah, agar membantu mengembangkan tempat ini.

” Salah satu yang menjadi keluhan dasar yakni mengenai infrastruktur jalan, jika jalan sudah diperbaiki maka dipastikan pengunjung nyaman dan dipastikan akan lebih ramai lagi.” Pungkasnya.

Sementara itu salah seorang pengunjung dari luar desa safrida menuturkan, jika dirinya senang berada di kampung durian kelumbi desa Penyambungan ini, menurutnya selain bisa menikmati buah durian yang segar dan nikmat, tempat ini juga menyuguhkan pemandangan alam yang indah dan asri.

” Jika penasaran dengan kampung durian kelumbi desa penyambungan, kalian bisa  langsung datang kelokasi yang tidak jauh dari pusat kota Kecamatan Merlung dan langsung mencicipi buah durian yang segar yang langsung jatuh dari pohonnya.” Katanya. (#Mr)

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres dan Dandim Sajikan Nasi Goreng Pada Lansia Yang Menjalani Vaksin

Berita

Kaur Desa Kelagian Hilang Secara Misterius

Berita

Ketua TP PKK Provinsi Jambi dan Tanjab Barat Pimpin Penanaman Pohon di Arena MTQ

Berita

Satlantas Polres Tanjab Barat dan Dinkes Lakukan Rapid Antigen di Terminal Pembengis

Berita

Pemegang Paspor RI yang Hendak Bepergian ke Jerman dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi

Berita

Mempercepat Penyaluran, Kemenag Tanjab Barat Himbau Masyarakat Segera Membayaran Zakat Fitrah

Berita

Jelang MTQ Ke-50,Spanduk Pengetatan Masuk Kota Kuala Tungkal Terpasang

Berita

Kampung Ini Dari Zaman Penjajahan Belum Pernah Sembelih Hewan Qur’ban, Kapolres Antar Seekor Sapi