mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Berita

Senin, 19 Juli 2021 - 13:49 WIB

Jadi Tujuan Pengunjung,Desa Penyambungan Suguhkan Buah Durian Dengan Cita Rasa yang Khas dan Nikmat

Tanjab Barat – Desa penyambungan Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat, suguhkan kampung durian “kelumbi”  asli.

Disini para penikmat buah durian bisa langsung menikmati buah durian yang baru gugur atau jatuh langsung dari pohonnya.

Didesa yang satu ini, dikenal setiap tahunnya menjadi tujuan bagi pengunjung untuk menikmati buah durian segar. Cita rasa buah durian yang khas dan nikmat ini membuat kampung durian kelumbi desa penyambungan selalu ramai dikunjungi.

Disini pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menikmati buah durian, untuk  satu buah durian hanya dihargai Rp 15.000 hingga 25.000 rupiah, sesuai dengan ukuran besar buah durian tersebut.

Namun yang paling seru saat berada didalam kampung durian kelumbi ini, pengunjung dapat melihat dan mendengar langsung bunyi jatuhnya buah durian dari pohonnya.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Lantik 4 Pejabat Esselon III dan IV

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa penyambungan M.Sadat. Ia menyebutkan bahwa kampung durian kelumbi ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Kebun durian ini, kata Kades luasnya mencapai 36 hektar, merupakan peninggalan orang tua terrdahulu.

” Jika musim durian seperti saat ini tidak kurang dari ratusan pengunjung baik dari dalam Kabupaten maupun luar Kabupaten yang datang.” Ungkapnya.

Ia berujar, kampung durian kelumbi ini bisa menjadi salah satu desa ekowisata di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hal itu mengingat semua tumbuhan masih asli dan didalam kampung durian kelumbi ini juga terdapat aliran sungai bebatuan yang jerni serta bisa menyejukan mata bagi para pengunjung.

” Selain durian, ada buah-buahan lainnya terdapat di dalamnya seperti duku dan rambutan.” Sebutnya.

BACA JUGA  Hadiri Penyambutan Anwar Sadat - Katamso, Ketua DPRD Tanjabbar Nyatakan Dukung Penuh Kepemimpinan Baru

Ia pun dalam hal ini, minta dukungan dari pemerintah daerah, agar membantu mengembangkan tempat ini.

” Salah satu yang menjadi keluhan dasar yakni mengenai infrastruktur jalan, jika jalan sudah diperbaiki maka dipastikan pengunjung nyaman dan dipastikan akan lebih ramai lagi.” Pungkasnya.

Sementara itu salah seorang pengunjung dari luar desa safrida menuturkan, jika dirinya senang berada di kampung durian kelumbi desa Penyambungan ini, menurutnya selain bisa menikmati buah durian yang segar dan nikmat, tempat ini juga menyuguhkan pemandangan alam yang indah dan asri.

” Jika penasaran dengan kampung durian kelumbi desa penyambungan, kalian bisa  langsung datang kelokasi yang tidak jauh dari pusat kota Kecamatan Merlung dan langsung mencicipi buah durian yang segar yang langsung jatuh dari pohonnya.” Katanya. (#Mr)

Tanjab Barat – Desa penyambungan Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat, suguhkan kampung durian “kelumbi”  asli.

Disini para penikmat buah durian bisa langsung menikmati buah durian yang baru gugur atau jatuh langsung dari pohonnya.

Didesa yang satu ini, dikenal setiap tahunnya menjadi tujuan bagi pengunjung untuk menikmati buah durian segar. Cita rasa buah durian yang khas dan nikmat ini membuat kampung durian kelumbi desa penyambungan selalu ramai dikunjungi.

Disini pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menikmati buah durian, untuk  satu buah durian hanya dihargai Rp 15.000 hingga 25.000 rupiah, sesuai dengan ukuran besar buah durian tersebut.

Namun yang paling seru saat berada didalam kampung durian kelumbi ini, pengunjung dapat melihat dan mendengar langsung bunyi jatuhnya buah durian dari pohonnya.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa penyambungan M.Sadat. Ia menyebutkan bahwa kampung durian kelumbi ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Kebun durian ini, kata Kades luasnya mencapai 36 hektar, merupakan peninggalan orang tua terrdahulu.

” Jika musim durian seperti saat ini tidak kurang dari ratusan pengunjung baik dari dalam Kabupaten maupun luar Kabupaten yang datang.” Ungkapnya.

Ia berujar, kampung durian kelumbi ini bisa menjadi salah satu desa ekowisata di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hal itu mengingat semua tumbuhan masih asli dan didalam kampung durian kelumbi ini juga terdapat aliran sungai bebatuan yang jerni serta bisa menyejukan mata bagi para pengunjung.

” Selain durian, ada buah-buahan lainnya terdapat di dalamnya seperti duku dan rambutan.” Sebutnya.

Ia pun dalam hal ini, minta dukungan dari pemerintah daerah, agar membantu mengembangkan tempat ini.

” Salah satu yang menjadi keluhan dasar yakni mengenai infrastruktur jalan, jika jalan sudah diperbaiki maka dipastikan pengunjung nyaman dan dipastikan akan lebih ramai lagi.” Pungkasnya.

Sementara itu salah seorang pengunjung dari luar desa safrida menuturkan, jika dirinya senang berada di kampung durian kelumbi desa Penyambungan ini, menurutnya selain bisa menikmati buah durian yang segar dan nikmat, tempat ini juga menyuguhkan pemandangan alam yang indah dan asri.

” Jika penasaran dengan kampung durian kelumbi desa penyambungan, kalian bisa  langsung datang kelokasi yang tidak jauh dari pusat kota Kecamatan Merlung dan langsung mencicipi buah durian yang segar yang langsung jatuh dari pohonnya.” Katanya. (#Mr)

Share :

Baca Juga

Berita

Pelatihan Sekolah Lapang Petani Gambut dan Mangrove di Desa Mandala Jaya Ditutup

Berita

Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Berikan Susu Warga Binaan Untuk Jaga Imun Tubuh

Berita

Rangka HUT RI Ke-76, Kejari Tanjab Barat Salurkan 100 Paket Sembako Untuk Masyarakat

Berita

Pengembalian Hasil Temuan BPK Tahun 2020 di Tanjab Barat Baru Mencapai Ratusan Juta

Berita

HBA Jadi Ketua LAM Provinsi Jambi Periode 2021-2026

Berita

Menuai Kecaman,Menteri Pertanian Usir Jurnalis Jambi Saat Meliput

Berita

Masuk Musim Kemarau, Kapolsek Tebing Tinggi Cek Peralatan Karhutla

Berita

Pemkab Tanjab Barat Gelar Vaksinasi massal di Taman Orang Kayo Raja Lasmana Besok