mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tingkatkan Pelayanan Publik, Dishub Tanjabbar Hadirkan Inovasi Layanan Berbasis Digital  Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal

Home / Berita

Sabtu, 6 November 2021 - 21:35 WIB

Menuai Kecaman,Menteri Pertanian Usir Jurnalis Jambi Saat Meliput

JAMBI – Kedatangan Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo di Provinsi Jambi menuai kecaman dan kekecawaan sejumlah awak media di Jambi.

Hal itu terjadi saat Mentan Limpo melakukan kunjungan ke Gudang Biji Pinang CV. Indokara di Jalan Suak Kandis, Desa Pudak III, Kumpe Ulu Kabupaten Muaro Jambi untuk melepas ekspor biji pinang ke Pakistan, Sabtu (06/11/21) pagi.

Padahal wartawan yang melakukan peliputan merupakan media yang terdaftar dalam undangan liputan. Namun malahan Menteri Pertanian maupun Protokolnya secara sengaja menyuruh keluar awak media yang tengah melakukan peliputan di lokasi.

Suci Annisa Jurnalis Kompas TV mengungkapkan, saat dirinya melakukan peliputan bersama rekan media yang lain di usir langsung oleh Menteri dan di lanjutkan protokol menteri yang hadir saat itu untuk melakukan pengamanan.

BACA JUGA  PJU Polres Tanjab Barat Peringati Hari Donor Darah Se-dunia di Makodim 0419/Tanjab

“Jadi gini bang, kami para Wartawan diundang untuk melakukan peliputan ke acara pelepasan pinang ke Pakistan yang dilakukan menteri. Kita hadir sebagai undangan, karena nama wartawan yang meliput sudah ada dalam undangan tersebut,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Suci menuturkan saat Menteri melakukan pengecekan pinang yang akan di ekspor, para wartawan di arahkan oleh Protokol Provinis untuk berdiri sebelah kiri.

“Namun anehnya dari tim menteri melontarkan ucapan kalau media tidak boleh masuk, “media keluar, media jangan ada yang masuk,”ucapnya sambil menirukan kata dari tim menteri.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Resmikan Pos Damkar dan Pelayanan Dukcapil Merlung

Diketahui posisi wartawan kompas TV tersebut sudah dalam posisi record dalam bentuk video hingga video pengusiran tersebut terekam jelas.

“Sampai kapan media di perlakukan seperti ini dan ini kejadian yang kedua kalinya wartawan di usir. Apa jadi hina inikah pekerjaan media di mata mereka,” pungkasnya.

Selaku Jurnalis dan juga menjabat sebagai Ketua IJTI Pengda Jambi, Suci Annisa telah melaporkan hal ini kepada IJTI Pusat untuk ditindak lanjuti. Sejumlah awak media di lokasi menyesalkan tindakan yang dilakukan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat kunjungan ke Jambi yang dinilai tidak menghargai Profesi Wartawan yang tengah bertugas. (*#)

JAMBI – Kedatangan Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo di Provinsi Jambi menuai kecaman dan kekecawaan sejumlah awak media di Jambi.

Hal itu terjadi saat Mentan Limpo melakukan kunjungan ke Gudang Biji Pinang CV. Indokara di Jalan Suak Kandis, Desa Pudak III, Kumpe Ulu Kabupaten Muaro Jambi untuk melepas ekspor biji pinang ke Pakistan, Sabtu (06/11/21) pagi.

Padahal wartawan yang melakukan peliputan merupakan media yang terdaftar dalam undangan liputan. Namun malahan Menteri Pertanian maupun Protokolnya secara sengaja menyuruh keluar awak media yang tengah melakukan peliputan di lokasi.

Suci Annisa Jurnalis Kompas TV mengungkapkan, saat dirinya melakukan peliputan bersama rekan media yang lain di usir langsung oleh Menteri dan di lanjutkan protokol menteri yang hadir saat itu untuk melakukan pengamanan.

“Jadi gini bang, kami para Wartawan diundang untuk melakukan peliputan ke acara pelepasan pinang ke Pakistan yang dilakukan menteri. Kita hadir sebagai undangan, karena nama wartawan yang meliput sudah ada dalam undangan tersebut,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Suci menuturkan saat Menteri melakukan pengecekan pinang yang akan di ekspor, para wartawan di arahkan oleh Protokol Provinis untuk berdiri sebelah kiri.

“Namun anehnya dari tim menteri melontarkan ucapan kalau media tidak boleh masuk, “media keluar, media jangan ada yang masuk,”ucapnya sambil menirukan kata dari tim menteri.

Diketahui posisi wartawan kompas TV tersebut sudah dalam posisi record dalam bentuk video hingga video pengusiran tersebut terekam jelas.

“Sampai kapan media di perlakukan seperti ini dan ini kejadian yang kedua kalinya wartawan di usir. Apa jadi hina inikah pekerjaan media di mata mereka,” pungkasnya.

Selaku Jurnalis dan juga menjabat sebagai Ketua IJTI Pengda Jambi, Suci Annisa telah melaporkan hal ini kepada IJTI Pusat untuk ditindak lanjuti. Sejumlah awak media di lokasi menyesalkan tindakan yang dilakukan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat kunjungan ke Jambi yang dinilai tidak menghargai Profesi Wartawan yang tengah bertugas. (*#)

Share :

Baca Juga

Berita

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, AL PATAR Tanjab Barat Berbagi ke Panti Asuhan

Berita

Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal

Berita

Miris,Panitia Wisuda STAI AN NADWAH Intervensi Liputan Kontributor Media MNC Group

Berita

Paspor Masa Berlaku 10 Tahun Mulai Diterbitkan 12 Oktober 2022 

Berita

PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Selenggarakan Vaksinasi Gotong Royong Untuk 1200 Karyawan

Berita

Ketua TP PKK Tanjab Barat Sambangi P2L Kelompok Tani Betara dan Beri Apresiasi

Berita

Keberangkatan Ratusan CJH Tanjab Barat Kembali di Tunda

Berita

Kapolda Bersama Gubernur Jambi Sambut Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri