mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Kejari Tanjabbar Sita Rp17,9 Miliar dari Skandal Lahan Sawit PT. PSJ  Paripurna Keempat,Pansus DPRD Tanjabbar Sampaikan Catatan Kritis di Pendapat Akhir Bupati LKPJ Tahun Anggaran 2025 Gelar MUSANCAB, PDIP Tanjabbar Mantapkan Mesin Partai Persiapan Pemilu 2029  Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur di Jambi, Edi Purwanto Targetkan 2028 Rampung Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar 

Home / Pembangunan

Kamis, 23 Juni 2022 - 19:24 WIB

Kondisi Jembatan Memprihatinkan, Warga Dusun Sepakat Senyerang Minta Perbaikan Dari Pemkab

TANJABBARAT – Infrastruktur jalan dan jembatan utama di pelosok dusun di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kini banyak rusak parah dan butuh perbaikan.

Hal tersebut seperti yang terjadi pada Infrastruktur Jembatan di RT 02 Dusun Sepakat, Kelurahan Senyerang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jembatan yang terbuat dari kayu tersebut, terlihat sangat memprihatinkan dengan kondisi reot dan hampir roboh.

Suhardi salah seorang warga setempat menuturkan, jembatan yang sudah berdiri sejak 12 tahun silam itu, sampai saat ini belum ada perbaikan. Menurutnya kondisi jembatan semakin parah dan apabila terus dibiarkan dikhawatirkan bisa mengancam keselamatan masyarakat pengguna jalan saat melintas.

” Jembatan ini sudah hampir 12 tahun berdiri, sekarang sudah banyak tiang yang miring dan patah akibat termakan usia,” Tuturnya.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Membuka Rapat Evaluasi Tindak Lanjut Progress MCP dan Monev

Namun demikian, Ia menyebutkan setiap hari jembatan sepanjang 50 meter yang terbuat dari kayu tersebut masih menjadi tempat penyebrangan utama masyarakat setempat.

“Mau tidak mau, Warga terpaksa melintas di jembatan yang sudah nyaris ambruk ini. Karena tidak ada jalan alternatif lain untuk menuju ke sebarang kala akan menggiling padi dan menuju masjid,” Sebutnya.

Menurut suhardi setiap hari warga selalu menggunakan jembatan yang sudah nyaris roboh tersebut untuk menyeberang Bahkan kata dia sudah banyak korban yang jatuh.

” Akibatnya sudah banyak warga kita yang terperosok ke dalam lobang kayu,” Ucapnya.

Iapun berharap pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat segera memberikan perhatian terhadap kondisi jembatan yang sudah rusak tersebut.

BACA JUGA  Kejari Tanjab Barat Berhasil Mengembalikan Kerugian Negara Sebesar 1,93 Miliar Ke Kas Daerah 

” Kalau bisa minta pemerintah segera memperbaiki atau mengganti jembatan ini dengan yang lebih layak,agar tidak ada lagi korban,” Keluhnya.

Ungkapan senada disampaikan Ketua RT setempat, Efendi, ia menyebutkanjika jembatan yang di bangun sejak tahun 2012 yang lalu kondisinya sangat memprihatinkan.

“Jembatan ini akses utama masyarakat menuju masjid, pemakaman dan tempat penggilingan padi.” Katanya.

Dengan kerusakan jembatan ini, ia berharap pemerintah daerah dapat segera  membangun jembatan secara permanen, agar masyarakat tidak kuatir lagi melintas dilokasi.

” Maunya kita kalau bisa Pemerintah Tanjabbar, dapat menggantikan dengan membangun jembatan yang lebih permanen,” Harapnya.

 

Penulis/ Editor:Amir/Otte

TANJABBARAT – Infrastruktur jalan dan jembatan utama di pelosok dusun di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kini banyak rusak parah dan butuh perbaikan.

Hal tersebut seperti yang terjadi pada Infrastruktur Jembatan di RT 02 Dusun Sepakat, Kelurahan Senyerang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jembatan yang terbuat dari kayu tersebut, terlihat sangat memprihatinkan dengan kondisi reot dan hampir roboh.

Suhardi salah seorang warga setempat menuturkan, jembatan yang sudah berdiri sejak 12 tahun silam itu, sampai saat ini belum ada perbaikan. Menurutnya kondisi jembatan semakin parah dan apabila terus dibiarkan dikhawatirkan bisa mengancam keselamatan masyarakat pengguna jalan saat melintas.

” Jembatan ini sudah hampir 12 tahun berdiri, sekarang sudah banyak tiang yang miring dan patah akibat termakan usia,” Tuturnya.

Namun demikian, Ia menyebutkan setiap hari jembatan sepanjang 50 meter yang terbuat dari kayu tersebut masih menjadi tempat penyebrangan utama masyarakat setempat.

“Mau tidak mau, Warga terpaksa melintas di jembatan yang sudah nyaris ambruk ini. Karena tidak ada jalan alternatif lain untuk menuju ke sebarang kala akan menggiling padi dan menuju masjid,” Sebutnya.

Menurut suhardi setiap hari warga selalu menggunakan jembatan yang sudah nyaris roboh tersebut untuk menyeberang Bahkan kata dia sudah banyak korban yang jatuh.

” Akibatnya sudah banyak warga kita yang terperosok ke dalam lobang kayu,” Ucapnya.

Iapun berharap pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat segera memberikan perhatian terhadap kondisi jembatan yang sudah rusak tersebut.

” Kalau bisa minta pemerintah segera memperbaiki atau mengganti jembatan ini dengan yang lebih layak,agar tidak ada lagi korban,” Keluhnya.

Ungkapan senada disampaikan Ketua RT setempat, Efendi, ia menyebutkanjika jembatan yang di bangun sejak tahun 2012 yang lalu kondisinya sangat memprihatinkan.

“Jembatan ini akses utama masyarakat menuju masjid, pemakaman dan tempat penggilingan padi.” Katanya.

Dengan kerusakan jembatan ini, ia berharap pemerintah daerah dapat segera  membangun jembatan secara permanen, agar masyarakat tidak kuatir lagi melintas dilokasi.

” Maunya kita kalau bisa Pemerintah Tanjabbar, dapat menggantikan dengan membangun jembatan yang lebih permanen,” Harapnya.

 

Penulis/ Editor:Amir/Otte

Share :

Baca Juga

Pembangunan

Pembangunan Kantor UPTD Samsat Tanjab Barat Belum di Fungsikan Sudah Mengalami Kerusakan

Pembangunan

Program Kegiatan TPS3R Diduga ada Intervensi Oknum 

Pembangunan

Merasa Terzolimi, Rekanan CV Mitra Pengabuan Meradang Bakal Pidanakan Pokja Tanjab Barat

Pembangunan

Dana Alokasi Umum Kelurahan Tungkal Harapan Diduga Hilang

Pembangunan

Tidak Sesuai Harapan Masyarakat, Pekerjaan Peningkatan Jalan CV Lily Jadi Sorotan Anggota DPDR Tanjab Barat

Pembangunan

Bupati UAS Tinjau Pembangunan Infrastruktur Jalan di Sejumlah Titik

Pembangunan

Lakukan Pemadaman,PLN ULP Kuala Tungkal Akan Evakuasi Beban dari GI Sabak ke GI Kuala Tungkal

Pembangunan

Awal Pekerjaan Jalan Setapak Beton Asal Asalan, Dewan Minta Kontraktor Bertanggungjawab