mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian Raperda Inisiatif dan Nota Pengantar Bupati Festival Takbiran Idul Adha 2026, Bupati Anwar Sadat Ajak Pemuda Kuasai Ruang Digital Untuk Syiar Positif Redam Lonjakan Harga Jelang Idul Adha, Bupati Anwar Sadat Gandeng Kios Pangan Siswa Gelar Pasar Murah Bahas Sektor Pertanian, Wabup Katamso Terima Kunker Kementan RI Sukseskan Berkah Madani, Bupati Anwar Sadat Siapkan Ruang Kreatif Bagi Generasi Muda Tanjabbar 

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:40 WIB

Peringati Hari Santri, Pemkab Tanjabbar Gelar Yasinan dan Doa Bersama

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. memimpin kegiatan Yasinan dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Tahun 2025 di Aula Rumah Dinas Bupati, Rabu Malam (22/10/15).

Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Setda, kepala OPD, Kabag di Lingkup Sekretariat Daerah, Kemenag, MUI Tanjab Barat, pimpinan pondok pesantren, Ketua Baznas, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa kegiatan Yasinan dan doa bersama ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ia menegaskan, peringatan Hari Santri menjadi momentum penting untuk mengenang peran besar para santri dalam perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

BACA JUGA  PABPDSI Tanjabbar Gelar Bimtek dan Rakerda ke-1 Tahun 2023

“ Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini pertama kali diadakan sebagai pengingat bahwa santri merupakan bagian tak terpisahkan dari NKRI. Seperti halnya malam resepsi kenegaraan, pagi harinya kita melaksanakan upacara, dan malamnya kita menggelar doa bersama serta doa selamat bagi seluruh santri pondok pesantren, khususnya para pimpinan pondok, para guru, santriwan, dan santriwati di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekaligus mendoakan para santri yang menjadi korban dalam peristiwa ambruknya gedung Pondok Pesantren Al-Khozini di Sidoarjo,” ujar Bupati.

Dilanjutkannya, Bupati menekankan bahwa ke depan Pemerintah Daerah akan memasukkan agenda-agenda keagamaan dalam struktur pemerintahan. Langkah ini menjadi wujud komitmen terhadap pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Tinjau Langsung Pembagian BLT BBM di Kantor Pos 

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan menyalurkan bantuan beras yang difokuskan bagi pondok pesantren di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selain itu, Bupati mendorong agar pondok pesantren dapat memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk kegiatan pertanian dan perkebunan, dengan bibit serta sarana produksi lainnya yang akan disediakan oleh Pemerintah Daerah.

Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini dirangkai dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Tuan Guru K.H. Hasan Basri.(*)

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. memimpin kegiatan Yasinan dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Tahun 2025 di Aula Rumah Dinas Bupati, Rabu Malam (22/10/15).

Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Setda, kepala OPD, Kabag di Lingkup Sekretariat Daerah, Kemenag, MUI Tanjab Barat, pimpinan pondok pesantren, Ketua Baznas, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa kegiatan Yasinan dan doa bersama ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ia menegaskan, peringatan Hari Santri menjadi momentum penting untuk mengenang peran besar para santri dalam perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

“ Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini pertama kali diadakan sebagai pengingat bahwa santri merupakan bagian tak terpisahkan dari NKRI. Seperti halnya malam resepsi kenegaraan, pagi harinya kita melaksanakan upacara, dan malamnya kita menggelar doa bersama serta doa selamat bagi seluruh santri pondok pesantren, khususnya para pimpinan pondok, para guru, santriwan, dan santriwati di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekaligus mendoakan para santri yang menjadi korban dalam peristiwa ambruknya gedung Pondok Pesantren Al-Khozini di Sidoarjo,” ujar Bupati.

Dilanjutkannya, Bupati menekankan bahwa ke depan Pemerintah Daerah akan memasukkan agenda-agenda keagamaan dalam struktur pemerintahan. Langkah ini menjadi wujud komitmen terhadap pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan menyalurkan bantuan beras yang difokuskan bagi pondok pesantren di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selain itu, Bupati mendorong agar pondok pesantren dapat memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk kegiatan pertanian dan perkebunan, dengan bibit serta sarana produksi lainnya yang akan disediakan oleh Pemerintah Daerah.

Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini dirangkai dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Tuan Guru K.H. Hasan Basri.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tinjau Salah Satu Rumah Warga Tidak Layak Huni

Politik

35 Anggota DPRD Tanjabbar Terpilih, 2024-2029 Resmi di Lantik dan di Ambil Sumpah

Tanjab Barat

Lampu Lalu Lintas di Kuala Tungkal Akan Segera Aktif Kembali

Pilkada

Didampingi Istri, Cabup UAS Nyoblos di TPS Belakang Rumah Dinas

Pemerintahan

Wabup Hairan Ikuti Audiensi Bersama Gubernur Jambi di Jakarta

Kecelakaan

Kecelakaan Lalulintas Mobil Daihatsu Ayla VS Truk di Lintas Timur Jambi – Kuala Tungkal

Pemerintahan

Wabup Hairan Apresiasi Peluncuran Album Lagu Daerah dan Religi Kabupaten Tanjab Barat

Pemerintahan

BKPSDM Tanjabbar Gelar Bimtek Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran APBD