mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Palu Melayang, Meja Dibanting! Rapat APBD-P DPRD Tanjabbar Pecah Bram Itam Waspada Karhutla, Camat Imbau Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Membakar MoU dengan Kejari Tanjabbar, Kades se-Kecamatan Bram Itam Kini Bisa Konsultasi Hukum Gratis Polres Tanjabbar Dalami Dugaan Pengeroyokan Wartawan, Kades Teluk Ketapang Turut Diperiksa Solidaritas Insan Pers Menguat, Aliansi Jurnalis Tanjabbar Desak Pengusutan Dugaan Kekerasan Terhadap Wartawan

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:40 WIB

Peringati Hari Santri, Pemkab Tanjabbar Gelar Yasinan dan Doa Bersama

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. memimpin kegiatan Yasinan dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Tahun 2025 di Aula Rumah Dinas Bupati, Rabu Malam (22/10/15).

Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Setda, kepala OPD, Kabag di Lingkup Sekretariat Daerah, Kemenag, MUI Tanjab Barat, pimpinan pondok pesantren, Ketua Baznas, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa kegiatan Yasinan dan doa bersama ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ia menegaskan, peringatan Hari Santri menjadi momentum penting untuk mengenang peran besar para santri dalam perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

BACA JUGA  Temuin Jajaran Direksi Bank Jambi Wabup Katamso Bahas KURDA

“ Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini pertama kali diadakan sebagai pengingat bahwa santri merupakan bagian tak terpisahkan dari NKRI. Seperti halnya malam resepsi kenegaraan, pagi harinya kita melaksanakan upacara, dan malamnya kita menggelar doa bersama serta doa selamat bagi seluruh santri pondok pesantren, khususnya para pimpinan pondok, para guru, santriwan, dan santriwati di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekaligus mendoakan para santri yang menjadi korban dalam peristiwa ambruknya gedung Pondok Pesantren Al-Khozini di Sidoarjo,” ujar Bupati.

Dilanjutkannya, Bupati menekankan bahwa ke depan Pemerintah Daerah akan memasukkan agenda-agenda keagamaan dalam struktur pemerintahan. Langkah ini menjadi wujud komitmen terhadap pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

BACA JUGA  Pasangan UAS Katamso Terima B1-KWK dari Partai Gerindra

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan menyalurkan bantuan beras yang difokuskan bagi pondok pesantren di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selain itu, Bupati mendorong agar pondok pesantren dapat memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk kegiatan pertanian dan perkebunan, dengan bibit serta sarana produksi lainnya yang akan disediakan oleh Pemerintah Daerah.

Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini dirangkai dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Tuan Guru K.H. Hasan Basri.(*)

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. memimpin kegiatan Yasinan dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Tahun 2025 di Aula Rumah Dinas Bupati, Rabu Malam (22/10/15).

Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Setda, kepala OPD, Kabag di Lingkup Sekretariat Daerah, Kemenag, MUI Tanjab Barat, pimpinan pondok pesantren, Ketua Baznas, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa kegiatan Yasinan dan doa bersama ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ia menegaskan, peringatan Hari Santri menjadi momentum penting untuk mengenang peran besar para santri dalam perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

“ Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini pertama kali diadakan sebagai pengingat bahwa santri merupakan bagian tak terpisahkan dari NKRI. Seperti halnya malam resepsi kenegaraan, pagi harinya kita melaksanakan upacara, dan malamnya kita menggelar doa bersama serta doa selamat bagi seluruh santri pondok pesantren, khususnya para pimpinan pondok, para guru, santriwan, dan santriwati di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekaligus mendoakan para santri yang menjadi korban dalam peristiwa ambruknya gedung Pondok Pesantren Al-Khozini di Sidoarjo,” ujar Bupati.

Dilanjutkannya, Bupati menekankan bahwa ke depan Pemerintah Daerah akan memasukkan agenda-agenda keagamaan dalam struktur pemerintahan. Langkah ini menjadi wujud komitmen terhadap pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan menyalurkan bantuan beras yang difokuskan bagi pondok pesantren di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selain itu, Bupati mendorong agar pondok pesantren dapat memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk kegiatan pertanian dan perkebunan, dengan bibit serta sarana produksi lainnya yang akan disediakan oleh Pemerintah Daerah.

Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini dirangkai dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Tuan Guru K.H. Hasan Basri.(*)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Jarang Ngantor, LSM Petisi Desak Kemendagri Evaluasi Kinerja Wabup Tanjabbar

DPRD

Ranperda APBD 2025, DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian Fraksi dan Bupati

Pemerintahan

Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar

Pemerintahan

Lepas Festival Pawai Takbiran Idul Fitri 1444 H, Bupati Sampaikan Ini

Pemerintahan

Lebih Mengenal Potensi Daerah,Bupati Tanjab Barat Tandatangani Kesepakatan Dengan 3 Kabupaten Kota

Tanjab Barat

Sebut Pemerintah Arogan,Fikry Azhary: Belajar Hukum Dululah Baru Bicara Hukum Biar Tidak Sesat Berfikir 

Pilkada

Dulu Di Barisan Terdepan Panglima Perang Safrial, Kini Pensiunan ASN Tanjabbar ini Jadi Korlap Pengerahan Massa UAS-Katamso

DPRD

Tanam Padi di Sri Agung, Ketua DPRD Tanjabbar Dukung Program Swasempada Pangan