mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah, Wabup Tanjabbar Hadiri Secara Virtual Lepas 376 CJH Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Pesan Khusus ke Jemaah Tinjau Pembangunan Box Culvert di Lintas Timur Jambi – Riau, Bupati Anwar Sadat Berharap Bantu Atasi Banjir  PD PABPDSI Kunker ke Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Ajak Dukung Program Prioritas Nasional  Sambut Kajari Baru Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Hal Ini 

Home / Berita

Rabu, 28 Juli 2021 - 19:25 WIB

PT LPPPI Salurkan Oksigen Medis Untuk Rumah Sakit di Provinsi Jambi

Jambi – Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas melalui PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (PT LPPPI) – Jambi Mill terus bekerja sama dengan Gugus Tugas Covid19 Provinsi Jambi mempercepat pemenuhan kebutuhan oksigen untuk penanganan pasien Covid-19 di Provinsi Jambi.

Setelah sebelumnya Rumah Sakit (RS) di wilayah Kabupaten, hari ini (28/7) oksigen kembali disupply ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Provinsi Jambi Sebanyak 96 tabung atau sekitar 4.5 ton.

BACA JUGA  Tanam Padi di Sri Agung, Ketua DPRD Tanjabbar Dukung Program Swasempada Pangan

Kuasa Direksi PT LPPPI Suparno mengatakan penyaluran ini tercapai berkat kerjasama dan koordinasi dengan berbagai pihak yaitu Pemerintah Provinsi Jambi, Polda Jambi dan Korem 042/Garuda Putih, beliau mengucapkan terima kasih kepada Polda Jambi yang telah membantu pengamanan dan memperlancar pengawalan distribusi oksigen ke RSUD Raden Mattaher Jambi.

“Kami juga telah mengoptimalkan produksi oksigen untuk pemenuhan pasokan oksigen karena lonjakan pasien Covid-19” ungkapnya.

BACA JUGA  Terkonfirmasi Covid-19, Polres Tanjab Barat Lakukan Tracking dan Kedisiplinan Prokes Warga Desa Jati Mas

Lebih lanjut Suparno mengatakan bahwa Pengadaan oksigen ini merupakan bagian dari komitmen APP Sinar Mas sejumlah 1200 ton.

“Tiap bulannya yang akan dipasok oleh PT OKI Pulp & Paper Mills, PT Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk (INKP)-Perawang mills dan PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry untuk mengatasi kekurangan oksigen di rumah sakit rujukan pasien Covid19,” pungkasnya.

Jambi – Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas melalui PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (PT LPPPI) – Jambi Mill terus bekerja sama dengan Gugus Tugas Covid19 Provinsi Jambi mempercepat pemenuhan kebutuhan oksigen untuk penanganan pasien Covid-19 di Provinsi Jambi.

Setelah sebelumnya Rumah Sakit (RS) di wilayah Kabupaten, hari ini (28/7) oksigen kembali disupply ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Provinsi Jambi Sebanyak 96 tabung atau sekitar 4.5 ton.

Kuasa Direksi PT LPPPI Suparno mengatakan penyaluran ini tercapai berkat kerjasama dan koordinasi dengan berbagai pihak yaitu Pemerintah Provinsi Jambi, Polda Jambi dan Korem 042/Garuda Putih, beliau mengucapkan terima kasih kepada Polda Jambi yang telah membantu pengamanan dan memperlancar pengawalan distribusi oksigen ke RSUD Raden Mattaher Jambi.

“Kami juga telah mengoptimalkan produksi oksigen untuk pemenuhan pasokan oksigen karena lonjakan pasien Covid-19” ungkapnya.

Lebih lanjut Suparno mengatakan bahwa Pengadaan oksigen ini merupakan bagian dari komitmen APP Sinar Mas sejumlah 1200 ton.

“Tiap bulannya yang akan dipasok oleh PT OKI Pulp & Paper Mills, PT Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk (INKP)-Perawang mills dan PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry untuk mengatasi kekurangan oksigen di rumah sakit rujukan pasien Covid19,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Berikan Susu Warga Binaan Untuk Jaga Imun Tubuh

Berita

Paspor Masa Berlaku 10 Tahun Mulai Diterbitkan 12 Oktober 2022 

Berita

HBA Jadi Ketua LAM Provinsi Jambi Periode 2021-2026

Berita

Menkumham RI Berikan Apresiasi dan Penghargaan Kepada Bupati Muaro Jambi

Berita

Pemkab Tanjab Barat Gelar Vaksinasi massal di Taman Orang Kayo Raja Lasmana Besok

Berita

Dibalik Safari Jum’at Anwar Sadat

Berita

Dongkrak Sektor Pariwisata, Investasi dan Bisnis di Kepri, Imigrasi Luncurkan Multiple Entry Visa

Berita

Kemenkumham Salurkan Bansos 46.615 Paket Sembako dan Dansos 700 Juta Untuk Masyarakat Terdampak Pandemi.