mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Kejari Tanjabbar Sita Rp17,9 Miliar dari Skandal Lahan Sawit PT. PSJ  Paripurna Keempat,Pansus DPRD Tanjabbar Sampaikan Catatan Kritis di Pendapat Akhir Bupati LKPJ Tahun Anggaran 2025 Gelar MUSANCAB, PDIP Tanjabbar Mantapkan Mesin Partai Persiapan Pemilu 2029  Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur di Jambi, Edi Purwanto Targetkan 2028 Rampung Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar 

Home / Berita

Selasa, 28 September 2021 - 15:17 WIB

Miris,Panitia Wisuda STAI AN NADWAH Intervensi Liputan Kontributor Media MNC Group

Tanjab Barat – Wisuda sarjana bagi para orang tua dan mahasiswa  merupakan hal yang sangat di tunggu, dokumentasi dan publikasi biasanya menjadi, salah satu hal  utama mengabadikan momen tersebut.

Seperti  wisuda sarjan yang di laksanakan di Sekolah tinggi Agama Islam An- Nadwah Kuala Tungkal,  persiapan dokumentasi oleh panitia menjadi hal yang utama dalam pelaksanaan wisuda di gedung Utama kampus  yang beralamat di jalan Bengkinang Ujung  Kuala Tungkal Selasa  (28/09/21) kemarin.

Namun demikian wisuda sajana yang setiap tahunya digelar disekolah tinggi agama Islam satu satunya di kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut, justru tidak memberikan kebebasan kepada media untuk meliput.

Hal ini dialami oleh, kontributor media MNC Group Tanjung Jabung Barat, sekalipun pada awalnya tidak ada halangan untuk mengambil gambar, justru panitia, bernama Sugeng, melarang pengambilan gambar wisuda sarjana yang di gelar untuk umum.

BACA JUGA  Menuai Kecaman,Menteri Pertanian Usir Jurnalis Jambi Saat Meliput

“Setelah saya di dalam meliput, saya di suruh keluar, dan silahkan ambil gambar di luar,  itupun hanya momen tertentu yang  boleh diambil,” papar jumalis Ali Kontributor MNC Group Tanjung Jabung Barat ini.

Tidak hanya itu saja, ia juga menyesalkan, interpensi Panitia yang mengatakan bahwa dirinya tidak melapor untuk meliput.

“Bagai  mana saya melapor karena saya mendadak di ajak liputan  apalagi  menyarankan dan  mengajak liputan, Bupati  kita oke oke saja,”ujarnya.

Ia menyesalkan sikap panitia yang pilih kasih untuk memberikan ruang kepada para media untuk meliput ajang wisuda tersebut,  padahal media lokal yang dan siaran  YouTube bebas mengambil, gambar di dalam ruangan.

BACA JUGA  Pj Gubernur Jambi Apresiasi Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 di Tanjab Barat

“Media lokal juga banyak yang meliput, begitu juga, youtube yang siaran langsung kok kami  disarankan orang nomor satu di Tanjab Barat untuk meliput justru tidak ada kebebasa mengambil momen wisuda,” keluhannya.

Keheranan  juga di sampaikan  oleh salah satu  pengurus yayasan kampus STAI An Nadwah yang tidak di undang pada acara wisuda tersebut.

” Kami juga heran, kok bisa begitu ya. Seksi acara, Hari Ini kami pengurus  para pengurus yayasan tidak di undang oleh panitia,dalam acara wisuda tersebut, “ujar sumber yang enggan di sebutkan namanya.

Tanjab Barat – Wisuda sarjana bagi para orang tua dan mahasiswa  merupakan hal yang sangat di tunggu, dokumentasi dan publikasi biasanya menjadi, salah satu hal  utama mengabadikan momen tersebut.

Seperti  wisuda sarjan yang di laksanakan di Sekolah tinggi Agama Islam An- Nadwah Kuala Tungkal,  persiapan dokumentasi oleh panitia menjadi hal yang utama dalam pelaksanaan wisuda di gedung Utama kampus  yang beralamat di jalan Bengkinang Ujung  Kuala Tungkal Selasa  (28/09/21) kemarin.

Namun demikian wisuda sajana yang setiap tahunya digelar disekolah tinggi agama Islam satu satunya di kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut, justru tidak memberikan kebebasan kepada media untuk meliput.

Hal ini dialami oleh, kontributor media MNC Group Tanjung Jabung Barat, sekalipun pada awalnya tidak ada halangan untuk mengambil gambar, justru panitia, bernama Sugeng, melarang pengambilan gambar wisuda sarjana yang di gelar untuk umum.

“Setelah saya di dalam meliput, saya di suruh keluar, dan silahkan ambil gambar di luar,  itupun hanya momen tertentu yang  boleh diambil,” papar jumalis Ali Kontributor MNC Group Tanjung Jabung Barat ini.

Tidak hanya itu saja, ia juga menyesalkan, interpensi Panitia yang mengatakan bahwa dirinya tidak melapor untuk meliput.

“Bagai  mana saya melapor karena saya mendadak di ajak liputan  apalagi  menyarankan dan  mengajak liputan, Bupati  kita oke oke saja,”ujarnya.

Ia menyesalkan sikap panitia yang pilih kasih untuk memberikan ruang kepada para media untuk meliput ajang wisuda tersebut,  padahal media lokal yang dan siaran  YouTube bebas mengambil, gambar di dalam ruangan.

“Media lokal juga banyak yang meliput, begitu juga, youtube yang siaran langsung kok kami  disarankan orang nomor satu di Tanjab Barat untuk meliput justru tidak ada kebebasa mengambil momen wisuda,” keluhannya.

Keheranan  juga di sampaikan  oleh salah satu  pengurus yayasan kampus STAI An Nadwah yang tidak di undang pada acara wisuda tersebut.

” Kami juga heran, kok bisa begitu ya. Seksi acara, Hari Ini kami pengurus  para pengurus yayasan tidak di undang oleh panitia,dalam acara wisuda tersebut, “ujar sumber yang enggan di sebutkan namanya.

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres dan Dandim Sajikan Nasi Goreng Pada Lansia Yang Menjalani Vaksin

Berita

Jubir Satgas Covid-19 Tanjab Barat Sebut Kasus Masyarakat Terpapar Terus Meningkat

Berita

Keberangkatan Ratusan CJH Tanjab Barat Kembali di Tunda

Berita

Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Ratusan Napi Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Dapat Remisi

Berita

GOW Tanjab Barat Adakan Kegiatan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Anak Cacat

Berita

Sidak Pasar Dampingi PJ Gubernur, Kasiter Korem 042 Imbau Pedagang dan Pembeli Patuhi Prokes

Berita

Isu Konflik Lahan SAD Jambi diangkat oleh Majalah Tempo Lewat Keberhasilan Edi Purwanto

Berita

Aduh!! Harimau Muncul,Warga Buluh Telang Merlung Cemas