mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Serengkuh Dayung 2026 Resmi Dimulai, Bupati Anwar Sadat Hadirkan Puluhan Layanan Gratis untuk Masyarakat Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Canangkan Bulan Serengkuh Dayung 2026, Hadirkan Layanan Terpadu untuk Warga Tanjabbar Partai Demokrat Tanjabbar Targetkan 100 Kantong Darah di HUT ke- 25, Bantu Penuhi Kebutuhan Pasien  Bupati Anwar Sadat Minta OPD Percepat Program dan Disiplin Sampaikan Laporan Kinerja Bupati Anwar Sadat Ungkap Sosok Calon Plt Sekwan DPRD Tanjabbar, Jabatan Definitif Bakal Dilelang

Home / Berita

Selasa, 28 September 2021 - 15:17 WIB

Miris,Panitia Wisuda STAI AN NADWAH Intervensi Liputan Kontributor Media MNC Group

Tanjab Barat – Wisuda sarjana bagi para orang tua dan mahasiswa  merupakan hal yang sangat di tunggu, dokumentasi dan publikasi biasanya menjadi, salah satu hal  utama mengabadikan momen tersebut.

Seperti  wisuda sarjan yang di laksanakan di Sekolah tinggi Agama Islam An- Nadwah Kuala Tungkal,  persiapan dokumentasi oleh panitia menjadi hal yang utama dalam pelaksanaan wisuda di gedung Utama kampus  yang beralamat di jalan Bengkinang Ujung  Kuala Tungkal Selasa  (28/09/21) kemarin.

Namun demikian wisuda sajana yang setiap tahunya digelar disekolah tinggi agama Islam satu satunya di kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut, justru tidak memberikan kebebasan kepada media untuk meliput.

Hal ini dialami oleh, kontributor media MNC Group Tanjung Jabung Barat, sekalipun pada awalnya tidak ada halangan untuk mengambil gambar, justru panitia, bernama Sugeng, melarang pengambilan gambar wisuda sarjana yang di gelar untuk umum.

BACA JUGA  Ketua Komisi Dua DPRD Tanjabbar, Tinjau Seleksi Kompetensi PPPK Tahap II di Jambi

“Setelah saya di dalam meliput, saya di suruh keluar, dan silahkan ambil gambar di luar,  itupun hanya momen tertentu yang  boleh diambil,” papar jumalis Ali Kontributor MNC Group Tanjung Jabung Barat ini.

Tidak hanya itu saja, ia juga menyesalkan, interpensi Panitia yang mengatakan bahwa dirinya tidak melapor untuk meliput.

“Bagai  mana saya melapor karena saya mendadak di ajak liputan  apalagi  menyarankan dan  mengajak liputan, Bupati  kita oke oke saja,”ujarnya.

Ia menyesalkan sikap panitia yang pilih kasih untuk memberikan ruang kepada para media untuk meliput ajang wisuda tersebut,  padahal media lokal yang dan siaran  YouTube bebas mengambil, gambar di dalam ruangan.

BACA JUGA  Lomba Senam Sekolah Dasar, Wabup Katamso Dorong Gaya Hidup Sehat dan Anak Berprestasi

“Media lokal juga banyak yang meliput, begitu juga, youtube yang siaran langsung kok kami  disarankan orang nomor satu di Tanjab Barat untuk meliput justru tidak ada kebebasa mengambil momen wisuda,” keluhannya.

Keheranan  juga di sampaikan  oleh salah satu  pengurus yayasan kampus STAI An Nadwah yang tidak di undang pada acara wisuda tersebut.

” Kami juga heran, kok bisa begitu ya. Seksi acara, Hari Ini kami pengurus  para pengurus yayasan tidak di undang oleh panitia,dalam acara wisuda tersebut, “ujar sumber yang enggan di sebutkan namanya.

Tanjab Barat – Wisuda sarjana bagi para orang tua dan mahasiswa  merupakan hal yang sangat di tunggu, dokumentasi dan publikasi biasanya menjadi, salah satu hal  utama mengabadikan momen tersebut.

Seperti  wisuda sarjan yang di laksanakan di Sekolah tinggi Agama Islam An- Nadwah Kuala Tungkal,  persiapan dokumentasi oleh panitia menjadi hal yang utama dalam pelaksanaan wisuda di gedung Utama kampus  yang beralamat di jalan Bengkinang Ujung  Kuala Tungkal Selasa  (28/09/21) kemarin.

Namun demikian wisuda sajana yang setiap tahunya digelar disekolah tinggi agama Islam satu satunya di kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut, justru tidak memberikan kebebasan kepada media untuk meliput.

Hal ini dialami oleh, kontributor media MNC Group Tanjung Jabung Barat, sekalipun pada awalnya tidak ada halangan untuk mengambil gambar, justru panitia, bernama Sugeng, melarang pengambilan gambar wisuda sarjana yang di gelar untuk umum.

“Setelah saya di dalam meliput, saya di suruh keluar, dan silahkan ambil gambar di luar,  itupun hanya momen tertentu yang  boleh diambil,” papar jumalis Ali Kontributor MNC Group Tanjung Jabung Barat ini.

Tidak hanya itu saja, ia juga menyesalkan, interpensi Panitia yang mengatakan bahwa dirinya tidak melapor untuk meliput.

“Bagai  mana saya melapor karena saya mendadak di ajak liputan  apalagi  menyarankan dan  mengajak liputan, Bupati  kita oke oke saja,”ujarnya.

Ia menyesalkan sikap panitia yang pilih kasih untuk memberikan ruang kepada para media untuk meliput ajang wisuda tersebut,  padahal media lokal yang dan siaran  YouTube bebas mengambil, gambar di dalam ruangan.

“Media lokal juga banyak yang meliput, begitu juga, youtube yang siaran langsung kok kami  disarankan orang nomor satu di Tanjab Barat untuk meliput justru tidak ada kebebasa mengambil momen wisuda,” keluhannya.

Keheranan  juga di sampaikan  oleh salah satu  pengurus yayasan kampus STAI An Nadwah yang tidak di undang pada acara wisuda tersebut.

” Kami juga heran, kok bisa begitu ya. Seksi acara, Hari Ini kami pengurus  para pengurus yayasan tidak di undang oleh panitia,dalam acara wisuda tersebut, “ujar sumber yang enggan di sebutkan namanya.

Share :

Baca Juga

Berita

Cegah Penyebaran Covid 19, Kapolsek Tebing Tinggi Lakukan Penyemprotan disinfektan

Berita

Bazar Pasar Malam HUT ke-4 PKL-UM Tanjabbar Sukses Digelar, Serap Tenaga Kerja Lokal dan Berjalan Kondusif

Berita

Dibalik Safari Jum’at Anwar Sadat

Berita

Ketua TP PKK Tanjab Barat Sambangi P2L Kelompok Tani Betara dan Beri Apresiasi

Berita

Ketua TP PKK Tanjab Barat lakukan roadshow Supervisi dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK 

Berita

PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Selenggarakan Vaksinasi Gotong Royong Untuk 1200 Karyawan

Berita

Warga Desa Kemuning Kini Bernapas Lega, Pembakaran Tempurung Kelapa Beralih ke Siang Hari Sesuai Aturan Bupati

Berita

Mengisi Waktu di Masa Belajar Daring, Bocah 15 Tahun Mengais Rezeki Menjadi Pengemudi Pompong.