mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Paripurna DPRD Bentuk Pansus Empat Ranperda, Bupati Anwar Sadat Apresiasi Dukungan Fraksi Bupati Anwar Sadat Tegaskan Sinergi Eksekutif-Legislatif dalam Pembahasan Ranperda di Paripurna DPRD Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Mushola SMKN 1 Tanjabbar, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa Wabup Katamso Dorong Pengembangan Bisnis Mangrove Berkelanjutan untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Jadikan Pangkal Babu Living Laboratory, Wabup Katamso Sambut Program Penguatan Ekonomi Berbasis Manggrove 

Home / Pemerintahan

Sabtu, 5 Juli 2025 - 10:25 WIB

Tanjabbar Peringkat Kedua Penurunan Stunting se-Provinsi Jambi

TANJABBAR , TJ– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat kedua se-Provinsi Jambi. Penghargaan atas capaian tersebut diterima oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, dari Pemerintah Provinsi Jambi pada kegiatan penilaian kinerja pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting tahun 2025 yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menurunkan prevalensi stunting secara signifikan melalui kolaborasi lintas sektor dan pelaksanaan aksi konvergensi yang terintegrasi sepanjang tahun 2024.

Dalam wawancaranya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh OPD, TP-PKK, stakeholder terkait, serta masyarakat yang telah berkontribusi aktif dalam upaya penurunan angka stunting di daerah.

“ Alhamdulillah, Tanjung Jabung Barat meraih peringkat kedua se-Provinsi Jambi. Ini adalah hasil kerja keras seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang bersinergi dalam Aksi Konvergensi Penurunan Stunting. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh warga Tanjung Jabung Barat,” ungkap Bupati.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Kukuhkan dan Ambil Sumpah Janji Jabatan Kades dan BPD

Sebelum penyerahan penghargaan, para kepala daerah diberi kesempatan untuk memaparkan strategi dan capaian program stunting. Dalam pemaparannya, Bupati Anwar Sadat menjelaskan bahwa penanganan stunting di Tanjung Jabung Barat dilakukan secara kolaboratif dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Melalui berbagai upaya strategis, angka stunting di Tanjabbar berhasil ditekan dari 14,1% pada tahun 2023 menjadi 7% pada tahun 2024.

Salah satu inovasi yang mendukung keberhasilan tersebut adalah program PKK GESIT’S (Gerak Sigap Tangani Stunting) yang diinisiasi oleh TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat di bawah kepemimpinan Hj. Fadhilah Sadat.

Program tersebut menekankan peran aktif Posyandu sebagai deteksi dini status gizi balita dan ibu hamil, sekaligus mendorong percepatan tercapainya Zero New Stunting. TP-PKK juga aktif dalam mengedukasi perubahan perilaku dan mendorong konsumsi makanan bergizi di masyarakat.

BACA JUGA  Paripurna DPRD Tanjabbar, Dengarkan Pendapat Akhir Bupati dan Ranperda Pembangunan Industri Tahun 2025-2045

Selain itu, upaya percepatan penurunan stunting juga melibatkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bersama sektor swasta. Keterlibatan dunia usaha difokuskan pada aspek pencegahan, seperti penyediaan sarana air bersih, kampanye perubahan perilaku, edukasi gizi, dan perbaikan lingkungan rumah tangga.

Beberapa pihak yang memberikan dukungan nyata di antaranya PT PetroChina International Jabung Ltd, BMT PLN, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Contohnya, PT PetroChina menggelar Gerakan Minum Tablet Tambah Darah Serentak di sekolah-sekolah, sosialisasi gizi seimbang di Kecamatan Betara, penyediaan buku KIA di 230 Posyandu, serta pemberian susu ibu hamil dengan total penerima manfaat mencapai 485 orang.

Acara penghargaan turut dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur, Ketua TP-PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota, para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, tim penilai, serta tamu undangan lainnya.(*)

TANJABBAR , TJ– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat kedua se-Provinsi Jambi. Penghargaan atas capaian tersebut diterima oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, dari Pemerintah Provinsi Jambi pada kegiatan penilaian kinerja pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting tahun 2025 yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menurunkan prevalensi stunting secara signifikan melalui kolaborasi lintas sektor dan pelaksanaan aksi konvergensi yang terintegrasi sepanjang tahun 2024.

Dalam wawancaranya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh OPD, TP-PKK, stakeholder terkait, serta masyarakat yang telah berkontribusi aktif dalam upaya penurunan angka stunting di daerah.

“ Alhamdulillah, Tanjung Jabung Barat meraih peringkat kedua se-Provinsi Jambi. Ini adalah hasil kerja keras seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang bersinergi dalam Aksi Konvergensi Penurunan Stunting. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh warga Tanjung Jabung Barat,” ungkap Bupati.

Sebelum penyerahan penghargaan, para kepala daerah diberi kesempatan untuk memaparkan strategi dan capaian program stunting. Dalam pemaparannya, Bupati Anwar Sadat menjelaskan bahwa penanganan stunting di Tanjung Jabung Barat dilakukan secara kolaboratif dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Melalui berbagai upaya strategis, angka stunting di Tanjabbar berhasil ditekan dari 14,1% pada tahun 2023 menjadi 7% pada tahun 2024.

Salah satu inovasi yang mendukung keberhasilan tersebut adalah program PKK GESIT’S (Gerak Sigap Tangani Stunting) yang diinisiasi oleh TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat di bawah kepemimpinan Hj. Fadhilah Sadat.

Program tersebut menekankan peran aktif Posyandu sebagai deteksi dini status gizi balita dan ibu hamil, sekaligus mendorong percepatan tercapainya Zero New Stunting. TP-PKK juga aktif dalam mengedukasi perubahan perilaku dan mendorong konsumsi makanan bergizi di masyarakat.

Selain itu, upaya percepatan penurunan stunting juga melibatkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bersama sektor swasta. Keterlibatan dunia usaha difokuskan pada aspek pencegahan, seperti penyediaan sarana air bersih, kampanye perubahan perilaku, edukasi gizi, dan perbaikan lingkungan rumah tangga.

Beberapa pihak yang memberikan dukungan nyata di antaranya PT PetroChina International Jabung Ltd, BMT PLN, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Contohnya, PT PetroChina menggelar Gerakan Minum Tablet Tambah Darah Serentak di sekolah-sekolah, sosialisasi gizi seimbang di Kecamatan Betara, penyediaan buku KIA di 230 Posyandu, serta pemberian susu ibu hamil dengan total penerima manfaat mencapai 485 orang.

Acara penghargaan turut dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur, Ketua TP-PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota, para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, tim penilai, serta tamu undangan lainnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Lepas Kafilah FASI ke-22 Kabupaten Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Berharap Meraih Prestasi Terbaik

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2023

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal

Pemerintahan

Hari Raya Idul Adha, Pemkab Tanjabbar Sembelih 59 Sapi dan 5 Kambing

Pemerintahan

Refleksi Satu Tahun, Bupati Anwar Sadat Paparkan Capaian Strategis dan Program Sosial

Pemerintahan

ASN dan Pegawai Tanjab Barat Sering Nongkrong di Warung Saat Jam Kerja, Ini Kata Bupati

Pemerintahan

HKN Ke-60, Pjs. Bupati Tanjabbar Ajak Masyarakat Gerak Bersama dan Sehat Bersama

Pemerintahan

Wabup Tinjau Harga Bahan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Tradisional Kuala Tungkal