mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Dukung UMKM Ecoprint Kuala Dasal, Potensi Lokal Resam Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas  Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton Panen Raya Melon Kuala Dasal Tembus Pasar Batam dan Jakarta, Bupati Dorong Jadi Model Pertanian Modern Warga Desa Kemuning Kini Bernapas Lega, Pembakaran Tempurung Kelapa Beralih ke Siang Hari Sesuai Aturan Bupati Wabup Katamso Perkuat Sinergi dengan Balai Bahasa Jambi, Dorong Literasi dan Pelestarian Bahasa Daerah

Home / Pemerintahan

Sabtu, 5 Juli 2025 - 10:25 WIB

Tanjabbar Peringkat Kedua Penurunan Stunting se-Provinsi Jambi

TANJABBAR , TJ– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat kedua se-Provinsi Jambi. Penghargaan atas capaian tersebut diterima oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, dari Pemerintah Provinsi Jambi pada kegiatan penilaian kinerja pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting tahun 2025 yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menurunkan prevalensi stunting secara signifikan melalui kolaborasi lintas sektor dan pelaksanaan aksi konvergensi yang terintegrasi sepanjang tahun 2024.

Dalam wawancaranya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh OPD, TP-PKK, stakeholder terkait, serta masyarakat yang telah berkontribusi aktif dalam upaya penurunan angka stunting di daerah.

“ Alhamdulillah, Tanjung Jabung Barat meraih peringkat kedua se-Provinsi Jambi. Ini adalah hasil kerja keras seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang bersinergi dalam Aksi Konvergensi Penurunan Stunting. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh warga Tanjung Jabung Barat,” ungkap Bupati.

BACA JUGA  Silaturahmi ke Masyarakat Tungkal Harapan, Cabup UAS didoakan Lanjutkan 2 Periode

Sebelum penyerahan penghargaan, para kepala daerah diberi kesempatan untuk memaparkan strategi dan capaian program stunting. Dalam pemaparannya, Bupati Anwar Sadat menjelaskan bahwa penanganan stunting di Tanjung Jabung Barat dilakukan secara kolaboratif dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Melalui berbagai upaya strategis, angka stunting di Tanjabbar berhasil ditekan dari 14,1% pada tahun 2023 menjadi 7% pada tahun 2024.

Salah satu inovasi yang mendukung keberhasilan tersebut adalah program PKK GESIT’S (Gerak Sigap Tangani Stunting) yang diinisiasi oleh TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat di bawah kepemimpinan Hj. Fadhilah Sadat.

Program tersebut menekankan peran aktif Posyandu sebagai deteksi dini status gizi balita dan ibu hamil, sekaligus mendorong percepatan tercapainya Zero New Stunting. TP-PKK juga aktif dalam mengedukasi perubahan perilaku dan mendorong konsumsi makanan bergizi di masyarakat.

BACA JUGA  Tingkatkan SAKIP Tahun 2022, Pemkab Tanjab Barat Targetkan Nilai B

Selain itu, upaya percepatan penurunan stunting juga melibatkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bersama sektor swasta. Keterlibatan dunia usaha difokuskan pada aspek pencegahan, seperti penyediaan sarana air bersih, kampanye perubahan perilaku, edukasi gizi, dan perbaikan lingkungan rumah tangga.

Beberapa pihak yang memberikan dukungan nyata di antaranya PT PetroChina International Jabung Ltd, BMT PLN, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Contohnya, PT PetroChina menggelar Gerakan Minum Tablet Tambah Darah Serentak di sekolah-sekolah, sosialisasi gizi seimbang di Kecamatan Betara, penyediaan buku KIA di 230 Posyandu, serta pemberian susu ibu hamil dengan total penerima manfaat mencapai 485 orang.

Acara penghargaan turut dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur, Ketua TP-PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota, para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, tim penilai, serta tamu undangan lainnya.(*)

TANJABBAR , TJ– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat kedua se-Provinsi Jambi. Penghargaan atas capaian tersebut diterima oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, dari Pemerintah Provinsi Jambi pada kegiatan penilaian kinerja pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting tahun 2025 yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menurunkan prevalensi stunting secara signifikan melalui kolaborasi lintas sektor dan pelaksanaan aksi konvergensi yang terintegrasi sepanjang tahun 2024.

Dalam wawancaranya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh OPD, TP-PKK, stakeholder terkait, serta masyarakat yang telah berkontribusi aktif dalam upaya penurunan angka stunting di daerah.

“ Alhamdulillah, Tanjung Jabung Barat meraih peringkat kedua se-Provinsi Jambi. Ini adalah hasil kerja keras seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang bersinergi dalam Aksi Konvergensi Penurunan Stunting. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh warga Tanjung Jabung Barat,” ungkap Bupati.

Sebelum penyerahan penghargaan, para kepala daerah diberi kesempatan untuk memaparkan strategi dan capaian program stunting. Dalam pemaparannya, Bupati Anwar Sadat menjelaskan bahwa penanganan stunting di Tanjung Jabung Barat dilakukan secara kolaboratif dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Melalui berbagai upaya strategis, angka stunting di Tanjabbar berhasil ditekan dari 14,1% pada tahun 2023 menjadi 7% pada tahun 2024.

Salah satu inovasi yang mendukung keberhasilan tersebut adalah program PKK GESIT’S (Gerak Sigap Tangani Stunting) yang diinisiasi oleh TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat di bawah kepemimpinan Hj. Fadhilah Sadat.

Program tersebut menekankan peran aktif Posyandu sebagai deteksi dini status gizi balita dan ibu hamil, sekaligus mendorong percepatan tercapainya Zero New Stunting. TP-PKK juga aktif dalam mengedukasi perubahan perilaku dan mendorong konsumsi makanan bergizi di masyarakat.

Selain itu, upaya percepatan penurunan stunting juga melibatkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bersama sektor swasta. Keterlibatan dunia usaha difokuskan pada aspek pencegahan, seperti penyediaan sarana air bersih, kampanye perubahan perilaku, edukasi gizi, dan perbaikan lingkungan rumah tangga.

Beberapa pihak yang memberikan dukungan nyata di antaranya PT PetroChina International Jabung Ltd, BMT PLN, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Contohnya, PT PetroChina menggelar Gerakan Minum Tablet Tambah Darah Serentak di sekolah-sekolah, sosialisasi gizi seimbang di Kecamatan Betara, penyediaan buku KIA di 230 Posyandu, serta pemberian susu ibu hamil dengan total penerima manfaat mencapai 485 orang.

Acara penghargaan turut dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur, Ketua TP-PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota, para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, tim penilai, serta tamu undangan lainnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Ikuti Wawancara Penilaian Penghargaan Paritrana Award Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2022

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Perkuat Sinergi dengan Ditjen Pemasyarakatan Jambi

Pemerintahan

Buka TC MTQ, Ini Harapan Anwar Sadat ke Para Kafilah

Pemerintahan

Penanganan Kesehatan Masyarakat Pesisir Sungai, Bupati Resmikan Ambulance Air

Pemerintahan

Serahkan Bantuan Korban Kebakaran, Bupati Anwar Sadat Himbau Masyarakat Selalu Waspada

Pemerintahan

Miris, H-1 Pembuknaan MTQ Ke 50 Nihil Papan Ucapan dari OPD Tuan Rumah

Pemerintahan

Kunker Kecamatan Tebing Tinggi, Bupati Tanjab Barat Resmikan Wisata Cafe Alas Desa Delima

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Ajak Masyarakat Maknai Kemerdekaan dengan Semangat Persatuan dan Kerja Nyata