TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meminta SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd, agar mendorong program pengembangan masyarakat ke depan dapat menyentuh sektor pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag saat menyampaikan terkait arah pembangunan daerah ke depan.
” Ini merupakan Momentum antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd ini bukan sekadar seremonial belaka. Akan tetapi bagaimana poin-poin krusial untuk arah pembangunan daerah.” Tegasnya.
Kepada SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd, orang nomor satu di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
” Kita mendorong agar program pengembangan masyarakat ke depan dapat menyentuh sektor pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren. Mengingat banyaknya santri di wilayah kita, kami berharap PetroChina dapat berkolaborasi dengan pengasuh pondok pesantren untuk program peningkatan SDM. Ini investasi jangka panjang bagi putra-putri daerah,” Bebernya.
Anwar Sadat menilai jika selama ini, PetroChina telah menjadi pilar ketiga pembangunan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, untuk itu dirinya berharap sinergi dengan Dinas Perindagkop dapat terus ditingkatkan agar pelaku UMKM lokal semakin mandiri dan memiliki daya saing tinggi.
” Kita berharap PetroChina International Jabung Ltd dapat berkontribusi dalam penyaluran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjabbar pada tahun mendatang. Hal ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi umat secara lebih terstruktur.” Pintanya.
Menanggapi hal tersebut, Acting Vice President Business Support PetroChina International Jabung Ltd, Alfiani, menyatakan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi yang intensif dengan pemerintah daerah.
” Kami sangat bahagia dapat mempererat silaturahmi, ini adalah upaya memupuk semangat kolaborasi demi kemajuan Tanjung Jabung Barat,” ungkap Alfiani.(*)
TANJABBAR, TJ – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meminta SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd, agar mendorong program pengembangan masyarakat ke depan dapat menyentuh sektor pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag saat menyampaikan terkait arah pembangunan daerah ke depan.
” Ini merupakan Momentum antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd ini bukan sekadar seremonial belaka. Akan tetapi bagaimana poin-poin krusial untuk arah pembangunan daerah.” Tegasnya.
Kepada SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd, orang nomor satu di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
” Kita mendorong agar program pengembangan masyarakat ke depan dapat menyentuh sektor pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren. Mengingat banyaknya santri di wilayah kita, kami berharap PetroChina dapat berkolaborasi dengan pengasuh pondok pesantren untuk program peningkatan SDM. Ini investasi jangka panjang bagi putra-putri daerah,” Bebernya.
Anwar Sadat menilai jika selama ini, PetroChina telah menjadi pilar ketiga pembangunan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, untuk itu dirinya berharap sinergi dengan Dinas Perindagkop dapat terus ditingkatkan agar pelaku UMKM lokal semakin mandiri dan memiliki daya saing tinggi.
” Kita berharap PetroChina International Jabung Ltd dapat berkontribusi dalam penyaluran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjabbar pada tahun mendatang. Hal ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi umat secara lebih terstruktur.” Pintanya.
Menanggapi hal tersebut, Acting Vice President Business Support PetroChina International Jabung Ltd, Alfiani, menyatakan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi yang intensif dengan pemerintah daerah.
” Kami sangat bahagia dapat mempererat silaturahmi, ini adalah upaya memupuk semangat kolaborasi demi kemajuan Tanjung Jabung Barat,” ungkap Alfiani.(*)









