mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Lantik 30 Pejabat, Bupati Anwar Sadat Tekankan Integritas, Kerja Tim dan Pelayanan Publik yang Responsif Tinjau Madrasah di Adi Purwa, Anwar Sadat Soroti Kondisi Bangunan yang Masih Memprihatinkan Anwar Sadat Tinjau Peningkatan Jalan Jalur 2 Merlung, Minta Warga Jaga Infrastruktur yang Dibangun Anwar Sadat Instruksikan Camat dan Kades Jemput Anak Putus Sekolah Kembali ke Bangku Pendidikan Bupati Anwar Sadat Minta Camat dan Kades Bergerak Cepat Tangani Sampah, Banjir, dan Anak Putus Sekolah

Home / DPRD

Rabu, 6 Juli 2022 - 13:00 WIB

Tinjau Limbah PDAM Menyebabkan Kebun Warga Rusak,Tubagus Satria: Semoga Kedepannya Tidak Terjadi Lagi

TANJAB BARAT  – Komisi II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan peninjauan dilapangan terkait limbah PDAM Tirta Pengabuan yang berlokasi di desa talang makmur Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (5/7/22).

Diketahui akibat limbah PDAM ini, sejumlah kebun milik warga sekitar mengalami kerusakan pada tanaman sawit mereka.

Terkait hal tersebut, Ketua komisi II DPRD Kabupaten Tanjabbar  Syufrayogi Syaiful mengatakan komisi II hari ini fokus meninjau permasalahan limbah yang di buat PDAM Tirta Pengabuan diwilayah Tebing Tinggi.

” Kita komisi II sudah turun langsung melihat kondisi limbah PDAM yang terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi,” Kata Yogi.

Politisi Golkar ini menuturkan, pihaknya ( Komisi II) sudah melihat PDAM dengan melakukan langkah kongkrit memperbaiki kolam limbah dan di buat agak tinggi sehingga tidak terjadi semburan air limbah tersebut.

BACA JUGA  Ketua DPRD Tanjab Barat Lakukan Reses di Desa Teluk Kulbi 

“Kita berharap kedepannya limbahnya jangan sampai berdampak pada perkebunan masyarakat.” Tegasnya.

Akan tetapi komisi II sangat menyayangkan pihak dinas pekerjaan umum yang memang paham masalah teknis tidak hadir pada peninjauan limbah PDAM Tirta Pengabuan.

“Terkait teknis pekerjaan gorong-gorong dinas PU yang paham, akan tetapi mereka tidak hadir, yang pasti arahan kami jelas meminta dinas PU mengkaji secara teknis bagaimana dibuatkan gorong gorong pembuangan air.” Ungkapnya.

“Kami mengajak kawan-kawan dari BLHD turun tapi tidak datang juga tentu kami belum bisa menyimpulkan secara formil apakah limbah itu berbahaya atau tidak, akan tetapi dari komisi II menyimpulkan bahwa limbah itu tidak berbahaya karena jauh dari pemukiman warga.” Timpalnya.

BACA JUGA  Bahas Kondisi Jalan Nasional di Tanjab Barat, Bupati Anwar Sadat Temui BPJN Jambi

Sementara itu sekretaris komisi II dprd Tanjabbar,  Tubagus Satria Rian Hermawan yang juga merupakan dewan dapil Kecamatan Tebing Tinggi, mengatakan terkait limbah PDAM Tirta Pengabuan yang menyebabkan kebun warga rusak bisa segera diselesaikan dan semoga kedepannya tidak terjadi lagi hal yg seperti ini.

“Tentunya harapan kita hal yang seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari, jadi kita komisi II akan terus mendorong permasalahan ini sampai selesai tuntas.” Tegasnya.(*#)

TANJAB BARAT  – Komisi II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan peninjauan dilapangan terkait limbah PDAM Tirta Pengabuan yang berlokasi di desa talang makmur Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (5/7/22).

Diketahui akibat limbah PDAM ini, sejumlah kebun milik warga sekitar mengalami kerusakan pada tanaman sawit mereka.

Terkait hal tersebut, Ketua komisi II DPRD Kabupaten Tanjabbar  Syufrayogi Syaiful mengatakan komisi II hari ini fokus meninjau permasalahan limbah yang di buat PDAM Tirta Pengabuan diwilayah Tebing Tinggi.

” Kita komisi II sudah turun langsung melihat kondisi limbah PDAM yang terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi,” Kata Yogi.

Politisi Golkar ini menuturkan, pihaknya ( Komisi II) sudah melihat PDAM dengan melakukan langkah kongkrit memperbaiki kolam limbah dan di buat agak tinggi sehingga tidak terjadi semburan air limbah tersebut.

“Kita berharap kedepannya limbahnya jangan sampai berdampak pada perkebunan masyarakat.” Tegasnya.

Akan tetapi komisi II sangat menyayangkan pihak dinas pekerjaan umum yang memang paham masalah teknis tidak hadir pada peninjauan limbah PDAM Tirta Pengabuan.

“Terkait teknis pekerjaan gorong-gorong dinas PU yang paham, akan tetapi mereka tidak hadir, yang pasti arahan kami jelas meminta dinas PU mengkaji secara teknis bagaimana dibuatkan gorong gorong pembuangan air.” Ungkapnya.

“Kami mengajak kawan-kawan dari BLHD turun tapi tidak datang juga tentu kami belum bisa menyimpulkan secara formil apakah limbah itu berbahaya atau tidak, akan tetapi dari komisi II menyimpulkan bahwa limbah itu tidak berbahaya karena jauh dari pemukiman warga.” Timpalnya.

Sementara itu sekretaris komisi II dprd Tanjabbar,  Tubagus Satria Rian Hermawan yang juga merupakan dewan dapil Kecamatan Tebing Tinggi, mengatakan terkait limbah PDAM Tirta Pengabuan yang menyebabkan kebun warga rusak bisa segera diselesaikan dan semoga kedepannya tidak terjadi lagi hal yg seperti ini.

“Tentunya harapan kita hal yang seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari, jadi kita komisi II akan terus mendorong permasalahan ini sampai selesai tuntas.” Tegasnya.(*#)

Share :

Baca Juga

DPRD

Ketua DPRD Tanjabbar Hadiri Malam Perpisahan Kejari Tanjabbar 

DPRD

Fraksi Tanjung Jabung Barat Bersatu, Raperda Demi Kesejahteraan Masyarakat

DPRD

Hamdani Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Rawa Medang

DPRD

Bupati Tanjab Barat Hadiri Rapat Paripurna DPRD Dengan Agenda Laporan Panitia Khusus 

DPRD

Ketua DPRD Tanjabbar bersama Tim Banggar dan TAPD Tinjau Tanah Keterpakaian di RSUD Suryah Khairuddin

DPRD

Mewakili Bupati, Pj Sekda sampaikan nota pengantar rancangan perubahan KUA dan PPAS APBD TA 2024.

DPRD

Anggota DPRD Tanjab Barat Laksanakan Reses Masa II Tahun Sidang 2023-2024

DPRD

Paripurna ke Empat, DPRD Tanjabbar Sampaikan Laporan Hasil Kerja Pansus dan LKPJ Bupati