mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal Tingkatkan SDM Hingga Zakat, Bupati Anwar Sadat Tekankan Hal Ini ke PetroChina

Home / DPRD

Rabu, 6 Juli 2022 - 13:00 WIB

Tinjau Limbah PDAM Menyebabkan Kebun Warga Rusak,Tubagus Satria: Semoga Kedepannya Tidak Terjadi Lagi

TANJAB BARAT  – Komisi II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan peninjauan dilapangan terkait limbah PDAM Tirta Pengabuan yang berlokasi di desa talang makmur Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (5/7/22).

Diketahui akibat limbah PDAM ini, sejumlah kebun milik warga sekitar mengalami kerusakan pada tanaman sawit mereka.

Terkait hal tersebut, Ketua komisi II DPRD Kabupaten Tanjabbar  Syufrayogi Syaiful mengatakan komisi II hari ini fokus meninjau permasalahan limbah yang di buat PDAM Tirta Pengabuan diwilayah Tebing Tinggi.

” Kita komisi II sudah turun langsung melihat kondisi limbah PDAM yang terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi,” Kata Yogi.

Politisi Golkar ini menuturkan, pihaknya ( Komisi II) sudah melihat PDAM dengan melakukan langkah kongkrit memperbaiki kolam limbah dan di buat agak tinggi sehingga tidak terjadi semburan air limbah tersebut.

BACA JUGA  DPRD Tanjabbar Gelar FGD, Perda Tentang Kontruksi dan Penyerahan Prasarana Utilitas Umum Perumahan

“Kita berharap kedepannya limbahnya jangan sampai berdampak pada perkebunan masyarakat.” Tegasnya.

Akan tetapi komisi II sangat menyayangkan pihak dinas pekerjaan umum yang memang paham masalah teknis tidak hadir pada peninjauan limbah PDAM Tirta Pengabuan.

“Terkait teknis pekerjaan gorong-gorong dinas PU yang paham, akan tetapi mereka tidak hadir, yang pasti arahan kami jelas meminta dinas PU mengkaji secara teknis bagaimana dibuatkan gorong gorong pembuangan air.” Ungkapnya.

“Kami mengajak kawan-kawan dari BLHD turun tapi tidak datang juga tentu kami belum bisa menyimpulkan secara formil apakah limbah itu berbahaya atau tidak, akan tetapi dari komisi II menyimpulkan bahwa limbah itu tidak berbahaya karena jauh dari pemukiman warga.” Timpalnya.

BACA JUGA  DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024

Sementara itu sekretaris komisi II dprd Tanjabbar,  Tubagus Satria Rian Hermawan yang juga merupakan dewan dapil Kecamatan Tebing Tinggi, mengatakan terkait limbah PDAM Tirta Pengabuan yang menyebabkan kebun warga rusak bisa segera diselesaikan dan semoga kedepannya tidak terjadi lagi hal yg seperti ini.

“Tentunya harapan kita hal yang seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari, jadi kita komisi II akan terus mendorong permasalahan ini sampai selesai tuntas.” Tegasnya.(*#)

TANJAB BARAT  – Komisi II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan peninjauan dilapangan terkait limbah PDAM Tirta Pengabuan yang berlokasi di desa talang makmur Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (5/7/22).

Diketahui akibat limbah PDAM ini, sejumlah kebun milik warga sekitar mengalami kerusakan pada tanaman sawit mereka.

Terkait hal tersebut, Ketua komisi II DPRD Kabupaten Tanjabbar  Syufrayogi Syaiful mengatakan komisi II hari ini fokus meninjau permasalahan limbah yang di buat PDAM Tirta Pengabuan diwilayah Tebing Tinggi.

” Kita komisi II sudah turun langsung melihat kondisi limbah PDAM yang terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi,” Kata Yogi.

Politisi Golkar ini menuturkan, pihaknya ( Komisi II) sudah melihat PDAM dengan melakukan langkah kongkrit memperbaiki kolam limbah dan di buat agak tinggi sehingga tidak terjadi semburan air limbah tersebut.

“Kita berharap kedepannya limbahnya jangan sampai berdampak pada perkebunan masyarakat.” Tegasnya.

Akan tetapi komisi II sangat menyayangkan pihak dinas pekerjaan umum yang memang paham masalah teknis tidak hadir pada peninjauan limbah PDAM Tirta Pengabuan.

“Terkait teknis pekerjaan gorong-gorong dinas PU yang paham, akan tetapi mereka tidak hadir, yang pasti arahan kami jelas meminta dinas PU mengkaji secara teknis bagaimana dibuatkan gorong gorong pembuangan air.” Ungkapnya.

“Kami mengajak kawan-kawan dari BLHD turun tapi tidak datang juga tentu kami belum bisa menyimpulkan secara formil apakah limbah itu berbahaya atau tidak, akan tetapi dari komisi II menyimpulkan bahwa limbah itu tidak berbahaya karena jauh dari pemukiman warga.” Timpalnya.

Sementara itu sekretaris komisi II dprd Tanjabbar,  Tubagus Satria Rian Hermawan yang juga merupakan dewan dapil Kecamatan Tebing Tinggi, mengatakan terkait limbah PDAM Tirta Pengabuan yang menyebabkan kebun warga rusak bisa segera diselesaikan dan semoga kedepannya tidak terjadi lagi hal yg seperti ini.

“Tentunya harapan kita hal yang seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari, jadi kita komisi II akan terus mendorong permasalahan ini sampai selesai tuntas.” Tegasnya.(*#)

Share :

Baca Juga

DPRD

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Terhadap Raperda Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023

DPRD

Ketua DPRD Tanjab Barat Lakukan Reses di Desa Lubuk Terentang

DPRD

Reses Pertama Tahun Sidang 2025-2026, H Assek Tampung Aspirasi Masyarakat Senyerang – Pengabuan

DPRD

Tingkatkan Kapasitas Pengetahuan dan Keterampilan, Pimpinan dan Anggota DPRD Tanjabbar Gelar Bimtek

DPRD

Paripurna ke Empat, DPRD Tanjabbar Sampaikan Laporan Hasil Kerja Pansus dan LKPJ Bupati

DPRD

Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Minta Pemkab Prioritaskan Pembenahan Layanan Kesehatan

DPRD

Ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat Temui Massa Pendemo

DPRD

DPRD Tanjabbar Gelar FGD, Perda Tentang Kontruksi dan Penyerahan Prasarana Utilitas Umum Perumahan