mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Publik Minta BPK Adil: Jangan Hanya Tajam ke Media, Tumpul ke Proyek Miliaran Paripurna Kedua, Fraksi Fraksi DPRD Tanjabbar Sampaikan Pemandangan Umum di LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 Apel Gabungan, Wabup Katamso Tekankan Kinerja dan Keteladanan ASN Kejari Tanjabbar Tahan Tiga Tersangka Dugaan Kasus Korupsi PDAM Tirta Pengabuan Entry Meeting, Bupati Anwar Sadat Siap Bersinergi Bersama BPK RI Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

Home / Pemerintahan

Minggu, 5 Maret 2023 - 07:09 WIB

Wakil Bupati Hairan Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2023

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjabbar H.Hairan S.H hadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana ( Rakornas PB ) Tahun 2023 di Arena Jakarta Internasional Expo Kemayoran Hall 1 dan Hall 2, Jakarta Utara. Kamis (2/3/23).

Rakornas dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta dihadiri Panglima TNI, Kapolri, Menteri Kemaritiman, Menteri PUPR, Menteri PMK, Kepala BNPB, Gubenur Seindonesia, Kapolda, Dandrem, Bupati/Walikota Seindonesia, Kapolres, Dandim dan Kalaksa BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Presiden R.I Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini Indonesia menempati tiga teratas negara paling rawan bencana, yang mana frekuensi bencana alam di indonesia meningkat 81 %. Pada 2010 ada 1945 bencana di indonesia, sedangkan pada 2022 jumlahnya menjadi 3.544 bencana.

BACA JUGA  Bersama Gubernur Jambi, Bupati Anwar Sadat Tinjau Lokasi Kebakaran

“Saya memerintahkan semua lembaga terkait tetap siaga dan waspada dalam hal tahap pra- bencana, tahap tanggap darurat maupun pasca bencana”. Tegasnya.

Menurut Jokowi apa yang ditakuti oleh dunia saat ini bukan lagi pandemi, bukan lagi perang, tetapi yang lebih mengerikan adalah perubahan iklim, yang menyebabkan frekuensi bencana alam dunia naik drastis.

Sementara itu, Hairan usai mengatakan bahwa Presiden mengintruksikan terkait bencana alam agar Pemerintah Daerah dapat menyiapkan anggaran, selain itu juga diperlukan segala upaya mulai dari pencegahan sebelum suatu bencana terjadi sampai dengan penanganan pasca bencana terjadi.

BACA JUGA  Bupati Menyambut Baik Audiensi Pembangunan Konektivitas Kabupaten Tanjab Barat dan Inhil

“Bencana yang terjadi berulang-ulang dapat kita antisipasi agar dampak bencana tidak terlalu besar. Sehingga tidak terlalu berdampak kepada masyarakat yang terkena bencana,” Ucapnya.

Disisi lain, kata Wabup Presiden juga  instruksikan agar bantuan bencana secepatnya di distribusikan kepada korban yang tertimpa bencana sehingga tidak terjadi penumpukan.

“Dilihat dari segi bencana dalam geografi, saya harapkan BPBD mampu memasukkan risiko bencana dalam perencanaan pembangunan dan Investasi.” Ungkapnya.*

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjabbar H.Hairan S.H hadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana ( Rakornas PB ) Tahun 2023 di Arena Jakarta Internasional Expo Kemayoran Hall 1 dan Hall 2, Jakarta Utara. Kamis (2/3/23).

Rakornas dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta dihadiri Panglima TNI, Kapolri, Menteri Kemaritiman, Menteri PUPR, Menteri PMK, Kepala BNPB, Gubenur Seindonesia, Kapolda, Dandrem, Bupati/Walikota Seindonesia, Kapolres, Dandim dan Kalaksa BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Presiden R.I Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini Indonesia menempati tiga teratas negara paling rawan bencana, yang mana frekuensi bencana alam di indonesia meningkat 81 %. Pada 2010 ada 1945 bencana di indonesia, sedangkan pada 2022 jumlahnya menjadi 3.544 bencana.

“Saya memerintahkan semua lembaga terkait tetap siaga dan waspada dalam hal tahap pra- bencana, tahap tanggap darurat maupun pasca bencana”. Tegasnya.

Menurut Jokowi apa yang ditakuti oleh dunia saat ini bukan lagi pandemi, bukan lagi perang, tetapi yang lebih mengerikan adalah perubahan iklim, yang menyebabkan frekuensi bencana alam dunia naik drastis.

Sementara itu, Hairan usai mengatakan bahwa Presiden mengintruksikan terkait bencana alam agar Pemerintah Daerah dapat menyiapkan anggaran, selain itu juga diperlukan segala upaya mulai dari pencegahan sebelum suatu bencana terjadi sampai dengan penanganan pasca bencana terjadi.

“Bencana yang terjadi berulang-ulang dapat kita antisipasi agar dampak bencana tidak terlalu besar. Sehingga tidak terlalu berdampak kepada masyarakat yang terkena bencana,” Ucapnya.

Disisi lain, kata Wabup Presiden juga  instruksikan agar bantuan bencana secepatnya di distribusikan kepada korban yang tertimpa bencana sehingga tidak terjadi penumpukan.

“Dilihat dari segi bencana dalam geografi, saya harapkan BPBD mampu memasukkan risiko bencana dalam perencanaan pembangunan dan Investasi.” Ungkapnya.*

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ketua TP PKK dan Tim Supervisi Kabupaten Gelar Evaluasi 10 P2 rogram Pokok PKK Desa Pematang Tembesu

Pemerintahan

Kunker Kecamatan Tebing Tinggi, Bupati Tanjab Barat Resmikan Wisata Cafe Alas Desa Delima

Pemerintahan

Tutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup 2026, Wabup Katamso Berharap Pembinaan Bibit Atlet Berkelanjutan 

Pemerintahan

Wakapolres Dampingi Bupati Tanjabbar Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Jalan Ketapang

Batanghari

Bupati Tanjabbar Hadiri Rapat Paripurna HUT Ke-76 Kabupaten Batanghari

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Pimpin Upacara Gabungan Peringati Hari Otonomi Daerah XXVII dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023

Pemerintahan

Lantik Puluhan Kades Bupati Anwar Sadat Ingatkan Ini

Pemerintahan

Terima Kunjungan Bank Syariah Indonesia, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Hal Ini