Syarif Fasha dan Pemkab Tanjabbar Perkuat Kolaborasi Penanganan Sampah, Target Keluar dari Status Pengawasan KLH

- Penulis Berita

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR,TJ  – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama Anggota Komisi XII DPR RI Syarif Fasha, SE., ME. menggelar sosialisasi dan pembinaan terkait penanganan sampah sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengatasi persoalan persampahan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Syarif Fasha menegaskan bahwa persoalan sampah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan tantangan besar yang harus diselesaikan secara bersama-sama. Menurutnya, daerah ini masih menjadi salah satu kabupaten yang berada dalam pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup sehingga diperlukan langkah nyata agar status tersebut dapat ditingkatkan menjadi tahap pembinaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ini menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat bagi Bupati karena harus menyelesaikan persoalan yang merupakan akumulasi dari kebijakan-kebijakan sebelumnya. Jangan sampai tahun depan Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih berada pada tahap pengawasan. Harapannya sudah masuk ke tahap pembinaan,” ujar Syarif Fasha.

 

Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam membenahi sektor persampahan. Namun, menurutnya, penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

 

BACA JUGA  Dinilai Punya Visi Misi Jelas Membangun Tanjabbar, Purnawirawan Polri Ini Nyatakan Dukungan ke UAS - Katamso

“Pengelolaan sampah merupakan urusan bersama. Komunitas, organisasi, hingga masyarakat harus ikut berperan. Edukasi kepada masyarakat menjadi penting agar sampah dapat dikurangi minimal 30 persen sejak dari sumbernya,” katanya.

 

Dalam sosialisasi tersebut turut hadir penyuluh lingkungan dan penyuluh persampahan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

 

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan apresiasi kepada Syarif Fasha atas dukungan yang diberikan dalam mendorong penyelesaian persoalan sampah di daerah.

 

Menurut Bupati, persoalan sampah merupakan tantangan yang kompleks karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari budaya masyarakat, kondisi geografis hingga luas wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

“Pemerintah daerah terus berupaya melakukan pembenahan. Hampir setiap minggu kami melakukan evaluasi dan penataan pengelolaan sampah. Alhamdulillah saat ini proses pengawasan dari Kementerian Lingkungan Hidup terus berjalan dengan baik dan kami berharap tahun depan sudah masuk dalam tahap pembinaan,” ujarnya.

 

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Tanjung Jabung Barat telah mengoperasikan mesin pemilah sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Lubuk Terentang. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan proses pemilahan sampah sebelum dilakukan pengolahan lebih lanjut.

BACA JUGA  Bupati Ucapkan Terima Kasih Kepada Agit Atlit Panahan Difabel Tanjab Barat

 

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana menggandeng koperasi, kelompok tani maupun kelompok masyarakat untuk mengelola residu sampah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomi dan mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA.

 

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mulai memilah dan mengolah sampah dari rumah masing-masing sehingga hanya sisa sampah yang tidak dapat dimanfaatkan lagi yang dibawa ke tempat pembuangan akhir.

 

Dalam kegiatan itu turut hadir mahasiswa, komunitas peduli lingkungan, serta pengelola TPS 3R yang diharapkan dapat semakin mengoptimalkan perannya dalam mendukung pengurangan sampah di tingkat masyarakat.

 

Berdasarkan data pemerintah daerah, volume sampah yang berhasil diangkut setiap hari saat ini mencapai sekitar 100 ton. Namun angka tersebut diperkirakan masih lebih besar mengingat masih adanya keterbatasan armada pengangkut, personel, serta anggaran yang dimiliki pemerintah daerah.

 

Meski demikian, Pemkab Tanjung Jabung Barat menegaskan akan terus mengoptimalkan seluruh potensi yang tersedia agar pengelolaan sampah semakin baik dan target keluar dari status pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup dapat segera terwujud.(*)

Berita Terkait

Peternak Broiler Muaro Jambi Menjerit, Biaya Produksi Tak Sebanding Harga Jual
Jual Beras SPHP di Atas HET, Mitra Bulog Kuala Tungkal Terancam Diblacklist
Mardan Hasibuan Pimpin IBCA-MMA Tanjabbar 2026–2030, Pembinaan Atlet Muda Jadi Prioritas
Bulog Kuala Tungkal Perketat Pengawasan Penjualan Beras SPHP, Mitra Diminta Patuhi Aturan
Anwar Sadat Luncurkan SIPENA, Urusan Kepegawaian ASN Tanjabbar Kini Berbasis Digital
Desa Teluk Kulbi Masuk Calon Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Jambi 2026
Kebakaran di Tanjabbar Naik 74 Persen, 54 Kejadian Tercatat hingga Oktober 2026
Anwar Sadat Soroti Kabel Semrawut di Kuala Tungkal, Provider Internet Diminta Berbenah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:29

HKG PKK Ke-54, Anwar Sadat Dorong Kader Perkuat Pemberdayaan Keluarga di Tanjabbar

Rabu, 4 November 2026 - 20:30

Anwar Sadat Dampingi Al Haris Tinjau Samsat Tanjabbar, Keringanan Pajak Jadi Sorotan

Senin, 2 November 2026 - 15:36

Tanjabbar Siap Jadi Tuan Rumah Silaturahmi Nasional Perkopian, Kopi Lokal Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi

Senin, 2 November 2026 - 11:42

Lelang Tiga Jabatan Eselon II Tanjabbar Segera Bergulir, Katamso Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Minggu, 1 November 2026 - 14:18

Bukan Sekadar Tilawah, Anwar Sadat Dorong Pengamalan Al-Qur’an dalam Kehidupan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:27

Anwar Sadat Dorong Mahasiswa PTDI-STTD Hasilkan Kajian Transportasi Berbasis Data

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:56

2027 Jadi Ujian PPPK Paruh Waktu Tanjabbar, Predikat “Baik” Jadi Syarat Mutlak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:06

Karhutla dan Kabut Asap Belum Reda, Anwar Sadat Ajak Jamaah Bermunajat

Berita Terbaru