mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Jurnalis Salurkan 500 Masker dan Vitamin untuk Warga Kuala Tungkal, Peduli Dampak Kabut Asap Karhutla Ketua DPRD Tanjabbar Apresiasi Langkah Pemkab Perkuat Penanganan Karhutla 1.249 Titik Api Mengancam Tanjabbar, Pemkab Perkuat Komando Penanganan Karhutla 37 Perusahaan Diundang, Hanya 13 Hadir! Pemkab Tanjabbar Soroti Minimnya Kepedulian Korporasi Tangani Karhutla APBD 2027 Mulai Dibahas, DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar

Home / Pendidikan

Minggu, 22 Mei 2022 - 21:04 WIB

Disdikbud Tanjab Barat Akan Rekrutmen Guru P3K

TANJABBARAT – Banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun terlebih dibidang guru pendidikan mengakibatkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat kekurangan tenaga pendidik, saat ini pemkab masih memperdayakan guru honorer.

Sementara itu, untuk perekrutan guru dari P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) Pemkab Tanjab Barat masih terkendala dengan APBD yang cukup besar yakni sekitar 125 miliar. Hal itu diungkapkan oleh Dahlan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanjab Barat.

Menurut Dahlan, perekrutan guru P3K akan tetap dilakukan namun disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang tersedia. Setidaknya ada sekitar 2025 guru yang ada di Tanjab Barat dan terdapat 1856 guru yang berstatus ASN sudah memasuki masa pensiun.

BACA JUGA  Bupati UAS Tinjau Pembangunan Infrastruktur Jalan di Sejumlah Titik

“Itu kita kekurangan guru di Tanjab Barat ini sekitar 1856 orang, nah untuk gaji mereka saja diperkirakan sekitar 38 miliar, belum lagi TPP, maka dihitung-hitung mendekati 125 miliar kebutuhan anggaran untuk P3K ini, kalau semua kita akomodir pasti daerah tidak akan sanggup dengan DAU kita yang ada saat ini dak bisa kita buat program yang lain.” Ungkapnya. Minggu, (22/05/22).

Ia menyebutkan salah satu penyebab kurangnya tenaga pendidik di Kabupaten Tanjab Barat selain banyak guru ASN pensiun, hal itu juga tidak dibukanya formasi CPNS dari tenaga pendidikan.

BACA JUGA  SMPN 2 Kuala Tungkal Lolos Sebagai Peserta KSN MTK Nasional

“Karena kemarin tidak dibukanya penerimaan CPNS guru di Tanjab Barat mengakibatkan kita kekurangan tenaga pendidik, makanya untuk menutupi itu kita perdayakan guru honorer dan persiapan perekrutan P3K disesuikan dengan anggaran daerah kita.” Sebut Dahlan.

Disisi lain, Plt Disdikbud Tanjab Barat telah memperkirakan untuk penerimaan P3K di Tanjab Barat hanya mampu membuka 150 formasi, menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

“Saya sudah bicarakan hal itu ke pak Bupati jika kita ingin menerima tenaga P3K ini dan kita memang betul-betul seleksi ya paling paling hanya mampu sekitar 150 guru yang akan kita buka.” Pungkasnya (*#)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Hampir 4 Bulan Guru Honorer SD dan SMP Tidak Terima Gaji,Ini Penjelasan Kadis Dikbud Tanjab Barat

Pendidikan

Bupati Anwar Sadat bersama Bunda PAUD Hadiri Gebyar Puncak Hari Anak Nasional ke-40

Pendidikan

Tanjab Barat Masih Kekurangan Guru Pengajar

Pendidikan

Jadwal Libur Ramadhan 2022 di Tanjab Barat untuk SD dan SMP

Pendidikan

SMPN 2 Kuala Tungkal Lolos Sebagai Peserta KSN MTK Nasional

Pendidikan

Ke Provinsi Jambi Kemendikbudristek Akan Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Pelajar

Pendidikan

Gelar Aksi Demonstrasi Pelajar SMKN 1 Tanjab Barat Protes Sejumlah Kebijakan

Pendidikan

Pergelaran Teater Tonggak ‘Lesung Luci’ Menjadi Penutup Temu Teater Jambi 2022