mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Wabup Katamso Buka Training Center Kafilah MTQ Tanjab Barat, Targetkan Prestasi Terbaik di MTQ Provinsi Jambi Disdik Tanjabbar Verifikasi Data Anak Putus Sekolah, Program JAMBUL Jemput Kembali Anak ke Bangku Pendidikan Pelimpahan Informasi Persyaratan BPHTB Tuai Penolakan, Bapenda Tegaskan Harga Pasar Bukan Syarat Mutlak Program Seragam Sekolah Gratis Segera Bergulir, Disdik Tanjabbar Jamin Tepat Sasaran Pelimpahan Informasi Persyaratan BPHTB ke Kecamatan Tuai Penolakan, Aparat Desa dan Kelurahan Merasa Dibebani

Home / Kesehatan

Sabtu, 30 Juli 2022 - 20:33 WIB

Memasuki Pertengahan 2022 Kasus DBD Cenderung Meningkat

Tanjab Barat – Tingginya curah hujan beberapa waktu terakhir patut diwaspadai akan munculnya penyakit Demam Berdarah (DBD) yang mulai mengalami peningkatan, terutama di Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya kota Kuala Tungkal sebagai wilayah yang memiliki banyak genangan air.

Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanjab Barat menghimbau masyarakat untuk wasapda penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini. Sebab dibanding tahun lalu kasus DPD ditahun ini mengalami peningkatan.

Hal itu disampaikan oleh, Ermadayanti, Kasi Pengendalian Pemberantasan Penyakit Menular, Dinkes Tanjab Barat, bahwa antisipasi penyakit DBD merupakan fokus dinas kesehatan. Menurutnya dimusim penghujan saat ini menjadi sasaran berkembangbiaknya jentik nyamuk aedes aegypti.

BACA JUGA  Dinkes Tanjab Barat Menerima Vaksin Kedua Sebanyak 3000 Dosis

“Dari januari 2022 hingga juli ini sudah tercatat 30 kasus atau suspek, mulai dari januari 4 kasus, februari 10 kasus, maret menurun 1 kasus, april 4 kasus, dibulan mei 2 dan juni 2, untuk bulan juli ini sudah terdapat 7 kasus kemungkinan akan meningkat lagi.” Kata Erma.

Ia menyebut, kebanyakan kasus DBD ditemui di Kecamatan Tungkal Ilir, khususnya kota Kualatungkal. Dijelaskan nya jika dibanding tahun 2021 lalu dibulan yang sama kasus DBD cenderung menurun untuk itu ia meminta masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

BACA JUGA  Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Pemkab Tanjabbar Luncurkan Program ILP

“Memang kebanyakan penderita DBD warga Kualatungkal, kita himbau untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan menjaga tempat penyimpanan air atau sering kita sebut 3M memantau, menguras dan mengubur. Apabila memang ada gejala yang dirasakan, segera melapor kepada puskesmas terdekat agar dapat ditindaklanjuti.” Pungkasnya.(*#)

Tanjab Barat – Tingginya curah hujan beberapa waktu terakhir patut diwaspadai akan munculnya penyakit Demam Berdarah (DBD) yang mulai mengalami peningkatan, terutama di Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya kota Kuala Tungkal sebagai wilayah yang memiliki banyak genangan air.

Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanjab Barat menghimbau masyarakat untuk wasapda penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini. Sebab dibanding tahun lalu kasus DPD ditahun ini mengalami peningkatan.

Hal itu disampaikan oleh, Ermadayanti, Kasi Pengendalian Pemberantasan Penyakit Menular, Dinkes Tanjab Barat, bahwa antisipasi penyakit DBD merupakan fokus dinas kesehatan. Menurutnya dimusim penghujan saat ini menjadi sasaran berkembangbiaknya jentik nyamuk aedes aegypti.

“Dari januari 2022 hingga juli ini sudah tercatat 30 kasus atau suspek, mulai dari januari 4 kasus, februari 10 kasus, maret menurun 1 kasus, april 4 kasus, dibulan mei 2 dan juni 2, untuk bulan juli ini sudah terdapat 7 kasus kemungkinan akan meningkat lagi.” Kata Erma.

Ia menyebut, kebanyakan kasus DBD ditemui di Kecamatan Tungkal Ilir, khususnya kota Kualatungkal. Dijelaskan nya jika dibanding tahun 2021 lalu dibulan yang sama kasus DBD cenderung menurun untuk itu ia meminta masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

“Memang kebanyakan penderita DBD warga Kualatungkal, kita himbau untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan menjaga tempat penyimpanan air atau sering kita sebut 3M memantau, menguras dan mengubur. Apabila memang ada gejala yang dirasakan, segera melapor kepada puskesmas terdekat agar dapat ditindaklanjuti.” Pungkasnya.(*#)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pelatihan Tracker Covid 19 Aplikasi Silacak

Kesehatan

Sambut Perhelatan MTQ Ke-50,Pemkab Tanjab Barat Vaksinasi Anak 12 Tahun Keatas

Kesehatan

Pemkab Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Untuk Ibu Hamil

Kesehatan

Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Vaksin di Kantor Kecamatan Betara.

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Gratis Untuk Anak 12 Tahun dan Ibu Hamil

Kesehatan

Tanjab Barat Tidak Memiliki Alat dan Stok Plasma Konvalesen

Kesehatan

RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Akan Buka Pelayanan Radiologi

Kesehatan

Pelaksanaan Vaksinasi di Budi Luhur 500 Orang Tervaksinasi