TANJABBAR, TJ – Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tidak hanya diisi dengan upacara seremonial. Ratusan anggota Gerakan Pramuka bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat turun langsung membersihkan sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum di Kota Kuala Tungkal dalam aksi gotong royong massal yang dipimpin Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Jumat (7/8/26).
Apel bersama yang dipusatkan di Alun-Alun Kuala Tungkal itu menjadi titik awal gerakan bersih-bersih serentak sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai kepramukaan sekaligus upaya membangun kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemkab, Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, para Ketua Kwartir Ranting, pembina, hingga ratusan anggota Pramuka dari golongan Penggalang, Penegak, dan Pandega.
Dalam amanatnya, Anwar Sadat menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus mampu membentuk generasi muda yang berkarakter dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, semangat Pramuka tidak boleh berhenti pada atribut, baris-berbaris, ataupun kegiatan perkemahan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Hari ini adik-adik Pramuka membuktikan bahwa Dasa Darma bukan sekadar dihafal, tetapi diamalkan melalui aksi nyata menjaga lingkungan. Inilah makna sesungguhnya dari pendidikan kepramukaan,” tegasnya.
Bupati menjelaskan, Dasa Darma Pramuka mengajarkan setiap anggotanya untuk mencintai alam, menyayangi sesama, serta memiliki jiwa rela menolong. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengingatkan bahwa budaya gotong royong merupakan warisan bangsa yang telah terbukti menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam pembangunan daerah.
“Kepada generasi muda, tunjukkan bahwa Pramuka Tanjung Jabung Barat adalah garda terdepan yang peduli terhadap lingkungan, tangguh, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah. Ketika pemuda dan pemerintah berjalan bersama, tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan,” ujarnya.
Usai apel, Bupati bersama Wakil Bupati, Forkopimda, dan ratusan anggota Pramuka langsung menyisir sejumlah titik strategis di Kota Kuala Tungkal. Sasaran gotong royong meliputi Jalan Sriwijaya, Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pasar Parit Satu, jalur menuju Water Front City (WFC), Jalan Merdeka, Jalan Asia, hingga kawasan Masjid Raya Kuala Tungkal.
Fokus kegiatan adalah membersihkan sampah, terutama sampah plastik, yang kemudian dikumpulkan ke dalam kantong-kantong sampah sebelum diangkut ke tempat pembuangan akhir.
Anwar Sadat memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Pramuka, pembina, panitia, dan semua pihak yang terlibat. Ia berharap gerakan tersebut menjadi budaya yang terus hidup di tengah masyarakat, bukan hanya dilakukan saat peringatan Hari Pramuka.
Aksi gotong royong massal itu sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama Gerakan Pramuka dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan, memperkuat semangat gotong royong, serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.(*)
TANJABBAR, TJ – Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tidak hanya diisi dengan upacara seremonial. Ratusan anggota Gerakan Pramuka bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat turun langsung membersihkan sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum di Kota Kuala Tungkal dalam aksi gotong royong massal yang dipimpin Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Jumat (7/8/26).
Apel bersama yang dipusatkan di Alun-Alun Kuala Tungkal itu menjadi titik awal gerakan bersih-bersih serentak sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai kepramukaan sekaligus upaya membangun kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemkab, Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, para Ketua Kwartir Ranting, pembina, hingga ratusan anggota Pramuka dari golongan Penggalang, Penegak, dan Pandega.
Dalam amanatnya, Anwar Sadat menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus mampu membentuk generasi muda yang berkarakter dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, semangat Pramuka tidak boleh berhenti pada atribut, baris-berbaris, ataupun kegiatan perkemahan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Hari ini adik-adik Pramuka membuktikan bahwa Dasa Darma bukan sekadar dihafal, tetapi diamalkan melalui aksi nyata menjaga lingkungan. Inilah makna sesungguhnya dari pendidikan kepramukaan,” tegasnya.
Bupati menjelaskan, Dasa Darma Pramuka mengajarkan setiap anggotanya untuk mencintai alam, menyayangi sesama, serta memiliki jiwa rela menolong. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengingatkan bahwa budaya gotong royong merupakan warisan bangsa yang telah terbukti menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam pembangunan daerah.
“Kepada generasi muda, tunjukkan bahwa Pramuka Tanjung Jabung Barat adalah garda terdepan yang peduli terhadap lingkungan, tangguh, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah. Ketika pemuda dan pemerintah berjalan bersama, tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan,” ujarnya.
Usai apel, Bupati bersama Wakil Bupati, Forkopimda, dan ratusan anggota Pramuka langsung menyisir sejumlah titik strategis di Kota Kuala Tungkal. Sasaran gotong royong meliputi Jalan Sriwijaya, Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pasar Parit Satu, jalur menuju Water Front City (WFC), Jalan Merdeka, Jalan Asia, hingga kawasan Masjid Raya Kuala Tungkal.
Fokus kegiatan adalah membersihkan sampah, terutama sampah plastik, yang kemudian dikumpulkan ke dalam kantong-kantong sampah sebelum diangkut ke tempat pembuangan akhir.
Anwar Sadat memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Pramuka, pembina, panitia, dan semua pihak yang terlibat. Ia berharap gerakan tersebut menjadi budaya yang terus hidup di tengah masyarakat, bukan hanya dilakukan saat peringatan Hari Pramuka.
Aksi gotong royong massal itu sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama Gerakan Pramuka dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan, memperkuat semangat gotong royong, serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.(*)









