mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
APBD 2027 Mulai Dibahas, DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Udara Sangat Tidak Sehat, Dinas Pendidikan Tanjabbar Alihkan Sekolah ke Daring Hamdani Dorong Sinergi Pajak Kendaraan, DPRD Tanjabbar Kawal Keringanan untuk Masyarakat Surya Kurniawan Raih Predikat Kompeten UKW Jenjang Madya, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Jurnalistik Safari Jumat di Dusun Mudo, Anwar Sadat Tegaskan Jalan Jadi Prioritas dan Karhutla Tak Boleh Diabaikan

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 12:17 WIB

Kebutuhan BBM Jenis Solar Terpenuhi, Nelayan Kuala Tungkal Mulai Melaut

Tanjab Barat – Keluhan nelayan terjawab sudah. BBM solar bersubsidi sudah tersedia di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Kuala Tungkal.

Padahal sebelumnya kalangan nelayan beberapa waktu lalu sempat mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) berjenis solar. Hingga nelayan di Kuala Tungkal tidak bisa melaut.

Namun saat ini tampak nelayan mulai berbondong-bondong melakukan pengisian BBM berjenis solar.

Humas SPBN Kuala Tungkal, Anas, mengakui sepekan terakhir stok solar bersubsidi di SBPN Kuala Tungkal mengalami kekosongan hal itu terpaksa ditutup selama lebih kurang satu minggu.

BACA JUGA  Hadiri Penyambutan Anwar Sadat - Katamso, Ketua DPRD Tanjabbar Nyatakan Dukung Penuh Kepemimpinan Baru

“Alhamdulillah kemarin sudah masuk dan hari ini sudah kita salurkan kepada terutama nelayan dan kemudian pengecer yang berada di Kuala Tungkal atau pun Kecamatan lain seperti Betara, Kuala Betara yang juga melakukan pengisian disini,”ungkap Anas. Jumat, (22/10/21).

Iapun menerangkan bahwa jumlah solar yang masuk di SPBN Kualatungkal sebanyak 32 kilo liter (KL) atau sekitar 32.000 liter, dikatakan nya pasokan Solar subsidi ini diterimanya lebih banyak dari biasanya. Disebabkan oleh kelangkaan yang terjadi beberapa waktu lalu.

BACA JUGA  Bawaslu Tanjab Barat Minta Masyarakat Lapor Jika Ada Nama di Catut Parpol Atau Cek Link Disini

“Kita terima dari pertamina untuk saat ini sebanyak 32 KL, karena kemarin ada gejolak kan. Kalau biasanya kita terima rata rata 16 KL,”sebutnya.

“Gejolak yang terjadi kemarin sejak bulan 9 lalu, dan puncak nya di bulan 10 ini. Alhamdulillah sudah terpenuhi berkat adanya keterlibatan Ketua HNSI, Bang Icol (red. Faisal Riza Anggota DPRD Provinsi Jambi) menyampaikan ke pak gubernur dan ditindaklanjuti ke pertanina,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Suasana Haru, Ratusan Keluarga Sambut Kedatangan 136 Jamaah Haji Tanjab Barat

Tanjab Barat

Disnaker Tanjab Barat Mencatat Dari 140 Perusahaan Separuh Diisi Tenaga Kerja Lokal

Tanjab Barat

Kejari Tanjab Barat Lakukan Kegiatan Jaksa Masuk Kampung Nelayan

Pemerintahan

HAORNAS ke-42 dan HUT KORMI ke-25 di Tanjabbar Berlangsung Meriah

Peristiwa

Pimpret Media di Tanjabbar, Seret Akun Medsos dan FB tjb ke Polres Dengan Dalih ITE dan UU Pers

Pilkada

Kadis Kominfo Kerinci Yuldi Ajak Ciptakan Pilkada Damai, Sejuk dan Bermartabat

Tanjab Barat

Komunitas Peduli Nelayan Tradisional, Minta Gubernur Jambi Terpilih Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Pilkada

Manfaat Pembangunan Sangat di Rasakan, Masyarakat Parit 4 Darat Bulatkan Dukungan ke UAS Katamso