mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Mushola SMKN 1 Tanjabbar, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa Wabup Katamso Dorong Pengembangan Bisnis Mangrove Berkelanjutan untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Jadikan Pangkal Babu Living Laboratory, Wabup Katamso Sambut Program Penguatan Ekonomi Berbasis Manggrove  Wabup Katamso Ajak Pemuda Jadi Motor Pembangunan Daerah Lewat Podcast Youth Center Tanjabbar Raih WTP Ke-8 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Kesehatan

Kamis, 24 Juni 2021 - 16:44 WIB

Tanjab Barat Kehabisan Stok Vaksin, Andi Pada: Sudah di Ajukan 3000 Vaksin

Tanjab Barat – Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat harus terhenti. Sebab, Wilayah Tanjab Barat saat ini kehabisan stok vaksin Covid-19.

Tentu saja hal ini bertolak belakang dengan usaha dan upaya Satgas Covid-19 Tanjab Barat dalam percepatan vaksinasi kesejumlah sasaran penerima vaksinasi di masyarakat.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjab Barat, Andi Pada bahwa untuk stok vaksin saat ini sudah kosong. Namun demikian dikatakan Andi Pada bahwa Kabupaten Tanjab Barat sudah mendapatkan alokasi untuk vaksin.

“Vaksin kita sudah habis, jadi memang sudah habis dan sudah kita ajukan sekitar 3 ribuan. Jadi sekarang nunggu vaksin datang. Jadi jumlah itu sudah di bagi dari Jakarta, dan kita sudah dapat surat dari Kementerian alokasi kita sebanyak itu,”ucapnya.

BACA JUGA  Dinkes Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Gratis Untuk Anak 12 Tahun dan Ibu Hamil

Disebutkannya bahwa pihaknya berupaya untuk menyelesaikan target vaksinasi terhadap lansia dan pelayan publik. Ini di harapkan dapat di lakukan dengan maksimal dengan ketersedian vaksin yang ada.

“Sampai dengan Juni kita berupaya menyelesaikan sasaran vaksinasi untuk lansia dan pelayanan publik. Kita upayakan dua ini selesai sampai Juni,” ujarnya.

BACA JUGA  Dinkes Tanjab Barat Menerima Vaksin Kedua Sebanyak 3000 Dosis

Sementara itu disinggung soal apakah ada covid 19 varian baru. Andi Pada menyampaikan sampai dengan saat ini disebutkan belum ada indikasi adanya pasien dengan gejala Covid varian baru. Meskipun demikian, Andi tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes.

“Intinya adalah masker dan penerapan prokes di mana pun. Karena ini adalah satu upaya nyata yang bisa di lakukan setiap orang, namun ini sulit di lakukan orang. Makanya kita himbau untuk tetap patuhi prokes,”tukasnya.

Tanjab Barat – Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat harus terhenti. Sebab, Wilayah Tanjab Barat saat ini kehabisan stok vaksin Covid-19.

Tentu saja hal ini bertolak belakang dengan usaha dan upaya Satgas Covid-19 Tanjab Barat dalam percepatan vaksinasi kesejumlah sasaran penerima vaksinasi di masyarakat.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjab Barat, Andi Pada bahwa untuk stok vaksin saat ini sudah kosong. Namun demikian dikatakan Andi Pada bahwa Kabupaten Tanjab Barat sudah mendapatkan alokasi untuk vaksin.

“Vaksin kita sudah habis, jadi memang sudah habis dan sudah kita ajukan sekitar 3 ribuan. Jadi sekarang nunggu vaksin datang. Jadi jumlah itu sudah di bagi dari Jakarta, dan kita sudah dapat surat dari Kementerian alokasi kita sebanyak itu,”ucapnya.

Disebutkannya bahwa pihaknya berupaya untuk menyelesaikan target vaksinasi terhadap lansia dan pelayan publik. Ini di harapkan dapat di lakukan dengan maksimal dengan ketersedian vaksin yang ada.

“Sampai dengan Juni kita berupaya menyelesaikan sasaran vaksinasi untuk lansia dan pelayanan publik. Kita upayakan dua ini selesai sampai Juni,” ujarnya.

Sementara itu disinggung soal apakah ada covid 19 varian baru. Andi Pada menyampaikan sampai dengan saat ini disebutkan belum ada indikasi adanya pasien dengan gejala Covid varian baru. Meskipun demikian, Andi tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes.

“Intinya adalah masker dan penerapan prokes di mana pun. Karena ini adalah satu upaya nyata yang bisa di lakukan setiap orang, namun ini sulit di lakukan orang. Makanya kita himbau untuk tetap patuhi prokes,”tukasnya.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

HKN Tahun 2024, Dinkes Tanjabbar Luncurkan Program ILP

Kesehatan

IGD RSUD KH Daud Arif dan Puskesmas Pijoan Baru Tutup,Ini Kata Jubir Covid 19 Tanjab Barat

Kesehatan

Ketua TP PKK Tanjab Barat Tinjau Vaksinasi Covid-19 di PKM Sukorejo

Kesehatan

Memasuki Pertengahan 2022 Kasus DBD Cenderung Meningkat

Kesehatan

Pasien Terlambat Operasi di Jambi, Keluarga Pasien Minta Bupati Evaluasi Kinerja Pejabat RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Kesehatan

Pemkab Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Untuk Ibu Hamil

Kesehatan

Pelayanan Publik, Dinkes Tanjab Barat Laksanakan Sosialisasi dan Advokasi 

Kesehatan

Proses Sterilisasi dan Tracking IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien