mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Sungai Nibung Tampil Memukau di Verifikasi Lomba Kelurahan Provinsi Jambi, Wabup Katamso Tampilkan Capaian dan Komitmen Pembangunan Hari Asyura Penuh Berkah, Anwar Sadat dan Hj. Fadhilah Santuni Anak Yatim, Tebar Kepedulian dan Doa untuk Tanjabbar Anwar Sadat Perkuat Program JAMBUL, Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Tanjabbar Putus Sekolah Bazar Pasar Malam HUT ke-4 PKL-UM Tanjabbar Sukses Digelar, Serap Tenaga Kerja Lokal dan Berjalan Kondusif Lantik 30 Pejabat, Bupati Anwar Sadat Tekankan Integritas, Kerja Tim dan Pelayanan Publik yang Responsif

Home / Polri

Rabu, 21 Juli 2021 - 22:31 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Kapolsek Tebing Tinggi Rakor Bersama Distrik VI PT WKS

Tanjab Barat – Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Windy TK.S.H. didampingi Anggota Polsek melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Distrik VI PT. WKS terkait Pengecekan Peralatan Karhutla karena memasuki musim kemarau. Rabu, (21/07/21) di ruang Regu Pengendalian Kebakaran (RPK) Distrik VI PT. WKS.

Kapolsek Tebing Tinggi Iptu Windy TK, S.H. didampingi oleh Ps. Kanit Intelkam Aipda Rustoyo, menyampaikan berdasarkan pematauan dari Layar Fire Danger Racing System (FDR) saat ini seluruh lahan HTI Distrik VI PT. WKS berwarna kuning dengan kategori rawan karhutlah dan ada sebagian wilayah sekitara camp distrik VI berwarna merah, dengan kategori sangat rawan karhutlah, dikarenakan didaerah tersebut ± 8 hari tidak turun hujan.

“Karena cuaca sudah memasuki musim kemarau, kita cek kesiapan mulai dari embung air, peralatan dan satgas peduli api karena di Kecamatan Tebing Tinggi selain lahan mineral juga terdapat lahan gambut yang rawan terbakar” ucap Kapolsek.

BACA JUGA  Puluhan Pjs Kades di Tanjab Barat Kembalikan Uang ke Kas Desa 

Sementara itu kata Kapolsek untuk hasil kegiatan rapat tersebut untuk lahan HTI Distrik VI PT. WKS ada beberapa wilayah yang masuk Kecamatan Tebing Tinggi seperti Sei. Baung, Kelagian Baru, Rantau Panjang Desa Kelagian yang merupakan lokasi lahan gambut yang rawan terjadinya Karhutla.

“Karena saat ini telah memasuki musim kemarau maka Distrik VI PT. WKS telah mengaktifkan pos pantau yang ada di Dusun Rantau Panjang Desa Kelagian dan dibuat regu piket dari Masyarakat Peduli Api (MPA) dari desa sekitar sebanyak 4 orang setiap hari. Dengan telah distandby kan peralatan Mini Stacker, nozel dan selang 5 gulung, dalam rangka penanganan awal apabila terjadi Karhutla,”jelas Windy.

Lanjutnya, setelah dilaksanakan pengecekan diroom station dan terdapat beberapa peralatan seperti layar pantau CCTV untuk memantau titik apa dengan jangkauan radius ± 5 KM,layar Fire Danger Racing System (FDR) untuk memonitor tingkat kerawanan karhutlah Biru, Hijau, Kuning dan Merah.

BACA JUGA  Kapolres Tanjab Barat Tinjau Kesiapan Pos pengamanan dan Pos pelayanan Jelang Idul Fitri 1443 H

Tambahnya, ada layar Fire Report Online System (FROS) untuk mendeteksi Hostspot dan penginfutan data kebakaran langsung dimonitor Manajemen Jakarta.

“Ada layar windy.com untuk mengukur prediksi cuaca per jam/hari dan layar Vantage Bulletin untuk mengukur kecepakatan angin dan memonitor suhu,” bebernya.

Selain itu Windy menyebutkan, bahwa dilaksanakan pengecekan perlengkapan peralatan pananganan karhutlah digudang RPK, untuk peralatan yang tersedia telah memenuhi kebutuhan apabila terjadi karhutlah di wilayah HTI dan lahan masyarakat sekitar Distrik VI PT. WKS.

“Marilah kita bahu-membahu mempersiapkan segala kemungkinan dan semoga tahun ini dapat diantisipasi serta tidak terjadi Karhutla,” tukas Kapolsek.

Turut mendampingi Kapolsek,Kanit Propam Bripka Subani dan BKTM Kelagian Aipda Nicolas Tampubolon.

Sedangkan dari pihak distrik VI PT. WKS dihadiri oleh Humas Distrik VI PT. WKS Mukhlis,Staf RVC Arpani, Februari Gulo, Saifuddin dan Tim IT RPK, Dedi Mizwar beserta staf.

Tanjab Barat – Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Windy TK.S.H. didampingi Anggota Polsek melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Distrik VI PT. WKS terkait Pengecekan Peralatan Karhutla karena memasuki musim kemarau. Rabu, (21/07/21) di ruang Regu Pengendalian Kebakaran (RPK) Distrik VI PT. WKS.

Kapolsek Tebing Tinggi Iptu Windy TK, S.H. didampingi oleh Ps. Kanit Intelkam Aipda Rustoyo, menyampaikan berdasarkan pematauan dari Layar Fire Danger Racing System (FDR) saat ini seluruh lahan HTI Distrik VI PT. WKS berwarna kuning dengan kategori rawan karhutlah dan ada sebagian wilayah sekitara camp distrik VI berwarna merah, dengan kategori sangat rawan karhutlah, dikarenakan didaerah tersebut ± 8 hari tidak turun hujan.

“Karena cuaca sudah memasuki musim kemarau, kita cek kesiapan mulai dari embung air, peralatan dan satgas peduli api karena di Kecamatan Tebing Tinggi selain lahan mineral juga terdapat lahan gambut yang rawan terbakar” ucap Kapolsek.

Sementara itu kata Kapolsek untuk hasil kegiatan rapat tersebut untuk lahan HTI Distrik VI PT. WKS ada beberapa wilayah yang masuk Kecamatan Tebing Tinggi seperti Sei. Baung, Kelagian Baru, Rantau Panjang Desa Kelagian yang merupakan lokasi lahan gambut yang rawan terjadinya Karhutla.

“Karena saat ini telah memasuki musim kemarau maka Distrik VI PT. WKS telah mengaktifkan pos pantau yang ada di Dusun Rantau Panjang Desa Kelagian dan dibuat regu piket dari Masyarakat Peduli Api (MPA) dari desa sekitar sebanyak 4 orang setiap hari. Dengan telah distandby kan peralatan Mini Stacker, nozel dan selang 5 gulung, dalam rangka penanganan awal apabila terjadi Karhutla,”jelas Windy.

Lanjutnya, setelah dilaksanakan pengecekan diroom station dan terdapat beberapa peralatan seperti layar pantau CCTV untuk memantau titik apa dengan jangkauan radius ± 5 KM,layar Fire Danger Racing System (FDR) untuk memonitor tingkat kerawanan karhutlah Biru, Hijau, Kuning dan Merah.

Tambahnya, ada layar Fire Report Online System (FROS) untuk mendeteksi Hostspot dan penginfutan data kebakaran langsung dimonitor Manajemen Jakarta.

“Ada layar windy.com untuk mengukur prediksi cuaca per jam/hari dan layar Vantage Bulletin untuk mengukur kecepakatan angin dan memonitor suhu,” bebernya.

Selain itu Windy menyebutkan, bahwa dilaksanakan pengecekan perlengkapan peralatan pananganan karhutlah digudang RPK, untuk peralatan yang tersedia telah memenuhi kebutuhan apabila terjadi karhutlah di wilayah HTI dan lahan masyarakat sekitar Distrik VI PT. WKS.

“Marilah kita bahu-membahu mempersiapkan segala kemungkinan dan semoga tahun ini dapat diantisipasi serta tidak terjadi Karhutla,” tukas Kapolsek.

Turut mendampingi Kapolsek,Kanit Propam Bripka Subani dan BKTM Kelagian Aipda Nicolas Tampubolon.

Sedangkan dari pihak distrik VI PT. WKS dihadiri oleh Humas Distrik VI PT. WKS Mukhlis,Staf RVC Arpani, Februari Gulo, Saifuddin dan Tim IT RPK, Dedi Mizwar beserta staf.

Share :

Baca Juga

Polri

Kapolres Tanjab Barat Tinjau Pelaksanaan Vaksin Ibu Hamil

Polri

Wakapolres Tanjab Barat Tinjau Arus Balik di Pelabuhan LASDP dan Kawasan Wisata WFC

Polri

Satlantas Polresta Jambi Catat Ratusan Data Tilang ETLE 

Polri

Kasus Narkoba Mengalami Peningkatan Selama 2021

Polri

Jelang Idul Fitri 1442 H, Polres Tanjab Barat Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021

Polri

Wakapolres Pimpin Upacara dan Syukuran HUT Bhayangkara ke 75 di Mapolres Tanjab Barat

Polri

Polres Tanjab Barat Selesaikan 6 Kasus Tindak Pidana Khusus Selama 2021

Polri

Pesta Rakyat Bhayangkara dari Masyarakat untuk Polri di Tanjab Barat Berlangsung Meriah, AKBP Agung Basuki: Terima Kasih Atas Kado Istimewa Ini