mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Tegaskan Larangan Bakar Lahan, Pelaku Karhutla Terancam Tindakan Tegas Asap Pembakaran Tempurung Kelapa Kian Meresahkan, Bupati Anwar Sadat Dorong Pengusaha Gunakan Drum Inovasi Ramah Lingkungan Bupati Anwar Sadat Luncurkan Program “Gas Kan Saja”, Sunat Gratis untuk Anak Tanjabbar Sepanjang Tahun Kabar Baik untuk Daerah, DPR RI dan Pemerintah Longgarkan Batas Belanja Pegawai di Atas 30 Persen pada 2027 Serengkuh Dayung 2026 Resmi Dimulai, Bupati Anwar Sadat Hadirkan Puluhan Layanan Gratis untuk Masyarakat Tanjabbar

Home / Polri

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 17:04 WIB

Pedang Pora Iringi Pelepasan AKBP Guntur Saputro

Tanjab Barat – Pedang Pora mengiringi Suasana haru proses pelepasan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Istri dari Polres Tanjab Barat.

Kapolres yang menjabat lebih kurang selam 20 bulan tersebut harus meninggalkan keluarga besar Polres Tanjab Barat, setelah ia dimutasi menjadi Kapolres Muaro Bungo.

Upacara pelepasan dengan tradisi pedangpora dilaksanakan Sabtu (14/08/21) pukul 14.00 WIB usai rangkaian penyambutan AKBP Muharman Arta sebagai Kapolres Tanjab Barat yang baru.

Selama menjabat Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas namun humanis, murah senyum dan sangat peduli terhadap personelnya.

BACA JUGA  Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional

Hal itu menunjukkan tidak ada sekat antara komandan dengan anak buah selama kepemimpinannya.

Terlebih kedekatannya pada masyarakat di masa Pandemi Covid-19 saat ini. Sangat dirasakan kehilangan sosok kapolres merakyat.

Saat berpamitan kepada seluruh personel Polres Tanjab Barat terlihat tak sedikit dari mereka yang matanya berkaca-kaca.

Beberapa dari mereka tampak meneteskan air mata seakan tak merelakan pemimpinnya meninggalkannya.

“Selamat bertugas di tempat yang baru semoga Bapak diberikan kesuksesan selalu,” ucapa personil berikan doa melepas AKBP Guntur Saputro dan Istri yang juga Polwa.

BACA JUGA  Kapolres Tanjab Barat Cek Ketersediaan dan HET Obat Obatan di RSUD dan Sejumlah Apotek

Suasana haru dan sedih juga dirasakan oleh AKBP Guntur Saputro dan istri yang juga seorang Polwan lantaran harus meninggalkan keluarga besar Polres Tanjab Barat yang sudah ia anggap sebagai keluarga sendiri.

“Saya merasa terharu sampai tak terasa saya meneteskan air mata, ini perasaan antara sedih yang harus berpisah dengan keluarga besar Polres Tanjab Barat,” ucap Guntur.

“Terima kasih, jaga kekompakan, tetap semangat,” ucap Guntur menyalami anggota berpamitan.(Mr)

Tanjab Barat – Pedang Pora mengiringi Suasana haru proses pelepasan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Istri dari Polres Tanjab Barat.

Kapolres yang menjabat lebih kurang selam 20 bulan tersebut harus meninggalkan keluarga besar Polres Tanjab Barat, setelah ia dimutasi menjadi Kapolres Muaro Bungo.

Upacara pelepasan dengan tradisi pedangpora dilaksanakan Sabtu (14/08/21) pukul 14.00 WIB usai rangkaian penyambutan AKBP Muharman Arta sebagai Kapolres Tanjab Barat yang baru.

Selama menjabat Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas namun humanis, murah senyum dan sangat peduli terhadap personelnya.

Hal itu menunjukkan tidak ada sekat antara komandan dengan anak buah selama kepemimpinannya.

Terlebih kedekatannya pada masyarakat di masa Pandemi Covid-19 saat ini. Sangat dirasakan kehilangan sosok kapolres merakyat.

Saat berpamitan kepada seluruh personel Polres Tanjab Barat terlihat tak sedikit dari mereka yang matanya berkaca-kaca.

Beberapa dari mereka tampak meneteskan air mata seakan tak merelakan pemimpinnya meninggalkannya.

“Selamat bertugas di tempat yang baru semoga Bapak diberikan kesuksesan selalu,” ucapa personil berikan doa melepas AKBP Guntur Saputro dan Istri yang juga Polwa.

Suasana haru dan sedih juga dirasakan oleh AKBP Guntur Saputro dan istri yang juga seorang Polwan lantaran harus meninggalkan keluarga besar Polres Tanjab Barat yang sudah ia anggap sebagai keluarga sendiri.

“Saya merasa terharu sampai tak terasa saya meneteskan air mata, ini perasaan antara sedih yang harus berpisah dengan keluarga besar Polres Tanjab Barat,” ucap Guntur.

“Terima kasih, jaga kekompakan, tetap semangat,” ucap Guntur menyalami anggota berpamitan.(Mr)

Share :

Baca Juga

Polri

Kapolres Tanjab Barat Melakukan sistem Antar Jemput Lansia yang Akan di Vaksin

Polri

Polres Tanjabbar Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Kebakaran Tungkal Harapan 

Polri

Polres Tanjab Barat Gelar Vaksinasi di Kantor Lurah Kampung Nelayan

Polri

Polres Tanjab Barat Kirim Satu Tim Vaksinator Ke Kerinci

Polri

Polda Jambi Ungkap 91 Kasus Perjudian Online dan Offline

Polri

Memasuki Musim Kemarau, Kapolsek Tebing Tinggi Rakor Bersama Distrik VI PT WKS

Polri

Kasus Narkoba Mengalami Peningkatan Selama 2021

Polri

Polres Tanjab Barat Gelar Vaksin Merdeka di Ponpes Al Baqiyatush Shalihat