mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal Tingkatkan SDM Hingga Zakat, Bupati Anwar Sadat Tekankan Hal Ini ke PetroChina

Home / Polri

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 17:04 WIB

Pedang Pora Iringi Pelepasan AKBP Guntur Saputro

Tanjab Barat – Pedang Pora mengiringi Suasana haru proses pelepasan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Istri dari Polres Tanjab Barat.

Kapolres yang menjabat lebih kurang selam 20 bulan tersebut harus meninggalkan keluarga besar Polres Tanjab Barat, setelah ia dimutasi menjadi Kapolres Muaro Bungo.

Upacara pelepasan dengan tradisi pedangpora dilaksanakan Sabtu (14/08/21) pukul 14.00 WIB usai rangkaian penyambutan AKBP Muharman Arta sebagai Kapolres Tanjab Barat yang baru.

Selama menjabat Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas namun humanis, murah senyum dan sangat peduli terhadap personelnya.

BACA JUGA  Bupati Hadiri Sekaligus Tutup Turnamen Sepakbola Pematang Lumut Cup

Hal itu menunjukkan tidak ada sekat antara komandan dengan anak buah selama kepemimpinannya.

Terlebih kedekatannya pada masyarakat di masa Pandemi Covid-19 saat ini. Sangat dirasakan kehilangan sosok kapolres merakyat.

Saat berpamitan kepada seluruh personel Polres Tanjab Barat terlihat tak sedikit dari mereka yang matanya berkaca-kaca.

Beberapa dari mereka tampak meneteskan air mata seakan tak merelakan pemimpinnya meninggalkannya.

“Selamat bertugas di tempat yang baru semoga Bapak diberikan kesuksesan selalu,” ucapa personil berikan doa melepas AKBP Guntur Saputro dan Istri yang juga Polwa.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Tinjau Ikon Wisata Jembatan Rawa Karindangan Pematang Buluh

Suasana haru dan sedih juga dirasakan oleh AKBP Guntur Saputro dan istri yang juga seorang Polwan lantaran harus meninggalkan keluarga besar Polres Tanjab Barat yang sudah ia anggap sebagai keluarga sendiri.

“Saya merasa terharu sampai tak terasa saya meneteskan air mata, ini perasaan antara sedih yang harus berpisah dengan keluarga besar Polres Tanjab Barat,” ucap Guntur.

“Terima kasih, jaga kekompakan, tetap semangat,” ucap Guntur menyalami anggota berpamitan.(Mr)

Tanjab Barat – Pedang Pora mengiringi Suasana haru proses pelepasan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Istri dari Polres Tanjab Barat.

Kapolres yang menjabat lebih kurang selam 20 bulan tersebut harus meninggalkan keluarga besar Polres Tanjab Barat, setelah ia dimutasi menjadi Kapolres Muaro Bungo.

Upacara pelepasan dengan tradisi pedangpora dilaksanakan Sabtu (14/08/21) pukul 14.00 WIB usai rangkaian penyambutan AKBP Muharman Arta sebagai Kapolres Tanjab Barat yang baru.

Selama menjabat Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas namun humanis, murah senyum dan sangat peduli terhadap personelnya.

Hal itu menunjukkan tidak ada sekat antara komandan dengan anak buah selama kepemimpinannya.

Terlebih kedekatannya pada masyarakat di masa Pandemi Covid-19 saat ini. Sangat dirasakan kehilangan sosok kapolres merakyat.

Saat berpamitan kepada seluruh personel Polres Tanjab Barat terlihat tak sedikit dari mereka yang matanya berkaca-kaca.

Beberapa dari mereka tampak meneteskan air mata seakan tak merelakan pemimpinnya meninggalkannya.

“Selamat bertugas di tempat yang baru semoga Bapak diberikan kesuksesan selalu,” ucapa personil berikan doa melepas AKBP Guntur Saputro dan Istri yang juga Polwa.

Suasana haru dan sedih juga dirasakan oleh AKBP Guntur Saputro dan istri yang juga seorang Polwan lantaran harus meninggalkan keluarga besar Polres Tanjab Barat yang sudah ia anggap sebagai keluarga sendiri.

“Saya merasa terharu sampai tak terasa saya meneteskan air mata, ini perasaan antara sedih yang harus berpisah dengan keluarga besar Polres Tanjab Barat,” ucap Guntur.

“Terima kasih, jaga kekompakan, tetap semangat,” ucap Guntur menyalami anggota berpamitan.(Mr)

Share :

Baca Juga

Polri

Polres Tanjab Barat Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Polri

Kasus Pembuangan Bayi, Polres Tanjab Barat Telusuri Sejumlah Tempat

Polri

Polres Tanjab Barat Selesaikan 6 Kasus Tindak Pidana Khusus Selama 2021

Polri

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab Wakapolres dan 2 Kasat

Polri

Satlantas Polresta Jambi Catat Ratusan Data Tilang ETLE 

Polri

Polres Tanjab Barat Luncurkan Program Pelampung Polri Untuk Masyarakat di Pelosok

Polri

Perayaan Hari Bayangkara Ke 75 Polres Tanjab Barat Gelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Polri

Akselerasi Vakisansi Polres Bungo Datangi Cafe dan Tongkrongan Muda Mudi