mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Kuala Tungkal Dikepung Kabut Asap, Warga Keluhkan Udara Menyengat dan Gangguan Pernapasan Lontar Fair 2026 Resmi Dibuka, Wabup Katamso Soroti Peran Industri Dorong Ekonomi Tanjabbar Sederhana tapi Bermakna, Tradisi Makan Bersama Warnai HUT RI ke-81 di Desa Senaung Warga RT 06 dan RT 07 Desa Senaung Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Puluhan Perlombaan Bupati Anwar Sadat Tinjau Langsung Karhutla di Bram Itam, Minta Warga Waspadai Titik Api

Home / Kesehatan

Selasa, 27 Juli 2021 - 10:37 WIB

Proses Sterilisasi dan Tracking IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien

Tanjab Barat – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (27/7/2021) sekitar pukul 08.00 WIB tidak menerima pasien baru hingga waktu yang belum di tentukan.

Hal ini seperti tertuang dalam surat edaran (SE) nomor 445/787/RSUD/2021 yang di tandatangani Direktur RSUD KH Daud Arif, dr. H. Elfry Syahril, MARS tertanggal 26 juli 2021.

Dalam SE itu dikeluarkan sehubungan dengan akan dilaksanakannya Sterilisasi dan proses tracking Tenaga Kesehatan di IGD RSUD yang berdampak terhadap pelaksanaan pelayanan pasien, maka dengan ini beberapa ketentuan sebagai berikut:

  1. Selama berlangsungnya proses sterilisasi dan tracking, maka pelayanan pasien di RuUang IGD RSUD KH. Daud Arif Kab. Tanjab Barat tidak menerima pasien baru terhitung tanggal 27 Juli 2021 Pukul 08.00 WIB sampai selesai.
  1. Diwajibkan bagi seluruh pegawai tetap menjaga diri secara ketat dan menerapkan protokol Covid 19 antara lain memakasi masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
BACA JUGA  Pasien Terlambat Operasi di Jambi, Keluarga Pasien Minta Bupati Evaluasi Kinerja Pejabat RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Terkait hal itu, Dirut RSUD KH Daud Arif, dr. H. Elfry Syahril, MARS, membenarkan jika surat edaran tersebut akan di berlakukan untuk pelayanan di IGD tiadakan untuk, Selasa (27/07/21) besok tersebut. “Iya,”katanya singkat.

BACA JUGA  Partai Demokrat Tanjabbar Targetkan 100 Kantong Darah di HUT ke- 25, Bantu Penuhi Kebutuhan Pasien 

Elfry menyenutkan  hal itu dilakukan karena terdapat dokter di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal terpapar covid 19.

“Dokter IGD kita ada yg positif antigen,”. sebutnya.

Atas hal itu, maka layanan di tutup karena akan di lakukan tracking kepada nakes yang ada di IGD.

“Akan dilakukan tracking seluruh Nakes di IGD. Sementara proses tracking IGD kita tutup,”ujarnya.

Saat ditanya bagaimana jika ada pasien yang harus masuk IGD. Elfry menegaskan pihaknya saat ini masih koordinasi dengan Dinas Kesehatan.

“Kita masih berkoordinasi dengan dinkes ini.” pungkasnya. (*#)

Tanjab Barat – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (27/7/2021) sekitar pukul 08.00 WIB tidak menerima pasien baru hingga waktu yang belum di tentukan.

Hal ini seperti tertuang dalam surat edaran (SE) nomor 445/787/RSUD/2021 yang di tandatangani Direktur RSUD KH Daud Arif, dr. H. Elfry Syahril, MARS tertanggal 26 juli 2021.

Dalam SE itu dikeluarkan sehubungan dengan akan dilaksanakannya Sterilisasi dan proses tracking Tenaga Kesehatan di IGD RSUD yang berdampak terhadap pelaksanaan pelayanan pasien, maka dengan ini beberapa ketentuan sebagai berikut:

  1. Selama berlangsungnya proses sterilisasi dan tracking, maka pelayanan pasien di RuUang IGD RSUD KH. Daud Arif Kab. Tanjab Barat tidak menerima pasien baru terhitung tanggal 27 Juli 2021 Pukul 08.00 WIB sampai selesai.
  1. Diwajibkan bagi seluruh pegawai tetap menjaga diri secara ketat dan menerapkan protokol Covid 19 antara lain memakasi masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Terkait hal itu, Dirut RSUD KH Daud Arif, dr. H. Elfry Syahril, MARS, membenarkan jika surat edaran tersebut akan di berlakukan untuk pelayanan di IGD tiadakan untuk, Selasa (27/07/21) besok tersebut. “Iya,”katanya singkat.

Elfry menyenutkan  hal itu dilakukan karena terdapat dokter di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal terpapar covid 19.

“Dokter IGD kita ada yg positif antigen,”. sebutnya.

Atas hal itu, maka layanan di tutup karena akan di lakukan tracking kepada nakes yang ada di IGD.

“Akan dilakukan tracking seluruh Nakes di IGD. Sementara proses tracking IGD kita tutup,”ujarnya.

Saat ditanya bagaimana jika ada pasien yang harus masuk IGD. Elfry menegaskan pihaknya saat ini masih koordinasi dengan Dinas Kesehatan.

“Kita masih berkoordinasi dengan dinkes ini.” pungkasnya. (*#)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Kasus DBD Menurun Dratis,Dinkes Tanjab Barat Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan

Kesehatan

Sambut Perhelatan MTQ Ke-50,Pemkab Tanjab Barat Vaksinasi Anak 12 Tahun Keatas

Kesehatan

Saka Bakti Husada HKN Ke-58 Sukses Dilaksanakan

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Gelar Penguatan Tatalaksana Pelayanan Kesehatan PUS Catin 

Kesehatan

Tanjab Barat Kehabisan Stok Vaksin, Andi Pada: Sudah di Ajukan 3000 Vaksin

Kesehatan

Pelaksanaan Vaksinasi di Budi Luhur 500 Orang Tervaksinasi

Kesehatan

Banyak Kasus DBD, Kadinkes Tanjab Barat Anjurkan PSN

Kesehatan

Kasus DBD di Tanjab Barat Tahun 2021 Menurun