mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Kesehatan

Kamis, 27 Mei 2021 - 13:21 WIB

Kasus DBD di Tanjab Barat Tahun 2021 Menurun

Tanjab Barat – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat di tahun 2021 ini,mengalami penurunan di banding tahun sebelumnya.

Hal ini disampaikan oleh Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Tanjab Barat Ermadayanti, S.Km. Selasa (25/05/21).

Ia mengatakan kasus DBD di Tanjab Barat mengalami penurunan yang singnifikan di tahun 2021 ini jika di bandingkan tahun 2020 lalu.

BACA JUGA  Silaturahmi Ke Kesbangpol dan KPU, Ketua DPD Perindo Tanjab Barat Serahkan SK Kepengurusan

“Menurun cukup jauh jika di bandingkan dengan tahun sebelumnya,”ungkapnya.

Menurutnya, penurunan ini terjadi diduga karena pola hidup masyarakat yang sudah mulai membaik terutama kebersihan lingkungan.

“Sepertinya masyarakat kita sudah banyak yang menerapkan 3 M,” ucapnya.

Sementara itu pihaknya telah mencatat di tahun 2021 terhitung Januari 3 kasus, Februari 4, Maret dan April tanpa kasus serta Mei 2 kasus dan dua lagi masih 2 suspek.

BACA JUGA  Tanjab Barat Kehabisan Stok Vaksin, Andi Pada: Sudah di Ajukan 3000 Vaksin

“Di catatan kita januari ke Mei 2021,itu baru ada 9, kita berharap tidak bertambah,”jelasnya.

Sedangkan kata dia, untuk tahun 2020 tercatat, di Januari sudah mencapai 87 kasus, februari 43 kasus, maret 32 kasus, april 11 kasus, mei 8 kasus, Juni 12 kasus, juli 9 kasus, agustus 19 kasus, september 7 kasus oktiber 6 kasus september 3 kasus dan desember 4  kasus.

“Perbandingannya sangat Jauh sekali dengan tahun lalu.”pungkasnya.

Tanjab Barat – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat di tahun 2021 ini,mengalami penurunan di banding tahun sebelumnya.

Hal ini disampaikan oleh Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Tanjab Barat Ermadayanti, S.Km. Selasa (25/05/21).

Ia mengatakan kasus DBD di Tanjab Barat mengalami penurunan yang singnifikan di tahun 2021 ini jika di bandingkan tahun 2020 lalu.

“Menurun cukup jauh jika di bandingkan dengan tahun sebelumnya,”ungkapnya.

Menurutnya, penurunan ini terjadi diduga karena pola hidup masyarakat yang sudah mulai membaik terutama kebersihan lingkungan.

“Sepertinya masyarakat kita sudah banyak yang menerapkan 3 M,” ucapnya.

Sementara itu pihaknya telah mencatat di tahun 2021 terhitung Januari 3 kasus, Februari 4, Maret dan April tanpa kasus serta Mei 2 kasus dan dua lagi masih 2 suspek.

“Di catatan kita januari ke Mei 2021,itu baru ada 9, kita berharap tidak bertambah,”jelasnya.

Sedangkan kata dia, untuk tahun 2020 tercatat, di Januari sudah mencapai 87 kasus, februari 43 kasus, maret 32 kasus, april 11 kasus, mei 8 kasus, Juni 12 kasus, juli 9 kasus, agustus 19 kasus, september 7 kasus oktiber 6 kasus september 3 kasus dan desember 4  kasus.

“Perbandingannya sangat Jauh sekali dengan tahun lalu.”pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Perhari

Kesehatan

Sambut Perhelatan MTQ Ke-50,Pemkab Tanjab Barat Vaksinasi Anak 12 Tahun Keatas

Kesehatan

Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Pemkab Tanjabbar Luncurkan Program ILP

Kesehatan

Kasus DBD Menurun Dratis,Dinkes Tanjab Barat Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Gratis Untuk Anak 12 Tahun dan Ibu Hamil

Kesehatan

RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Akan Buka Pelayanan Radiologi

Kesehatan

Pasien Terlambat Operasi di Jambi, Keluarga Pasien Minta Bupati Evaluasi Kinerja Pejabat RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Kesehatan

Tanjab Barat Tidak Memiliki Alat dan Stok Plasma Konvalesen