mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Disdik Tanjabbar Verifikasi Data Anak Putus Sekolah, Program JAMBUL Jemput Kembali Anak ke Bangku Pendidikan Pelimpahan Informasi Persyaratan BPHTB Tuai Penolakan, Bapenda Tegaskan Harga Pasar Bukan Syarat Mutlak Program Seragam Sekolah Gratis Segera Bergulir, Disdik Tanjabbar Jamin Tepat Sasaran Pelimpahan Informasi Persyaratan BPHTB ke Kecamatan Tuai Penolakan, Aparat Desa dan Kelurahan Merasa Dibebani Sekda Tanjabbar Soroti Sistem Rujukan BPJS, Dorong Perbaikan Layanan Kesehatan hingga Tingkat Puskesmas

Home / Kesehatan

Senin, 1 November 2021 - 18:47 WIB

Kasus DBD Menurun Dratis,Dinkes Tanjab Barat Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan

Tanjab Barat – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi mengalami penurunan signifikan. Jika dibandingkan dengan tahun – tahun sebelumnya, kasus DBD sangat jauh mengalami penurunan hanya 34 kasus dalam 10 Bulan terakhir.

Seperti yang disampaikan Kabid P2P Dinas Kesehtan Tanjab Barat Hj Arida Santi Oren, pihaknya masih melakukan pencegahan dalam 1 (Satu) Wilayah yang terdapat Kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD).

“Belum lama ini kita melaksanakan Fogging dibeberapa RT di Kelurahan Sriwijaya yang terdapat Kasus DBD,” ucap Hj Arida, Senin (01/11/21).

BACA JUGA  Tali Jembatan Gantung Putus, Belasan Anak Terjatuh Ke Sungai

Diakui Hj Arida jika kasus DBD saat ini mengalami penurunan drastis jika dibandingkan dengan tahun – tahun sebelumnya.

“Kalau tahun – tahun sebelumnya kasus DBD mencapai kurang lebih 30 perhari, jika tahun 2021 ini justru sebaliknya 34 kasus hingga Bulan Oktober 2021,” ujarnya.

“Alhamdulillah ditengah kita sedang gencar melaksanakan Vaksinasi mengurangi dampak paparan Covid-19, Kasus DBD di Kuala Tungkal, dan beberapa Kecamatan yang masuk wilayah endemi turun signifikan,” ucap Hj Arida bersyukur.

BACA JUGA  Dinkes Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Gratis Untuk Anak 12 Tahun dan Ibu Hamil

Melihat dari kondisi yang ada Hj Arida tidak lupa mengingatkan, walaupun DBD ini mengalami penurunan, hendaknya Masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan masing – masing untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk pembawa Virus Dengue ini.

“Menjaga kebersihan dengan gotong royong Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah DBD, menjaga kebersihan dan kesehatan untuk mencegah penularan Virus Corona,”tukasnya.

Tanjab Barat – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi mengalami penurunan signifikan. Jika dibandingkan dengan tahun – tahun sebelumnya, kasus DBD sangat jauh mengalami penurunan hanya 34 kasus dalam 10 Bulan terakhir.

Seperti yang disampaikan Kabid P2P Dinas Kesehtan Tanjab Barat Hj Arida Santi Oren, pihaknya masih melakukan pencegahan dalam 1 (Satu) Wilayah yang terdapat Kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD).

“Belum lama ini kita melaksanakan Fogging dibeberapa RT di Kelurahan Sriwijaya yang terdapat Kasus DBD,” ucap Hj Arida, Senin (01/11/21).

Diakui Hj Arida jika kasus DBD saat ini mengalami penurunan drastis jika dibandingkan dengan tahun – tahun sebelumnya.

“Kalau tahun – tahun sebelumnya kasus DBD mencapai kurang lebih 30 perhari, jika tahun 2021 ini justru sebaliknya 34 kasus hingga Bulan Oktober 2021,” ujarnya.

“Alhamdulillah ditengah kita sedang gencar melaksanakan Vaksinasi mengurangi dampak paparan Covid-19, Kasus DBD di Kuala Tungkal, dan beberapa Kecamatan yang masuk wilayah endemi turun signifikan,” ucap Hj Arida bersyukur.

Melihat dari kondisi yang ada Hj Arida tidak lupa mengingatkan, walaupun DBD ini mengalami penurunan, hendaknya Masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan masing – masing untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk pembawa Virus Dengue ini.

“Menjaga kebersihan dengan gotong royong Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah DBD, menjaga kebersihan dan kesehatan untuk mencegah penularan Virus Corona,”tukasnya.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Tanjab Barat Tidak Memiliki Alat dan Stok Plasma Konvalesen

Kesehatan

HKN Tahun 2024, Dinkes Tanjabbar Luncurkan Program ILP

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Gelar Penguatan Tatalaksana Pelayanan Kesehatan PUS Catin 

Kesehatan

Ketua TP PKK Tanjab Barat Tinjau Vaksinasi Covid-19 di PKM Sukorejo

Kesehatan

Kadiskes Tanjabbar Buka SHK Retardasi Mental dan Stunting pada Bayi Baru Lahir

Kesehatan

Saka Bakti Husada HKN Ke-58 Sukses Dilaksanakan

Kesehatan

RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Perhari

Kesehatan

Lakukan Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting,Kadinkes Tanjab Barat Sampaikan Ini