mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Paripurna DPRD Bentuk Pansus Empat Ranperda, Bupati Anwar Sadat Apresiasi Dukungan Fraksi Bupati Anwar Sadat Tegaskan Sinergi Eksekutif-Legislatif dalam Pembahasan Ranperda di Paripurna DPRD Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Mushola SMKN 1 Tanjabbar, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa Wabup Katamso Dorong Pengembangan Bisnis Mangrove Berkelanjutan untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Jadikan Pangkal Babu Living Laboratory, Wabup Katamso Sambut Program Penguatan Ekonomi Berbasis Manggrove 

Home / Berita

Jumat, 2 September 2022 - 08:19 WIB

Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa di Jambi Demo Hingga Bakar Ban di Jalan

JAMBI – Ratusan Mahasiswa dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jambi berdemonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, Kamis (1/9/22).

Mereka mengelar aski di jalan raya Kota Jambi mengklaim diklaim dapat menyengsarakan Masyarakat.

Dalam aksi penolakan mahasiswa sambil bakar ban tepatnya Jalan raya simpang empat lampu merah, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, dalam orasi mahasiswa yang secara bergantian itu, menyuarakan aspirasi demi rakyat atas penolakan kenaikan harga BBM.

Seperti Rian Mahasiswa PMII dalam orasinya mengatakan dalam tuntutannya menolak kenaikan BBM serta menyoroti inflansi di Jambi.

“Pemerintah tidak serius menyikapi persoalan inflasi harga pangan sandang papan,” ujarnya.

BACA JUGA  Kapolda Bersama Gubernur Jambi Sambut Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri

Terpisah, Ketua Cabang PMII Kota Jambi, Ade mengatakan, sebagai Pengurus Cabang PMII Kota Jambi, menanggapi isu nasional dan daerah yang beredar di masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM serta tingginya Inflasi di Provinsi Jambi, menyatakan dengan tegas Bahwa menyanggupi dan harus menyetujui tuntutan PMII Kota Jambi.

“Mendesak DPRD Provinsi Jambi untuk menyuarakan Penolakan terhadap Kenaikan harga BBM Bersubsidi,” tegasnya.

Ade juga menyebutkan, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk membentuk tim satuan khusus untuk menindak lanjuti inflasi dan PMII hadir atas kepentingan rakyat.

Sayangnya dalam aksi tuntutan PMII di DPRD Provinsi Jambi dan Kantor Gubernur Jambi pihak berwenang tidak mengacukan Mahasiswa sehingga PMII kecewa atas dua Pemimpin di Provinsi Jambi.

BACA JUGA  Antisipasi Covid-19,Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Sediakan Fasilitas Video Call Bagi Napi

“PMII sangat kecewa terhadap Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Gubernur Jambi Karena kami hadir tidak dilayani dengan baik dan tidak diindahkan,” cetusnya.

Tidak sampai disitu, Mahasiswa juga sangat kecewa karena saat mahasiswa datang ke Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Jambi hanya dapat penghadangan dari aparat kemanan.

“Kami sampaikan Juga ketidak percayaan kami terhadap keamanan dam PMII Jambi akan dengan gelombang besar jika tuntutan kami tidak direalisasikan,” tandasnya. (Lt)

JAMBI – Ratusan Mahasiswa dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jambi berdemonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, Kamis (1/9/22).

Mereka mengelar aski di jalan raya Kota Jambi mengklaim diklaim dapat menyengsarakan Masyarakat.

Dalam aksi penolakan mahasiswa sambil bakar ban tepatnya Jalan raya simpang empat lampu merah, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, dalam orasi mahasiswa yang secara bergantian itu, menyuarakan aspirasi demi rakyat atas penolakan kenaikan harga BBM.

Seperti Rian Mahasiswa PMII dalam orasinya mengatakan dalam tuntutannya menolak kenaikan BBM serta menyoroti inflansi di Jambi.

“Pemerintah tidak serius menyikapi persoalan inflasi harga pangan sandang papan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Cabang PMII Kota Jambi, Ade mengatakan, sebagai Pengurus Cabang PMII Kota Jambi, menanggapi isu nasional dan daerah yang beredar di masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM serta tingginya Inflasi di Provinsi Jambi, menyatakan dengan tegas Bahwa menyanggupi dan harus menyetujui tuntutan PMII Kota Jambi.

“Mendesak DPRD Provinsi Jambi untuk menyuarakan Penolakan terhadap Kenaikan harga BBM Bersubsidi,” tegasnya.

Ade juga menyebutkan, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk membentuk tim satuan khusus untuk menindak lanjuti inflasi dan PMII hadir atas kepentingan rakyat.

Sayangnya dalam aksi tuntutan PMII di DPRD Provinsi Jambi dan Kantor Gubernur Jambi pihak berwenang tidak mengacukan Mahasiswa sehingga PMII kecewa atas dua Pemimpin di Provinsi Jambi.

“PMII sangat kecewa terhadap Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Gubernur Jambi Karena kami hadir tidak dilayani dengan baik dan tidak diindahkan,” cetusnya.

Tidak sampai disitu, Mahasiswa juga sangat kecewa karena saat mahasiswa datang ke Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Jambi hanya dapat penghadangan dari aparat kemanan.

“Kami sampaikan Juga ketidak percayaan kami terhadap keamanan dam PMII Jambi akan dengan gelombang besar jika tuntutan kami tidak direalisasikan,” tandasnya. (Lt)

Share :

Baca Juga

Berita

Kemenkumham Salurkan Bansos 46.615 Paket Sembako dan Dansos 700 Juta Untuk Masyarakat Terdampak Pandemi.

Berita

Cegah Penyebaran Covid 19, Kapolsek Tebing Tinggi Lakukan Penyemprotan disinfektan

Berita

Polres Tanjab Barat Menggelar Kegiatan Yustisi dan Himbauan Prokes Secara Serentak

Berita

Ruang Isolasi Pasien Positif covid-19 Tanpa Gejala di Balai Adat Penuh

Berita

Sebaran Penyembelihan Hewa Kurban Idul Adha 1442 H di Kuala Tungkal

Berita

Dibalik Safari Jum’at Anwar Sadat

Berita

Antisipasi Covid-19,Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Sediakan Fasilitas Video Call Bagi Napi

Berita

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, AL PATAR Tanjab Barat Berbagi ke Panti Asuhan