mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Anwar Sadat Tinjau Tes Kemampuan Akademi Tahun 2026 Warga Teluk Nilau Terima Sertifikat Tanah Dari Bupati Anwar Sadat  Publik Minta BPK Adil: Jangan Hanya Tajam ke Media, Tumpul ke Proyek Miliaran Paripurna Kedua, Fraksi Fraksi DPRD Tanjabbar Sampaikan Pemandangan Umum di LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 Apel Gabungan, Wabup Katamso Tekankan Kinerja dan Keteladanan ASN

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Kamis, 20 November 2025 - 09:56 WIB

Bupati Anwar Sadat Resmikan Pengembangan Layanan Hemodialisa RSUD K.H. Daud Arif

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, meresmikan pengembangan layanan hemodialisa di RSUD K.H. Daud Arif, Senin (17/11/25).

Acara launching turut dihadiri Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., Wakil Ketua I DPRD, unsur Forkopimda atau yang mewakili, anggota DPRD, Dewan Pengawas RSUD, Direktur RSUD K.H. Daud Arif, pejabat struktural dan fungsional, tenaga medis dan paramedis, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kuala Tungkal, Ketua Pernefri Korwil Sumatera Selatan atau yang mewakili, serta tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya usai acara, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa hadirnya layanan hemodialisa di RSUD K.H. Daud Arif merupakan momentum bersejarah bagi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“ Hari ini merupakan catatan sejarah. RSUD K.H. Daud Arif sejak dulu menjadi rujukan dua kabupaten tetangga. Untuk pertama kalinya, layanan hemodialisa atau cuci darah kini dapat dilakukan di daerah kita sendiri,” ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Pimpin Upacara HUT Pramuka ke-64, Usung Tema Kolaborasi Bangun Ketahanan Bangsa

Bupati menjelaskan bahwa selama ini pasien gagal ginjal harus menjalani cuci darah ke Provinsi Jambi, yang membutuhkan biaya besar serta perjalanan yang melelahkan, terutama bagi masyarakat dari desa-desa terpencil.

“Pengobatan hemodialisa sangat intensif, sementara transportasi menuju Jambi cukup berat. Ini sering dikeluhkan masyarakat, dan kami ikut merasakannya. Karena itu kami berkomitmen agar layanan ini tersedia di RSUD K.H. Daud Arif,” tambahnya.

Anwar Sadat menyampaikan bahwa RSUD K.H. Daud Arif kini telah memiliki mesin hemodialisa untuk pasien noninfeksius maupun infeksius, yang sebelumnya belum dapat ditangani di daerah.

“ Dengan mesin yang telah disiapkan, seluruh pasien—termasuk pasien infeksius—dapat dilayani di sini. Kita juga memiliki dokter konsultan, peralatan mutakhir, serta gedung yang representatif dan terintegrasi,” Jelasnya.

BACA JUGA  Bupati Tanjabbar dan BIN Teken Naskah Perjanjian Hibah Barang Milik Daerah

Bupati menyebutkan bahwa fasilitas yang nyaman akan membantu pasien serta keluarga yang mendampingi selama proses terapi berlangsung.

Bupati menegaskan bahwa pengembangan layanan hemodialisa merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“ Ini bagian dari tanggung jawab kami kepada masyarakat yang selama ini kesulitan mendapat layanan hemodialisa. Semoga layanan ini benar-benar memberi manfaat dan kemudahan bagi masyarakat,” Tutupnya.

Sementara itu, dr. Hasan Basri, perwakilan Pernefri Korwil Sumatera Selatan sekaligus dokter subspesialis ginjal dan hipertensi, menyampaikan bahwa layanan hemodialisa di RSUD K.H. Daud Arif merupakan yang terbaik di Provinsi Jambi. Ia menilai seluruh fasilitas sudah terintegrasi dengan baik sehingga sangat memudahkan pasien. Meski berstatus Rumah Sakit Tipe C, layanan hemodialisanya disebut telah setara level A dan mampu bersaing dengan fasilitas di kota-kota besar.(*)

TANJABBAR, TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, meresmikan pengembangan layanan hemodialisa di RSUD K.H. Daud Arif, Senin (17/11/25).

Acara launching turut dihadiri Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., Wakil Ketua I DPRD, unsur Forkopimda atau yang mewakili, anggota DPRD, Dewan Pengawas RSUD, Direktur RSUD K.H. Daud Arif, pejabat struktural dan fungsional, tenaga medis dan paramedis, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kuala Tungkal, Ketua Pernefri Korwil Sumatera Selatan atau yang mewakili, serta tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya usai acara, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa hadirnya layanan hemodialisa di RSUD K.H. Daud Arif merupakan momentum bersejarah bagi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“ Hari ini merupakan catatan sejarah. RSUD K.H. Daud Arif sejak dulu menjadi rujukan dua kabupaten tetangga. Untuk pertama kalinya, layanan hemodialisa atau cuci darah kini dapat dilakukan di daerah kita sendiri,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa selama ini pasien gagal ginjal harus menjalani cuci darah ke Provinsi Jambi, yang membutuhkan biaya besar serta perjalanan yang melelahkan, terutama bagi masyarakat dari desa-desa terpencil.

“Pengobatan hemodialisa sangat intensif, sementara transportasi menuju Jambi cukup berat. Ini sering dikeluhkan masyarakat, dan kami ikut merasakannya. Karena itu kami berkomitmen agar layanan ini tersedia di RSUD K.H. Daud Arif,” tambahnya.

Anwar Sadat menyampaikan bahwa RSUD K.H. Daud Arif kini telah memiliki mesin hemodialisa untuk pasien noninfeksius maupun infeksius, yang sebelumnya belum dapat ditangani di daerah.

“ Dengan mesin yang telah disiapkan, seluruh pasien—termasuk pasien infeksius—dapat dilayani di sini. Kita juga memiliki dokter konsultan, peralatan mutakhir, serta gedung yang representatif dan terintegrasi,” Jelasnya.

Bupati menyebutkan bahwa fasilitas yang nyaman akan membantu pasien serta keluarga yang mendampingi selama proses terapi berlangsung.

Bupati menegaskan bahwa pengembangan layanan hemodialisa merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“ Ini bagian dari tanggung jawab kami kepada masyarakat yang selama ini kesulitan mendapat layanan hemodialisa. Semoga layanan ini benar-benar memberi manfaat dan kemudahan bagi masyarakat,” Tutupnya.

Sementara itu, dr. Hasan Basri, perwakilan Pernefri Korwil Sumatera Selatan sekaligus dokter subspesialis ginjal dan hipertensi, menyampaikan bahwa layanan hemodialisa di RSUD K.H. Daud Arif merupakan yang terbaik di Provinsi Jambi. Ia menilai seluruh fasilitas sudah terintegrasi dengan baik sehingga sangat memudahkan pasien. Meski berstatus Rumah Sakit Tipe C, layanan hemodialisanya disebut telah setara level A dan mampu bersaing dengan fasilitas di kota-kota besar.(*)

Share :

Baca Juga

Pilkada

KH Hasan Basri : Jangan Ada yang Berkhianat

Pemerintahan

Tanggapi Laporan Masyarakat,Wabup Cross Chek ke Lokasi TPA

DPRD

PAW Anggota DPRD Tanjabbar Masa Jabatan 2024-2029 di Ambil Sumpah Janji di Paripurna

Tanjab Barat

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal Peringati HBI Ke-72 Secara Virtual

Pemerintahan

Pjs Bupati Tanjabbar Hadiri LDK Angkatan Ke-2 Tahun 2024

DPRD

Paripurna Ke Empat, Penyampaian Laporan Banggar dan Keputusan DPRD Serta Pendapat Akhir Bupati Atas Keputusan Terhadap Raperda

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Tinjau Balai Adat di Kecamatan Merlung

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Pengukuhan Dewan Pimpinan MUI