mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Anwar Sadat Perkuat Program JAMBUL, Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Tanjabbar Putus Sekolah Bazar Pasar Malam HUT ke-4 PKL-UM Tanjabbar Sukses Digelar, Serap Tenaga Kerja Lokal dan Berjalan Kondusif Lantik 30 Pejabat, Bupati Anwar Sadat Tekankan Integritas, Kerja Tim dan Pelayanan Publik yang Responsif Tinjau Madrasah di Adi Purwa, Anwar Sadat Soroti Kondisi Bangunan yang Masih Memprihatinkan Anwar Sadat Tinjau Peningkatan Jalan Jalur 2 Merlung, Minta Warga Jaga Infrastruktur yang Dibangun

Home / Berita

Minggu, 9 Mei 2021 - 15:30 WIB

Festival Bedug Gema Membumi Polres Tanjab Barat, 10 Peserta Masuk Grand Final

Tanjab Barat – Arakan sahur merupakan salah satu tradisi budaya turun temurun yang ada Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang digelar setiap menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Namun, akibat merebaknya virus Corona membuat tradisi arakan sahur, selama dua tahun ini mulai di tiadakan.

Untuk tetap menjaga kearifan lokal tetap terlaksana dan menghindari kerumunan dimasa Pandemi Covid-19 serta tetap disiplin prokes. Polres Tanjab Barat punya cara tersendiri dalam mengemas arakan sahur di masa pandemi. Yaitu dengan menggelar festival bedug Gema Membumi (Gerakan Menyemarakkan Ramadhan Membangunkan Sahur dan Bersilaturahmi) secara virtual dibulan Ramadhan 1442 H / 2021 M.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro S.IK MH, bahwa digelarnya festival arakan sahur ini. Polres Tanjab Barat ingin mewadahi aspirasi dan menjaga tradisi budaya Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang pada pergelaran bulan ramadhan di luar pandemi menggelar festival arakan sahur.

“Karena ini pandemi tidak secara terbuka, secara offline juga kita gelar online. Mudah-mudahan ini terwadahi aspirasinya dan juga kreatifitasnya tetap terjaga dan yang paling penting tradisinya juga tetap terjaga,”ucap Kapolres. Sabtu (08/05/21) malam di gedung aula Kantor Bupati Tanjab Barat.

BACA JUGA  Perayaan Hari Bayangkara Ke 75 Polres Tanjab Barat Gelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Tapi yang paling utama dan penting lagi kata Kapolres, menemukan sikap dan semangat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Berlomba menebarkan kebaikan di bulan suci ramadhan ini,itu yang terpenting, “ujarnya.

Selain itu Kapolres AKBP Guntur Saputro mengatakan yang mengikuti lomba festival bedug sahur virtual sebanyak 42 peserta.

“34 peserta dari kelompok RT mikro dan 8 dari Instasi yang ada di Kabupaten Tanjab Barat,”jelas Kapolres.

Dari 42 peserta festival bedug Gema Membumi, kata Kapolres yang lolos memasuki grand final ada 10 peserta.

“Masuk babak grand final lomba festival bedug ada 10 peserta,” sebutnya.

Iapun berharap kepada seluruh peserta dengan festival bedug ini sebagai tanda kekompakan dalam melestarikan budaya dan kompak dalam mencegah virus covid 19 di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

BACA JUGA  Pembangunan Pekerjaan Proyek Setapak Beton Dinas Perkim Diduga di Kerjakan Asal Jadi

“Festival bedug sahur pertanda semangat kebangkitan dan kebersamaan Warga Tanjab Barat melawan dan mencegah virus Corona serta pukulan bedug menjadi tanda kemenangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat jelang hari raya Idhul Fitri,” tukasnya.

Adapun 10 peserta yang lolos masuk Grand Final Festival Bedug Polres Tanjab Barat diantaranya :

  • Remaja Masjid Agung.
  • Remaja Masjid Al Falah.
  • Remaja Masjid Al- Insan.
  • Remaja Masjid Darusallam.
  • Remaja Masjid Nurul Iman.
  • Remaja Masjid Ar Rahmah.
  • RT 02 Pemuda Kalimantan.
  • RT 13 Dan RT 15 Kel.Patunas.
  • RT 06 Barito Kel. Sungai Nibung.
  • RT 17 Kel. Tungkal II.

Acara grand final festival bedug Gema Membumi Polres Tanjab Barat secara virtual dihadiri oleh Bupati Tanjab Barat Drs H Anwar Sadat, M. Ag, Ketua DPRD Tanjab Barat H Abdullah, SE, Dandim 0419/ Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, Kapolres Tanjab Barat, Waka Polres Tanjab Barat,  Wakil Ketua Pengadilan Agama dan Dewan Juri Festival Bedug serta tamu undangan lainnya.

Tanjab Barat – Arakan sahur merupakan salah satu tradisi budaya turun temurun yang ada Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang digelar setiap menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Namun, akibat merebaknya virus Corona membuat tradisi arakan sahur, selama dua tahun ini mulai di tiadakan.

Untuk tetap menjaga kearifan lokal tetap terlaksana dan menghindari kerumunan dimasa Pandemi Covid-19 serta tetap disiplin prokes. Polres Tanjab Barat punya cara tersendiri dalam mengemas arakan sahur di masa pandemi. Yaitu dengan menggelar festival bedug Gema Membumi (Gerakan Menyemarakkan Ramadhan Membangunkan Sahur dan Bersilaturahmi) secara virtual dibulan Ramadhan 1442 H / 2021 M.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro S.IK MH, bahwa digelarnya festival arakan sahur ini. Polres Tanjab Barat ingin mewadahi aspirasi dan menjaga tradisi budaya Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang pada pergelaran bulan ramadhan di luar pandemi menggelar festival arakan sahur.

“Karena ini pandemi tidak secara terbuka, secara offline juga kita gelar online. Mudah-mudahan ini terwadahi aspirasinya dan juga kreatifitasnya tetap terjaga dan yang paling penting tradisinya juga tetap terjaga,”ucap Kapolres. Sabtu (08/05/21) malam di gedung aula Kantor Bupati Tanjab Barat.

Tapi yang paling utama dan penting lagi kata Kapolres, menemukan sikap dan semangat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Berlomba menebarkan kebaikan di bulan suci ramadhan ini,itu yang terpenting, “ujarnya.

Selain itu Kapolres AKBP Guntur Saputro mengatakan yang mengikuti lomba festival bedug sahur virtual sebanyak 42 peserta.

“34 peserta dari kelompok RT mikro dan 8 dari Instasi yang ada di Kabupaten Tanjab Barat,”jelas Kapolres.

Dari 42 peserta festival bedug Gema Membumi, kata Kapolres yang lolos memasuki grand final ada 10 peserta.

“Masuk babak grand final lomba festival bedug ada 10 peserta,” sebutnya.

Iapun berharap kepada seluruh peserta dengan festival bedug ini sebagai tanda kekompakan dalam melestarikan budaya dan kompak dalam mencegah virus covid 19 di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Festival bedug sahur pertanda semangat kebangkitan dan kebersamaan Warga Tanjab Barat melawan dan mencegah virus Corona serta pukulan bedug menjadi tanda kemenangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat jelang hari raya Idhul Fitri,” tukasnya.

Adapun 10 peserta yang lolos masuk Grand Final Festival Bedug Polres Tanjab Barat diantaranya :

  • Remaja Masjid Agung.
  • Remaja Masjid Al Falah.
  • Remaja Masjid Al- Insan.
  • Remaja Masjid Darusallam.
  • Remaja Masjid Nurul Iman.
  • Remaja Masjid Ar Rahmah.
  • RT 02 Pemuda Kalimantan.
  • RT 13 Dan RT 15 Kel.Patunas.
  • RT 06 Barito Kel. Sungai Nibung.
  • RT 17 Kel. Tungkal II.

Acara grand final festival bedug Gema Membumi Polres Tanjab Barat secara virtual dihadiri oleh Bupati Tanjab Barat Drs H Anwar Sadat, M. Ag, Ketua DPRD Tanjab Barat H Abdullah, SE, Dandim 0419/ Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, Kapolres Tanjab Barat, Waka Polres Tanjab Barat,  Wakil Ketua Pengadilan Agama dan Dewan Juri Festival Bedug serta tamu undangan lainnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Jelang Idul Fitri, PT LPPPI Bagikan Ribuan Paket Sembako Untuk Masyarakat Tebing Tinggi dan Santunan Anak Yatim

Berita

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, AL PATAR Tanjab Barat Berbagi ke Panti Asuhan

Berita

Reza Pahlevi: Tidak Ada Intervensi Proses Lelang Terbuka Sesuai Aturan

Berita

Buaya Sering Muncul,Polsek Tungkal Ilir Pasang Baleho Himbauan

Berita

Menkumham RI Berikan Apresiasi dan Penghargaan Kepada Bupati Muaro Jambi

Berita

Rapat Koordinasi Bersama Presiden RI, Tempat Wisata di Tanjab Barat di Tutup

Berita

Isu Konflik Lahan SAD Jambi diangkat oleh Majalah Tempo Lewat Keberhasilan Edi Purwanto

Berita

Jubir Satgas Covid-19 Tanjab Barat Sebut Kasus Masyarakat Terpapar Terus Meningkat