mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2027 Bupati Anwar Sadat Dukung UMKM Ecoprint Kuala Dasal, Potensi Lokal Resam Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas  Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton Panen Raya Melon Kuala Dasal Tembus Pasar Batam dan Jakarta, Bupati Dorong Jadi Model Pertanian Modern Warga Desa Kemuning Kini Bernapas Lega, Pembakaran Tempurung Kelapa Beralih ke Siang Hari Sesuai Aturan Bupati

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Sabtu, 3 Mei 2025 - 12:05 WIB

Hardiknas Tahun 2025, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Amanat Mendikdasmen

TANJABBAR , TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (2/5/25).

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Bupati tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para asisten Setda, Kepala OPD, para kabag, ASN, TKK, Ketua PGRI, para guru, mahasiswa, serta siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang menekankan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan dedikasi dan semangat dalam mewujudkan amanat konstitusi, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa melalui layanan pendidikan yang bermutu dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.

” Di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 disebutkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang bermutu. Sesuai amanat konstitusi, tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili, dan sebab-sebab lain yang menghambat seseorang memperoleh pendidikan,” Ujar Bupati.

Anwar Sadat menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hak asasi dan hak sipil yang melekat pada setiap individu, baik sebagai pribadi maupun sebagai warga negara. Pendidikan merupakan proses membangun kepribadian utama, akhlak mulia, dan peradaban bangsa, serta sarana mobilitas sosial-politik yang mengangkat harkat dan martabat bangsa.

BACA JUGA  Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Meminta Langkah Kongkrit Terkait Luapan Air Sungai di Tiga Kecamata

” Oleh karena itu, sangat tepat ketika Presiden Prabowo menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Sebagaimana tercantum dalam Asta Cita keempat, Presiden berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai agen perubahan menuju Indonesia yang adil dan makmur. Melalui pendidikan, Presiden Prabowo juga berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan,” Ungkapnya.

Dalam amanat tersebut, Presiden juga bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kualitas, kualifikasi, dan kesejahteraan guru. Guru diharapkan dapat berperan sebagai agen pembelajaran dan peradaban, bukan hanya sebagai fasilitator, melainkan juga mentor dan konselor bagi peserta didik.

Sejak Oktober 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengambil langkah konkret dalam membangun layanan pendidikan bermutu. Secara manajerial, dilakukan perbaikan tata kelola, pembinaan, dan kinerja guru. Secara kurikuler, diterapkan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), pemberlakuan Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI).

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dalam rangka pembentukan karakter, Kementerian juga meluncurkan kebijakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu. Selain itu, ada program “Pagi Ceria” yang meliputi senam Anak Indonesia Hebat (SATH), menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama.

BACA JUGA  Gubernur Jambi Dikabarkan Akan Tinjau Korban Kebakaran Di Parit 1 Kuala Tungkal.

Untuk jenjang pendidikan taman kanak-kanak, diluncurkan pula Album Kicau, yang berisi lagu-lagu anak untuk mendukung pendidikan karakter sejak dini.

“ Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, mari kita saling bergandengan tangan, bahu-membahu, dan bergotong royong mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” tutup Bupati.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada guru berprestasi. Di antaranya: Kategori GTK Inovatif : Juara I diraih Cicik Putria Dewi, Guru TK Negeri 3 Tanjung Jabung Barat, yang mendapat hadiah Umrah. Kategori GTK Dedikatif Guru SMP : Juara II diraih Sariaman Si Ringo-Ringo, Guru SMP Negeri 21 Tanjab Barat, dengan hadiah Rp3.000.000. Kategori GTK Dedikatif Guru SD : Juara III diraih Nur Ilmi Widya Ningsih, Guru SD Negeri 53 Tanjab Barat, dengan hadiah Rp2.000.000. Kategori GTK Dedikatif Kepala Sekolah TK : Juara II diraih Vitria, Kepala TK Negeri 3 Tanjab Barat, dengan hadiah Rp3.000.000.(*)

TANJABBAR , TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (2/5/25).

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Bupati tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para asisten Setda, Kepala OPD, para kabag, ASN, TKK, Ketua PGRI, para guru, mahasiswa, serta siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang menekankan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan dedikasi dan semangat dalam mewujudkan amanat konstitusi, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa melalui layanan pendidikan yang bermutu dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.

” Di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 disebutkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang bermutu. Sesuai amanat konstitusi, tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili, dan sebab-sebab lain yang menghambat seseorang memperoleh pendidikan,” Ujar Bupati.

Anwar Sadat menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hak asasi dan hak sipil yang melekat pada setiap individu, baik sebagai pribadi maupun sebagai warga negara. Pendidikan merupakan proses membangun kepribadian utama, akhlak mulia, dan peradaban bangsa, serta sarana mobilitas sosial-politik yang mengangkat harkat dan martabat bangsa.

” Oleh karena itu, sangat tepat ketika Presiden Prabowo menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Sebagaimana tercantum dalam Asta Cita keempat, Presiden berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai agen perubahan menuju Indonesia yang adil dan makmur. Melalui pendidikan, Presiden Prabowo juga berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan,” Ungkapnya.

Dalam amanat tersebut, Presiden juga bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kualitas, kualifikasi, dan kesejahteraan guru. Guru diharapkan dapat berperan sebagai agen pembelajaran dan peradaban, bukan hanya sebagai fasilitator, melainkan juga mentor dan konselor bagi peserta didik.

Sejak Oktober 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengambil langkah konkret dalam membangun layanan pendidikan bermutu. Secara manajerial, dilakukan perbaikan tata kelola, pembinaan, dan kinerja guru. Secara kurikuler, diterapkan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), pemberlakuan Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI).

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dalam rangka pembentukan karakter, Kementerian juga meluncurkan kebijakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu. Selain itu, ada program “Pagi Ceria” yang meliputi senam Anak Indonesia Hebat (SATH), menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama.

Untuk jenjang pendidikan taman kanak-kanak, diluncurkan pula Album Kicau, yang berisi lagu-lagu anak untuk mendukung pendidikan karakter sejak dini.

“ Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, mari kita saling bergandengan tangan, bahu-membahu, dan bergotong royong mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” tutup Bupati.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada guru berprestasi. Di antaranya: Kategori GTK Inovatif : Juara I diraih Cicik Putria Dewi, Guru TK Negeri 3 Tanjung Jabung Barat, yang mendapat hadiah Umrah. Kategori GTK Dedikatif Guru SMP : Juara II diraih Sariaman Si Ringo-Ringo, Guru SMP Negeri 21 Tanjab Barat, dengan hadiah Rp3.000.000. Kategori GTK Dedikatif Guru SD : Juara III diraih Nur Ilmi Widya Ningsih, Guru SD Negeri 53 Tanjab Barat, dengan hadiah Rp2.000.000. Kategori GTK Dedikatif Kepala Sekolah TK : Juara II diraih Vitria, Kepala TK Negeri 3 Tanjab Barat, dengan hadiah Rp3.000.000.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Miris, H-1 Pembuknaan MTQ Ke 50 Nihil Papan Ucapan dari OPD Tuan Rumah

Pemerintahan

Bupati Tinjau Perbaikan Sementara Jalan Hidayat

DPRD

Gelar Paripurna, DPRD Tanjabbar Dengarkan Pidato Perdana Bupati Anwar Sadat

Pemerintahan

Wabup Hairan Hadiri Upacara Peringatan HUT Otonomi Daerah XXVII Tahun 2023 di Makassar

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal

Tanjab Barat

BBM Naik,Harga Tiket Speedboat di Tanjab Barat Mulai Naik

Pemerintahan

Alat Berat di Jembatan Pargom Masih Terparkir, Bupati UAS: Kita Tunggu Realisasi BPJN Jambi 

Tanjab Barat

Pengembalian Temuan BPK Jalan Patunas Kuala Tungkal Tak Kunjung Selesai,Ini Kata Inspektur Inspektorat