mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
SMC Tanjabbar Tegas Tolak Geng Motor dan Balap Liar: Komunitas Motor Harus Jadi Mitra Jaga Kamtibmas Bupati Anwar Sadat Buka Lomba Sauk’an Layangan, Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Tanjabbar Hari Pramuka ke-65, Anwar Sadat Ajak Pramuka Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan Lewat Aksi Nyata Satpol PP Menang Tipis 1-0 atas RSUD Tanjabbar, Amankan Tiga Poin Perdana di OPD Cup 2026 HKM dan Etnis Tionghoa Tutup Pentas Bhineka Kebangsaan, Anwar Sadat: Persatuan Harus Dijaga, Bukan Sekadar Slogan

Home / Pemerintahan

Jumat, 10 Februari 2023 - 21:23 WIB

Percepat Penurunan Kasus Stunting,Ini yang Dilakukan Bupati Tanjab Barat

Tanjab Barat – Sebagai upaya dalam mempercepat penurunan kasus angka stunting, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag lakukan upaya jemput bola dengan memberikan bantuan asupan sehat dan padat gizi kepada anak-anak yang mengalami kekurangan gizi dan dijemput langsung untuk diperiksakan kondisinya di RSUD K.H Daud Arif Kuala Tungkal.

Saat ini, penurunan kasus stunting atau gagal tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi secara kronis, tengah menjadi program prioritas Pemkab Tanjab Barat, berbagai upaya penanganannya terus digenjot Pemkab Tanjab Barat dengan melibatkan berbagai pihak.

Disampaikan Bupati, hari ini, Rabu (8/2), sepuluh anak penderita stunting dari Kelurahan Sungai Nibung dan Kelurahan Tungkal 1 dijemput untuk diperiksakan kondisinya ke  RSUD K.H Daud Arif Kuala Tungkal.

BACA JUGA  Tim Petir Polres Tanjab Barat Amankan Pelaku Curanmor

“Hari ini Pemkab Tanjab Barat lakukan upaya maksimal penurunan angka stunting, salah satu skema yang kita lakukan saat ini ialah dengan menjemput bola, artinya anak – anak stunting kita jemput untuk diperiksakan dengan dokter spesialis anak ataupun spesialis gizi,” katanya.

“Setelah diperiksa, apabila nantinya ada kelainan kepada anak tersebut, maka kita akan konsultasikan kepada dokter, terkait penyakit yang diderita pada si anak.” Tambahnya

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan bahwa skema ini akan terus dilakukan, nantinya setiap hari ada 10 anak stunting yang dijemput guna diperiksakan kepada dokter spesialis serta diberikan asupan padat gizi. Harapannya, jika makanan yang mengandung gizi dikonsumsi setiap hari atau sesering mungkin oleh anak balita dapat mempercepat penurunan kasus stunting pada anak di Tanjab Barat.

BACA JUGA  Akibat Abrasi Lima Rumah Warga Rusak Berat

Pada kesempatan tersebut Bupati meminta kepada Dinas terkait dan pemangku kepentingan lainnya untuk bisa memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pola asuh, pola makan terhadap anak guna percepatan penurunan angka stunting di Tanjab Barat.

“Kita juga akan menggandeng Baznas, jadi sembako yang diberikan itu, contohnya beras. Nah beras itu nantinya akan mengandung zinc.” Ungkap Bupati.

“Semoga upaya yang kami lakukan ini dapat didukung dari semua elemen, sehingga nantinya dapat melahirkan generasi yang berkualitas seperti yang diinginkan Pemerintah.” Pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati pada kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan Kepala OPD terkait.*

Tanjab Barat – Sebagai upaya dalam mempercepat penurunan kasus angka stunting, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag lakukan upaya jemput bola dengan memberikan bantuan asupan sehat dan padat gizi kepada anak-anak yang mengalami kekurangan gizi dan dijemput langsung untuk diperiksakan kondisinya di RSUD K.H Daud Arif Kuala Tungkal.

Saat ini, penurunan kasus stunting atau gagal tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi secara kronis, tengah menjadi program prioritas Pemkab Tanjab Barat, berbagai upaya penanganannya terus digenjot Pemkab Tanjab Barat dengan melibatkan berbagai pihak.

Disampaikan Bupati, hari ini, Rabu (8/2), sepuluh anak penderita stunting dari Kelurahan Sungai Nibung dan Kelurahan Tungkal 1 dijemput untuk diperiksakan kondisinya ke  RSUD K.H Daud Arif Kuala Tungkal.

“Hari ini Pemkab Tanjab Barat lakukan upaya maksimal penurunan angka stunting, salah satu skema yang kita lakukan saat ini ialah dengan menjemput bola, artinya anak – anak stunting kita jemput untuk diperiksakan dengan dokter spesialis anak ataupun spesialis gizi,” katanya.

“Setelah diperiksa, apabila nantinya ada kelainan kepada anak tersebut, maka kita akan konsultasikan kepada dokter, terkait penyakit yang diderita pada si anak.” Tambahnya

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan bahwa skema ini akan terus dilakukan, nantinya setiap hari ada 10 anak stunting yang dijemput guna diperiksakan kepada dokter spesialis serta diberikan asupan padat gizi. Harapannya, jika makanan yang mengandung gizi dikonsumsi setiap hari atau sesering mungkin oleh anak balita dapat mempercepat penurunan kasus stunting pada anak di Tanjab Barat.

Pada kesempatan tersebut Bupati meminta kepada Dinas terkait dan pemangku kepentingan lainnya untuk bisa memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pola asuh, pola makan terhadap anak guna percepatan penurunan angka stunting di Tanjab Barat.

“Kita juga akan menggandeng Baznas, jadi sembako yang diberikan itu, contohnya beras. Nah beras itu nantinya akan mengandung zinc.” Ungkap Bupati.

“Semoga upaya yang kami lakukan ini dapat didukung dari semua elemen, sehingga nantinya dapat melahirkan generasi yang berkualitas seperti yang diinginkan Pemerintah.” Pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati pada kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan Kepala OPD terkait.*

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Sambut Kepulangan Kafilah MTQ ke-51 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2022

Pemerintahan

Festival Arakan Sahur Akan dilaksanakan

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tinjau Persiapan Prokes Sholat Id Sejumlah Masjid

Pemerintahan

Resmikan Klinik dan Pusat Promosi UMKM, Bupati Tanjab Barat: Ini Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah

Pemerintahan

Beredar Akun FB “Hairan Journey” Hairan :Hoax dan Menyesatkan

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Undangan PT Bakti Tani Nusantara

Pemerintahan

Bupati Didampingi Ketua TP PKK Tanjab Barat Serahkan Bantuan Para Lansia

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Buka Rakor Peran Serta Jaksa Pengacara Negara Dalam Pembangunan Daerah