mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Palu Melayang, Meja Dibanting! Rapat APBD-P DPRD Tanjabbar Pecah Bram Itam Waspada Karhutla, Camat Imbau Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Membakar MoU dengan Kejari Tanjabbar, Kades se-Kecamatan Bram Itam Kini Bisa Konsultasi Hukum Gratis Polres Tanjabbar Dalami Dugaan Pengeroyokan Wartawan, Kades Teluk Ketapang Turut Diperiksa Solidaritas Insan Pers Menguat, Aliansi Jurnalis Tanjabbar Desak Pengusutan Dugaan Kekerasan Terhadap Wartawan

Home / Pemerintahan

Jumat, 10 Februari 2023 - 21:23 WIB

Percepat Penurunan Kasus Stunting,Ini yang Dilakukan Bupati Tanjab Barat

Tanjab Barat – Sebagai upaya dalam mempercepat penurunan kasus angka stunting, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag lakukan upaya jemput bola dengan memberikan bantuan asupan sehat dan padat gizi kepada anak-anak yang mengalami kekurangan gizi dan dijemput langsung untuk diperiksakan kondisinya di RSUD K.H Daud Arif Kuala Tungkal.

Saat ini, penurunan kasus stunting atau gagal tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi secara kronis, tengah menjadi program prioritas Pemkab Tanjab Barat, berbagai upaya penanganannya terus digenjot Pemkab Tanjab Barat dengan melibatkan berbagai pihak.

Disampaikan Bupati, hari ini, Rabu (8/2), sepuluh anak penderita stunting dari Kelurahan Sungai Nibung dan Kelurahan Tungkal 1 dijemput untuk diperiksakan kondisinya ke  RSUD K.H Daud Arif Kuala Tungkal.

BACA JUGA  Wabup Hairan Hadiri dan Tutup Kegiatan Pembinaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa

“Hari ini Pemkab Tanjab Barat lakukan upaya maksimal penurunan angka stunting, salah satu skema yang kita lakukan saat ini ialah dengan menjemput bola, artinya anak – anak stunting kita jemput untuk diperiksakan dengan dokter spesialis anak ataupun spesialis gizi,” katanya.

“Setelah diperiksa, apabila nantinya ada kelainan kepada anak tersebut, maka kita akan konsultasikan kepada dokter, terkait penyakit yang diderita pada si anak.” Tambahnya

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan bahwa skema ini akan terus dilakukan, nantinya setiap hari ada 10 anak stunting yang dijemput guna diperiksakan kepada dokter spesialis serta diberikan asupan padat gizi. Harapannya, jika makanan yang mengandung gizi dikonsumsi setiap hari atau sesering mungkin oleh anak balita dapat mempercepat penurunan kasus stunting pada anak di Tanjab Barat.

BACA JUGA  OPD dianggap ' Lalai' Bayar Pajak Kendaraan Dinas

Pada kesempatan tersebut Bupati meminta kepada Dinas terkait dan pemangku kepentingan lainnya untuk bisa memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pola asuh, pola makan terhadap anak guna percepatan penurunan angka stunting di Tanjab Barat.

“Kita juga akan menggandeng Baznas, jadi sembako yang diberikan itu, contohnya beras. Nah beras itu nantinya akan mengandung zinc.” Ungkap Bupati.

“Semoga upaya yang kami lakukan ini dapat didukung dari semua elemen, sehingga nantinya dapat melahirkan generasi yang berkualitas seperti yang diinginkan Pemerintah.” Pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati pada kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan Kepala OPD terkait.*

Tanjab Barat – Sebagai upaya dalam mempercepat penurunan kasus angka stunting, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag lakukan upaya jemput bola dengan memberikan bantuan asupan sehat dan padat gizi kepada anak-anak yang mengalami kekurangan gizi dan dijemput langsung untuk diperiksakan kondisinya di RSUD K.H Daud Arif Kuala Tungkal.

Saat ini, penurunan kasus stunting atau gagal tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi secara kronis, tengah menjadi program prioritas Pemkab Tanjab Barat, berbagai upaya penanganannya terus digenjot Pemkab Tanjab Barat dengan melibatkan berbagai pihak.

Disampaikan Bupati, hari ini, Rabu (8/2), sepuluh anak penderita stunting dari Kelurahan Sungai Nibung dan Kelurahan Tungkal 1 dijemput untuk diperiksakan kondisinya ke  RSUD K.H Daud Arif Kuala Tungkal.

“Hari ini Pemkab Tanjab Barat lakukan upaya maksimal penurunan angka stunting, salah satu skema yang kita lakukan saat ini ialah dengan menjemput bola, artinya anak – anak stunting kita jemput untuk diperiksakan dengan dokter spesialis anak ataupun spesialis gizi,” katanya.

“Setelah diperiksa, apabila nantinya ada kelainan kepada anak tersebut, maka kita akan konsultasikan kepada dokter, terkait penyakit yang diderita pada si anak.” Tambahnya

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan bahwa skema ini akan terus dilakukan, nantinya setiap hari ada 10 anak stunting yang dijemput guna diperiksakan kepada dokter spesialis serta diberikan asupan padat gizi. Harapannya, jika makanan yang mengandung gizi dikonsumsi setiap hari atau sesering mungkin oleh anak balita dapat mempercepat penurunan kasus stunting pada anak di Tanjab Barat.

Pada kesempatan tersebut Bupati meminta kepada Dinas terkait dan pemangku kepentingan lainnya untuk bisa memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pola asuh, pola makan terhadap anak guna percepatan penurunan angka stunting di Tanjab Barat.

“Kita juga akan menggandeng Baznas, jadi sembako yang diberikan itu, contohnya beras. Nah beras itu nantinya akan mengandung zinc.” Ungkap Bupati.

“Semoga upaya yang kami lakukan ini dapat didukung dari semua elemen, sehingga nantinya dapat melahirkan generasi yang berkualitas seperti yang diinginkan Pemerintah.” Pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati pada kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan Kepala OPD terkait.*

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Festival Arakan Sahur Akan dilaksanakan

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Haul ke-12 Syekh Muhammad  Ali Bin  Syekh  Abdul  Wahhab dan Masyaikh

Pemerintahan

Kafilah MTQ Mulai Berdatangan ke Kuala Tungkal

Pemerintahan

Beredar di Medsos Pembangunan Rumah Dinas Bupati Rp 15 M, Kadis PU Tanjabbar: Itu Hoax

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Sambut Safari Ramadan Universitas Jambi ke Tanjabbar 

Pemerintahan

Apel Gabungan, Wabup Katamso Tekankan Kinerja dan Keteladanan ASN

Pemerintahan

Kembangkan Destinasi Wisata Berbasis Lingkungan, Wabup Katamso Sambut Mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan UNJA

Pemerintahan

Pemkab Tanjabbar Proaktif Jaga Ketertiban dan Stabilitas Harga di Awal Ramadan