mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
Anwar Sadat Jenguk Pasien ISPA di Tengah Kabut Asap, Enam Warga Dirawat di RSUD Daud Arif Pascakebakaran di Tungkal Harapan, Anwar Sadat Ingatkan Warga Waspadai Korsleting Listrik Api Mengamuk di Tengah Salat Jumat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Lokasi Kebakaran Fadhilah Sadat Bagikan 3.000 Masker Gratis, Lindungi Warga Tanjabbar dari Kabut Asap Serahkan Perjanjian Kerja 214 Personel, Kasatpol PP Tanjabbar Tekankan Disiplin dan Profesionalitas

Home / Berita

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Palu Melayang, Meja Dibanting! Rapat APBD-P DPRD Tanjabbar Pecah

TANJABBAR, TJ – Pembahasan APBD-P 2026 Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendadak berubah menjadi arena ketegangan. Adu mulut antara unsur pimpinan DPRD dan anggota Komisi III pecah di tengah rapat, Senin (31/8/2026) sore, hingga palu sidang disebut melayang dan meja dibanting.

 

Kericuhan terjadi saat DPRD Tanjung Jabung Barat menggelar rapat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2026 bersama Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) di Ruang Rapat Paripurna.

 

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, suasana rapat mulai memanas ketika terjadi perbedaan pandangan dalam pembahasan anggaran. Perdebatan yang berlangsung di dalam forum kemudian berkembang menjadi adu argumentasi dengan nada tinggi.

 

Ketegangan disebut mencapai puncaknya setelah Wakil Ketua II DPRD Tanjung Jabung Barat, Hasan Basri Harahap, merasa tersinggung atas pernyataan anggota Komisi III DPRD, H. Assek, yang dinilai tidak menghargai pimpinan rapat.

BACA JUGA  Polres Tanjab Barat Menggelar Kegiatan Yustisi dan Himbauan Prokes Secara Serentak

 

Dalam situasi yang semakin panas, Hasan Basri Harahap disebut sempat melempar palu sidang. Palu tersebut dikabarkan hampir mengenai H. Assek.

Belum selesai ketegangan itu, Wakil Ketua I DPRD Tanjung Jabung Barat, H. Syafril Simamora, juga disebut ikut terpancing emosi hingga membanting meja.

 

Sejumlah anggota Komisi III lainnya turut bereaksi. Suasana di Ruang Rapat Paripurna pun semakin tegang dan nyaris berubah menjadi bentrokan fisik.

“Belum terjadi adu jotos, cepat dilerai,” ujar salah seorang sumber di lokasi.

 

Peserta rapat yang hadir kemudian bergerak cepat untuk memisahkan dan meredam pihak-pihak yang terlibat. Keributan akhirnya berhasil dikendalikan sebelum berkembang menjadi perkelahian.

BACA JUGA  Pria Misterius Kini Diamankan Pihak Satpol PP Tanjab Barat

 

Akibat insiden tersebut, jalannya pembahasan APBD-P 2026 sempat terhenti. Rapat diskors selama kurang lebih 30 menit guna menenangkan suasana yang telah terlanjur memanas.

Setelah skorsing berakhir, rapat kembali dilanjutkan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tanjung Jabung Barat.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pimpinan DPRD maupun anggota Komisi III terkait insiden yang mewarnai pembahasan anggaran tersebut.

Kericuhan di tengah agenda APBD-P ini pun menjadi sorotan, sebab forum yang semestinya fokus membahas arah dan penggunaan anggaran daerah justru sempat tersandera oleh ketegangan internal di gedung wakil rakyat. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Sungai Nibung Jadi yang Terbaik, Alfizan Fajri Raih Juara I Kelurahan Berprestasi Tanjabbar

Berita

Mengenal Isbat Wakaf Terpadu di PA Kuala Tungkal

Berita

Al Haris ke Mendikbudristek, Pemprov Komitmen Jadikan Candi Muaro Jambi Mendunia

Berita

Sidak Pasar Angso Duo,Pj Gubernur Jambi: Jelang Idul Fitri Kesediaan Pangan Status Aman

Berita

Bidik Pebisnis Eropa, Imigrasi Kukuhkan PARQ sebagai Duta Layanan Keimigrasian

Berita

Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal

Berita

Polres Tanjab Barat Menggelar Kegiatan Yustisi dan Himbauan Prokes Secara Serentak

Berita

Terkonfirmasi Covid-19, Polres Tanjab Barat Lakukan Tracking dan Kedisiplinan Prokes Warga Desa Jati Mas