mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
IPK 3,92 dan Segudang Prestasi, Recha Oktaviani Safitri Wakili Wisudawan Universitas Baiturrahim Uang Rp6 Juta dan HP Hilang Saat Dirawat di RSUD Sungai Bahar, Keamanan Pasien Jadi Sorotan Hamdani Tutup Festival Hari Santri 2026 di Tungkal Ulu, Pesan Santri Jaga Akhlak dan Nilai Keislaman Dari Pesantren untuk Negeri, 2.950 Santri Peringati Hari Santri di Tanjabbar Pemkab Tanjabbar Fasilitasi Kesepakatan Plasma TML, Enam Desa Dapat Alokasi 690 Hektare

Home / Pemerintahan

Jumat, 26 November 2021 - 17:10 WIB

Tuntut Transparansi Insentif, Pemkab Singgung SKK Migas

Tanjab Barat – Pemkab Tanjung Jabung Barat, meminta SKK migas lebih transparansi dan insentif khusus nya kepada daerah penghasil Migas.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil bupati Tanjung Jabung Barat, Hairan SH saat berdiskusi dengan PT QIS Indonesia Sejahtera ( QComm ). Membahas studi independen dari SKK Migas, yang dilakukan secara virtual di ruang rapat Kantor Bupati Tanjabbar, Jumat (26/11/21).

Pada kesempatan itu, Wabup mecerca Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terkait transparansi penghasilan minyak di 200 titik yang ada di wilayahnya.

Selain itu, sejumlah pertanyaan juga di lontarkan nya kepada SKK Migas salah satunya terkait daerah penghasil Migas.

” Pemkab Tanjabbar meminta adanya transparansi serta insentif khusus bagi daerah penghasil Migas dari SKK Migas.” Tegasnya.

“ Dari 200 lebih titik, sumur yang produktif berapa? yang tidak menghasilkan berapa? hasilnya berapa sebulan? yang distok berapa? data detail itu yang sampai sekarang kami tidak ada,” Bebernya.

BACA JUGA  DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pertama Penyampaian Ranperda Inisiatif

Ia kembali menegaskan jika hal tersebut tidak transparan daerah penghasil Migas seperti Tanjabbar, tidak ada bedanya dengan daerah yang tidak menghasilkan Migas.

” Terus apa untungnya kami sebagai penghasil Migas jika kami tidak menikmati hasil. Jangan sampai pepatah bagaikan ayam mati di lumbung padi berlaku untuk Tanjabbar,” Ungkapnya.

Kepada SKK migas, Hairan menuntut agar insentif untuk Tanjabbar dibedakan dengan daerah yang tidak menghasilkan Migas. Menurutnya hal itu wajar sebagai daerah yang memiliki ke istimewaan dibidang Sumber Daya Alam (SDA) dalam hal ini minyak.

“ Kami penghasil migas harus ada perbedaan dengan daerah yang tidak menghasilkan Migas, selain itu tenaga kerja lokal juga wajib dijadikan pertimbangan,“ Pintanya.

Dikatakan nya antara SKK Migas dan Pemkab Tanjabbar, seharusnya ada juri atau wasit dari Kementrian ESDM.

BACA JUGA  Hamdani Reses Tahap I di Desa Badang Sepakat Tungkal Ulu

” Minimal Dirjen jika ada kesalahan ada yang menyetop atau menegur, saat ini kan kami kekanan, SKK Migas ke kiri memang harus ada wasitnya.” Sebutnya.

Sementara Kepala Bapeda Tanjab Barat, Firdaus Khattab menyoroti jika selama ini sangat sulitnya melakukan komunikasi antara Pemkab Tanjab Barat dan pihak SKK Migas.

” Selama ini kami merasa dipersulit dari hal komunikasi. Anehnya saat ini kami merupakan penghasil Migas terbesar di Provinsi Jambi, akan tetapi masyarakat kami susah dapat Gas,” Tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kabag SDA, Suparti. Ia menyingung peran SKK Migas di Tanjab Barat yang masih dinilai minim. Sebab itulah pihaknya meminta agar ada ke istimewaan untuk Tanjabbar.

” Kewenangan SKK Migas tidak ada di Kabupaten, bahkan saat terjadinya pencemaran lingkungan dan konflik, SKK Migas terkesan bungkam.” Pungkasnya.(*#)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Cuaca Cenderung Panas,Wabup Himbau Masyarakat Jangan Membuka Lahan Dengan Membakar

Pemerintahan

Ketua Kafilah Tanjab Barat Hadiri Malam Ta’aruf dan Pelantikan Dewan Hakim MTQ KE 51 di Sungai Penuh

Pemerintahan

Wabup Tinjau Harga Bahan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Tradisional Kuala Tungkal

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tinjau Operasi Pasar Daging Sapi

Pemerintahan

Hari Jadi Ke-57 Pemkab Tanjab Barat Menyelenggarakan Lomba Foto Ini Syaratnya

Pemerintahan

Sinergi Pengelolaan Informasi dan Pelestarian Lingkungan, Bupati Anwar Sadat Terima Audiensi LKBN ANTARA Biro Jambi

Kota Jambi

Dukung Lahirnya Generasi Qurani, Wabup Katamso Hadiri FASI Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2025

Pemerintahan

ASN dan Pegawai Tanjab Barat Sering Nongkrong di Warung Saat Jam Kerja, Ini Kata Bupati