mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
Hadapi Perubahan Iklim, Tanjabbar Perkuat Literasi Cuaca untuk Pertanian dan Perkebunan Pemeriksaan BPK Dimulai, Pemkab Tanjabbar Diminta Siapkan Data Pengelolaan Belanja 2026 Dana Desa Anjlok Rp50 Miliar, Pemkab Tanjabbar Siapkan Strategi Hadapi Tekanan APBD 2027 Dompeng Marak Beroperasi di Tepian Batang Hari, Warga Senaung Resah:  Pemdes Diminta Bertindak Tujuh Fraksi DPRD Tanjabbar Sepakat Bahas APBD 2027, Soroti PAD hingga Kesejahteraan Warga

Home / Berita

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:26 WIB

SMC Tanjabbar Tegas Tolak Geng Motor dan Balap Liar: Komunitas Motor Harus Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

TANJABBAR, TJ — Komunitas Siginjai Motor Costum (SMC) Chapter Tanjung Jabung Barat mengambil sikap tegas menolak aksi geng motor dan balap liar yang berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat.

 

Sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap imbauan Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H., agar seluruh elemen masyarakat bersama-sama mencegah munculnya aksi yang meresahkan di wilayah hukum Tanjung Jabung Barat.

 

Ketua SMC Chapter Tanjung Jabung Barat, Bambang Pratama Putra alias Beng Beng, menegaskan komunitas motor tidak boleh dicap sebagai kelompok yang identik dengan kekerasan, balap liar ataupun perilaku yang mengganggu pengguna jalan.

 

Menurutnya, komunitas otomotif justru memiliki potensi besar menjadi wadah positif bagi anak muda untuk menyalurkan hobi, memperluas persaudaraan sekaligus ikut menjaga situasi Kamtibmas.

 

“Kami mendukung imbauan Kapolres Tanjung Jabung Barat untuk bersama-sama menolak aksi geng motor. Kami ingin komunitas motor menjadi wadah yang positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Beng Beng.

BACA JUGA  Bupati Hadiri Launching ' LIDIA' di Kemenag Tanjab Barat

 

Ia meminta seluruh anggota SMC menjadikan keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai prinsip utama setiap berkendara.

 

Bukan hanya soal tertib berlalu lintas, Beng Beng juga menekankan pentingnya menjaga etika di ruang publik. Menurut dia, aktivitas komunitas harus mampu memberikan rasa aman, bukan justru menimbulkan keresahan.

 

“Menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Semua elemen masyarakat memiliki peran, termasuk komunitas otomotif,” katanya.

 

Beng Beng menilai upaya mencegah geng motor dan balap liar membutuhkan keterlibatan bersama. Pengawasan terhadap lingkungan yang menjadi tempat berkumpulnya anak muda, termasuk sekolah dan pondok pesantren, juga dinilai penting untuk memperkuat pembinaan karakter dan mencegah pengaruh pergaulan negatif.

BACA JUGA  Kompak Tri Pilar Blusukan di Desa Pembengis Bagikan Sembako dan Hewan Peliharaan Ternak

 

“Kami berharap langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mencegah aksi geng motor, kekerasan di jalanan maupun balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

 

SMC sekaligus mengajak komunitas motor lainnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengambil sikap serupa. Semangat persaudaraan, menurutnya, harus diwujudkan melalui kegiatan yang produktif dan memberi manfaat bagi masyarakat.

 

Bagi SMC, citra komunitas motor tidak ditentukan oleh suara mesin atau jumlah anggotanya, tetapi oleh kontribusi yang diberikan kepada lingkungan.

 

Dengan komitmen tersebut, SMC Chapter Tanjung Jabung Barat menyatakan siap menjadi bagian dari gerakan bersama menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat di Kuala Tungkal dan sekitarnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Menkumham RI Berikan Apresiasi dan Penghargaan Kepada Bupati Muaro Jambi

Berita

Udara Sangat Tidak Sehat, Dinas Pendidikan Tanjabbar Alihkan Sekolah ke Daring

Berita

Bupati Anwar Sadat Resmikan Lubuk Larangan Lubuk Bernai, 3.000 Bibit Ikan Ditebar

Berita

Sidak Pasar Angso Duo,Pj Gubernur Jambi: Jelang Idul Fitri Kesediaan Pangan Status Aman

Berita

GOW Tanjab Barat Adakan Kegiatan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Anak Cacat

Berita

SMC Tanjabbar Apresiasi Slow Riding 2026 Vol. 1, Dorong Budaya Safety Riding dan Legalitas Komunitas

Berita

Perubahan APBD 2026 Tanjabbar: Pendapatan Naik, Belanja Bertambah Rp36,39 Miliar

Berita

Pelimpahan Informasi Persyaratan BPHTB ke Kecamatan Tuai Penolakan, Aparat Desa dan Kelurahan Merasa Dibebani